<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu HKBP Taman Mini &#187; Keluarga</title>
	<atom:link href="http://hkbp.wordpress.com/category/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hkbp.wordpress.com</link>
	<description>Give The Best For GOD</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jan 2008 05:03:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hkbp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/742913894b0781f1638ee93983ee8ed7?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sekolah Minggu HKBP Taman Mini &#187; Keluarga</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hkbp.wordpress.com/osd.xml" title="Sekolah Minggu HKBP Taman Mini" />
		<item>
		<title>Keluarga dan Alkitab</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/keluarga-dan-alkitab/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/keluarga-dan-alkitab/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/keluarga-dan-alkitab/</guid>
		<description><![CDATA[Keluarga dan Alkitab
      

&#8220;Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus&#8221; [ II Timotius 3:15 ].
Ayat diatas menegaskan bahwa Kitab Suci dapat memberi hikmat dan menuntun orang kepada keselamatan. Membangun keluarga yang dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=246&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Keluarga dan Alkitab</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p>&#8220;Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus&#8221; [ II Timotius 3:15 ].</p>
<p>Ayat diatas menegaskan bahwa Kitab Suci dapat memberi hikmat dan menuntun orang kepada keselamatan. Membangun keluarga yang dapat mengekspresikan Allah yang adalah Keluarga Sejati, tidak mungkin terlepas dari peran Kitab Suci (Alkitab). Keluarga yang mengekspresikan Allah, tentu harus berlimpah dalam hikmat serta keselamatan Kristus. Disinilah Alkitab mendapatkan perannya yang sangat penting. Tetapi, apakah Alkitab itu, dan bagaimana Alkitab dapat memberi hikmat serta menuntun seseorang kepada keselamatan? Apakah setiap orang yang membaca Alkitab, sudah pasti memperoleh hikmat Kristus?</p>
<p>Alkitab adalah tulisan yang diilhamkan Allah dan karenanya tidak terdapat kesalahan didalamnya. Yang mungkin terjadi adalah orang memiliki sikap yang salah dalam membaca Alkitab. Tidak setiap orang yang membaca Alkitab, pasti memperoleh hikmat Kristus dan mengalami keselamatan. Injil Yohanes mencatat kesalahan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dalam mendekati Kitab Suci. Yohanes 5:39-40 menyatakan, &#8220;Ã¢€Â¦walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu&#8221;. Jadi, mungkin saja terjadi bahwa seseorang membaca Alkitab, namun tidak bertemu dengan Firman Yang Hidup itu yaitu Kristus Yesus.</p>
<p>Tetapi kita lihat bahwa peranan Alkitab dalam kehidupan Timotius, sangat efektif. Mengapa demikian? Kami percaya bahwa salah satu sebabnya adalah karena neneknya, Lois dan ibunya, Eunike adalah orang-orang yang memiliki iman yang tulus ikhlas (II Timotius 1:5). Sejak masa kecilnya, Timotius sudah diperkenalkan dengan Kitab Suci. Keluarga Timotius adalah keluarga yang mencintai Alkitab. Keluarga yang mencintai Alkitab adalah keluarga yang bertumbuh didalam hikmat Kristus, dimana pada waktunya keluarga ini dapat mengekspresikan Allah. Tetapi kita lihat disini kuncinya bahwa baik nenek, ibu atau orang tua haruslah seorang yang beriman.</p>
<p>Bagaimana dengan keluarga-keluarga Kristen ? Apakah para orang tua adalah orang-orang yang beriman dan mencintai Alkitab? Sudahkah anak-anak sejak masa kecilnya diperkenalkan dengan Alkitab? Perlu ditegaskan lagi disini bahwa suasana keluarga yang cinta Alkitab, harus diciptakan oleh para orang tua. Karena bapa berfungsi sebagai imam bagi keluarganya, maka kecintaan keluarga pada Alkitab menjadi tanggung jawabnya. Ini bukan berarti seorang bapa harus menjadi ahli teologi. Membaca Alkitab dan bertemu dengan berbagai aliran teologi, sangatlah disayangkan. Seorang bapa harus memiliki sikap sedemikian sehingga ketika ia mendekati Alkitab, maka ia bertemu dengan Firman Yang Hidup itu. Sikap yang benar dari seorang bapa terhadap Alkitab ini, akan menular pada seluruh anggota keluarga. Dengan demikian keluarga ini dibangun dalam hikmat Kristus, serta bertumbuh dalam keselamatanNya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/246/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/246/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=246&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/keluarga-dan-alkitab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kegagalan Keluarga Salomo</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-salomo/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-salomo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:14:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-salomo/</guid>
		<description><![CDATA[Kegagalan Keluarga Salomo
      &#8220;Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asingÃ¢â‚¬Â¦Ã¢â‚¬Â¦isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya&#8221; [ I Raja-Raja 11:1,4 ].
Salomo adalah seorang yang sangat dikasihi Tuhan, bahkan melalui nabi Natan, Tuhan menamakannya Yedija. Tuhan menampakkan DiriNya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=245&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Kegagalan Keluarga Salomo</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content -->&#8220;Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asingÃ¢â‚¬Â¦Ã¢â‚¬Â¦isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya&#8221; [ I Raja-Raja 11:1,4 ].</p>
<p>Salomo adalah seorang yang sangat dikasihi Tuhan, bahkan melalui nabi Natan, Tuhan menamakannya Yedija. Tuhan menampakkan DiriNya kepada Salomo 2 kali. Pertama, ketika Salomo meminta hikmat, yaitu hati yang faham menimbang perkara agar dapat menghakimi Umat Israel ( I Raja-Raja 3:5 ). Kedua, ketika Salomo mendirikan Bait Suci ( I Raja-Raja 6:11-13 ). Pada dua kali penampakkan DiriNya kepada Salomo itu, Ia berfirman, &#8220;Ã¢â‚¬Â¦jika engkau hidup menurut segala ketetapanKu&#8221;, maka Tuhan menjanjikan ini dan itu kepadanya. Jadi, sekalipun Salomo sangat dikasihi Tuhan dan Tuhan telah dua kali menampakkan DiriNya kepada Salomo, namun jika Salomo menyimpang dan tidak hidup menurut ketetapanNya, maka akan ada akibat yang harus ditanggungnya ( dan keluarganya / keturunannya ) sebagai disiplin Tuhan.</p>
<p>Ayat diatas menegaskan bahwa Salomo mencintai banyak perempuan asing, padahal Tuhan telah berfirman, &#8220;Ã¢â‚¬Â¦Janganlah kamu bergaul dengan merekaÃ¢â‚¬Â¦sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka&#8221; ( I Raja-Raja 11:2 ). Salomo gagal memperhatikan peringatan Tuhan ini, sehingga ketika ia telah menjadi tua, isteri-isterinya meminta agar dibangun bukit-bukit pengorbanan bagi allah-allah mereka, dan Salomo mengizinkannya. Karena tindakannya ini, maka Tuhan membangkitkan lawan-lawan Salomo sehingga tidak ada lagi damai sebagaimana sebelumnya, dan yang sangat menyedihkan bahwa Tuhan akan memecah kerajaannya.</p>
<p>Apa yang menyebabkan Salomo jatuh kedalam penyembahan berhala ? Mengapa hikmatnya tidak dapat mencegah dia dari penyembahan berhala ? Penyebab kejatuhan Salomo jelas karena hatinya mencintai banyak perempuan asing, sedemikian sehingga ia mengabaikan peringatan Tuhan, bahkan sampai masa tuanya. Hatinya benar-benar telah terpaut kepada sesuatu yang lain dan bukan kepada Tuhan. Hikmat yang diperolehnya dari Tuhan, ternyata lebih banyak bersangkut paut dengan pikirannya, dan bukan hatinya. Dalam kehidupan ini, ternyata hati lebih menentukan masa depan seseorang daripada pikirannya. Pikiran ada tempatnya, tetapi hati menentukan jalan hidup seseorang. Itu sebabnya Tuhan berfirman, &#8220;Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan&#8221;.</p>
<p>Ketika hatinya telah terpaut kepada yang lain, Salomo tidak lagi mengikut Tuhan dengan sepenuh hati, seperti Daud, ayahnya. Daud adalah seorang yang hatinya berkenan kepada Tuhan, walaupun Daud juga memiliki kegagalan-kegagalannya. Namun hati Daud melekat kepada Tuhan. Salah satu mazmurnya adalah, &#8220;Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah&#8221;. Salomo memiliki hikmat, kekayaan, keterkenalan, dan ia juga memiliki pewahyuan karena Tuhan telah menyatakan Diri dua kali kepadanya, namun yang menentukan jalan hidup seseorang adalah hatinya. Bagaimana dengan hati kita, khususnya para bapa ? Apakah para bapa mencintai Tuhan atau dunia ini ? Boleh jadi seorang bapa memiliki hikmat, kekayaan, keterkenalan, pewahyuan, dan mungkin pelayanan yang luas. Tetapi, pelajaran diatas menegaskan bahwa, pada akhirnya, yang menentukan hidup seseorang adalah hatinya. Apakah ia mencintai Tuhan dan terpaut kepadaNya, atau terpaut kepada yang lain.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/245/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/245/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=245&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-salomo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kegagalan Keluarga Daud</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-daud/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-daud/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:13:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-daud/</guid>
		<description><![CDATA[Kegagalan Keluarga Daud
      &#8220;&#8230;I have sinned against the Lord&#8230;you shall not die&#8221; II Samuel 12:13. 
Daud adalah seorang yang hatinya berkenan kepada Tuhan. Ini bukan berarti Daud seorang yang sempurna, tanpa suatu kegagalan. Tetapi ini berarti Daud adalah orang yang hatinya condong kepada Tuhan dan tunduk pada firmanNya.
Ketika Natan diutus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=244&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Kegagalan Keluarga Daud</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><em>&#8220;&#8230;I have sinned against the Lord&#8230;you shall not die&#8221; II Samuel 12:13. </em></p>
<p>Daud adalah seorang yang hatinya berkenan kepada Tuhan. Ini bukan berarti Daud seorang yang sempurna, tanpa suatu kegagalan. Tetapi ini berarti Daud adalah orang yang hatinya condong kepada Tuhan dan tunduk pada firmanNya.</p>
<p>Ketika Natan diutus Tuhan untuk menegur Daud,maka Daud berkata, &#8220;Aku telah berdosa kepada Tuhan&#8221;. Karena Daud tunduk pada firmanNya dan mengaku bersalah, maka Tuhan mengampuninya dan ia tidak akan mati. Namun karena perbuatannya, Daud dan keluarganya harus menerima disiplin Tuhan, sebab apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.</p>
<p>Apakah yang telah dilakukan Daud ? Kegagalan apa yang menyebabkan keluarganya menerima disiplin Tuhan ? Dari II Samuel 12:7-9, kita dapat lihat bahwa kepada Daud telah diserahkan ini dan itu, agar dijaga dan dipelihara. Kepada Daud, telah diberikan Tuhan, keluarganya, Umat Israel dan Yehuda, pengurapan untuk menjadi raja, rumah tangga tuannya ( Saul ), kebebasan dari tangan Saul yang hendak membunuhnya. Semua ini diserahkan Tuhan kepada Daud agar dijaga dan dipelihara. Dan Tuhan juga berkata bahwa jika pemberianNya ini terlalu kecil, maka Ia akan memberikannya lebih lagi. Tetapi Daud telah mengambil sesuatu bagi dirinya, yaitu istri Uria, dengan cara yang tidak berkenan dihadapanNya. Dihadapan Tuhan, perbuatan ini merupakan tindakan yang meremehkan perintah Tuhan, karena melakukan yang jahat dimataNya ( ayat 9 ).</p>
<p>Perbuatan Daud ini juga berarti bahwa ia kurang puas dengan apa yang telah diberikan Tuhan, kurang bersyukur, dan juga berarti kurang menjaga dan memelihara apa yang telah diserahkan Tuhan. Penambahan istri Uria, yang Daud lakukan dengan cara yang salah, kedalam genggamannya, ternyata mendatangkan masalah terhadap apa yang sudah menjadi milik Daud. Tuhan mendatangkan 4 perkara yang harus ditanggung Daud dan keluarganya ( miliknya ).</p>
<p>Pertama, pedang tidak akan menyingkir dari keluarganya, Kedua, akan ada permusuhan terhadap Daud yang datang dari keluarganya sendiri. Ketiga, Tuhan akan mengambil isrti-istri Daud untuk ditiduri, dihadapan banyak orang. Keempat, anak yang diberikan istri Uria kepadanya, akan mati. Tepat seperti yang Daud katakan sendiri sebagai respon atas cerita Natan ( II Samuel 12:1-6 ),bahwa orang yang merampas harta milik orang lain, harus menggantinya 4 kali lipat, maka demikianlah yang dilakukan Tuhan kepadanya.</p>
<p>Kita tahu cerita selanjutnya mengenai Absalom, Amnon, dan Tamar, yang mana semuanya ini merupakan cara Tuhan mengenapi keempat perkara yang telah diucapkanNya.</p>
<p>Pelajaran apa yang dapat kita ambil dari kegagalan Daud ini ? Yang perlu diperhatikan disini adalah, kepada seorang bapa, dipercayakan Tuhan keluarganyaserta ini dan itu pemberian Tuhan. Semua ini harus dijaga dan dipelihara oleh seorang bapa ( tentu dengan penolong seorang ibu ). Apabila seorang bapa kurang puas dan tidak bersyukur, serta tidak menjaga apa yang telah Tuhan percayakan, dan bahkan menambahkan sesuatu kepada miliknya dengan cara yang salah, maka tindakannya ini akan mendatangkan disiplin Tuhan atas keluarganya. Semoga para bapa memelihara dan merawat pemberian Tuhan dan tidak meremehkan perintah Tuhan, serta belajar menguasai diri untuk tidak menambah sesuatu dengan cara yang salah kedalam miliknya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/244/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/244/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=244&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kegagalan-keluarga-daud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Sejati Seorang Ibu</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-sejati-seorang-ibu/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-sejati-seorang-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:13:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-sejati-seorang-ibu/</guid>
		<description><![CDATA[Cinta Sejati Seorang Ibu
      

&#8220;Bisa saya melihat bayi saya?&#8221; pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang kearah luar jendela rumah sakit. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=243&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Cinta Sejati Seorang Ibu</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p>&#8220;Bisa saya melihat bayi saya?&#8221; pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang kearah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga.</p>
<p>Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak sambil berkata, &#8220;Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.&#8221;</p>
<p>Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Iapun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,&#8221;Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?&#8221; Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.</p>
<p>Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. &#8220;Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,&#8221; kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.</p>
<p>Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, &#8220;Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia.&#8221; kata sang ayah.</p>
<p>Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, &#8220;Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku, ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.&#8221; Ayahnya menjawab, &#8220;Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.&#8221; Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, &#8220;Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.&#8221;</p>
<p>Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah&#8230; bahwa sang ibu tidak memiliki telinga.</p>
<p>&#8220;Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya,&#8221; bisik sang ayah. &#8220;Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?&#8221; Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati.</p>
<p><em>Renungan: Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/243/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/243/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=243&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-sejati-seorang-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta dan Seks dalam Keluarga</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-dan-seks-dalam-keluarga/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-dan-seks-dalam-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:13:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-dan-seks-dalam-keluarga/</guid>
		<description><![CDATA[Cinta dan Seks dalam Keluarga
      Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau, bagaikan merpati matamu. Lihatlah, tampan engkau, kekasihku, sungguh menarik; sungguh sejuk petiduran kita [Kidung Agung 1:15-16 ] Kitab Kidung Agung, yang ditulis oleh Salomo, mengungkapkan bagaimana mempelai pria dan mempelai wanita saling memuji satu dengan yang lain. Saling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=242&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Cinta dan Seks dalam Keluarga</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content -->Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau, bagaikan merpati matamu. Lihatlah, tampan engkau, kekasihku, sungguh menarik; sungguh sejuk petiduran kita [Kidung Agung 1:15-16 ] Kitab Kidung Agung, yang ditulis oleh Salomo, mengungkapkan bagaimana mempelai pria dan mempelai wanita saling memuji satu dengan yang lain. Saling memuji diantara mereka terjadi karena cinta dan ketertarikan fisik.</p>
<p>Kitab Kidung Agung dapat dipahami dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang historis, kitab ini menceritakan bagaimana Salomo, sekalipun memiliki 60 permaisuri dan 80 selir serta dara-dara tak terbilang banyaknya, tetap mencintai gadis Sulam sebagai satu-satunya merpatinya [ Kidung Agung 6:8-9,13 ]. Secara kiasan, kitab ini dapat dipahami sebagai ungkapan kasih antara Allah sebagai suami dan Israel sebagai isteri, atau Tuhan Yesus sebagai mempelai pria dan gereja sebagai mempelai wanita. Semua pendekatan yang telah dijelaskan diatas, dapat dibenarkan. Tetapi dalam renungan ini, kita akan melihat kitab Kidung Agung sebagai ungkapan cinta antara seorang gadis dan seorang pria.</p>
<p>Alkitab memberi tempat bagi cinta jasmani antara pria dan wanita. Cinta yang terjadi antara pria dan wanita, karena ketertarikan fisik bukanlah hal yang terlarang. Kalau kita membaca dua pasal pertama Kitab Kejadian, maka kita dapat melihat bahwa sex adalah sesuatu yang merupakan rancangan Allah sebelum Kejatuhan. Jadi, persetubuhan dalam hubungan suami-isteri adalah sesuatu yang kudus, dan cinta jasmani yang terlibat didalamnya juga kudus. Tetapi, setelah manusia jatuh dalam dosa, maka cinta jasmani dan sex telah menjadi hawa nafsu yang menjerumuskan.</p>
<p>Kita dapat melihat dalam kisah Amnon dan Tamar, bagaimana sex dan cinta jasmani telah dipakai Iblis [ II Samuel 13 ]. Didalam kisah ini, Amnon bin Daud jatuh cinta kepada Tamar, a2dik perempuan dari Absalom bin Daud ( ayat 1 ). Cinta didalam diri Amnon demikian kuat sampai ia jatuh sakit karenanya. Selanjutnya diceritakan bagaimana Amnon memperkosa Tamar, dan bagaimana dalam sekejab saja tiba-tiba Amnon membenci Tamar ( ayat 14,15 ). Amnon, yang pada mulanya sangat mencintai Tamar, tetapi tiba-tiba dapat sangat membencinya. Tentu peristiwa ini terjadi karena Iblis telah memakai cinta jasmani untuk mendatangkan malapetaka atas keluarga Daud. Dan memang, jika kita melihat pada pasal-pasal sebelumnya, Allah telah mengizinkan Iblis mendatangkan malapetaka atas keluarganya, karena peristiwa Batsyeba. Jadi kita lihat setelah Kejatuhan, bahwa Iblis dapat memakai cinta jasmani dan sex menjadi hawa nafsu yang merusak. Tetapi, cinta jasmani dan sex itu sendiri berasal dari Allah, sama seperti selera makan dan minum.</p>
<p>Bagi pria dan wanita kristen yang belum menikah dan sedang dalam proses memilih teman hidup, haruslah sangat berhati-hati terhadap cinta jasmani. Sebab, Iblis dapat &#8220;menimbulkan&#8221; cinta jasmani didalam pria atau wanita, sehingga dapat merusak rencana Allah dalam hal memilih jodoh. Pria atau wanita yang akan menikah, perlu sungguh-sungguh menguji cinta jasmaninya, apakah telah ditunggangi Iblis atau tidak.</p>
<p>Bagi mereka yang telah menikah, maka cinta jasmani dan sex haruslah mendapat tempat yang selayaknya. Suami dan isteri yang penuh Roh Kudus, akan dapat menikmati cinta jasmani dan sex sebagaimana yang direncanakan Allah. Perlu kita ingat bahwa cinta jasmani dan sex yang dinikmati dalam Roh Kudus, akan menjadi alat ditangan Tuhan untuk mempersatukan keluarga.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/242/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/242/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/242/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=242&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/cinta-dan-seks-dalam-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Candanya, Hilang</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/candanya-hilang/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/candanya-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:12:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/candanya-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[Candanya, Hilang
      

Saya butuh suami yang mau duduk dan menemani saya.Bukan hanya membiayai pengobatan yg mahal,makanan yg enak dan perawatan di rumah sakit yang paling utama,&#8221;keluh seorang isteri yang sedang sakit berat.
Anaknya yg melihat penderitaan ibunya berkata,&#8221;Mam,tatkala kita masih dirumah kecil,hubungan kita terasa hangat.Ada nada2 nyanyi bersama sebelum tidur.Ada canda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=241&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Candanya, Hilang</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p>Saya butuh suami yang mau duduk dan menemani saya.Bukan hanya membiayai pengobatan yg mahal,makanan yg enak dan perawatan di rumah sakit yang paling utama,&#8221;keluh seorang isteri yang sedang sakit berat.</p>
<p>Anaknya yg melihat penderitaan ibunya berkata,&#8221;Mam,tatkala kita masih dirumah kecil,hubungan kita terasa hangat.Ada nada2 nyanyi bersama sebelum tidur.Ada canda dan tawa ria saat menonton acara TV.&#8221;Tetapi setelah rumah kita menjadi besar,dan pangkat ayah semakin tinggi,hubungan kita semakin mengecil dan dingin,semakin jauh saja. Kita kehilangan ayah&#8221;.Kebahagiaan yang tadinya dimiliki keluarga ini hilang ditelan oleh kegiatan2 suami yg mempunyai jabatan yang semakin tinggi.Ada apa dengan suamimu? tanyaku balik.&#8221;Dia memang pekerja keras,karirnya cemerlang sehingga sampai kedudukan seperti ini. Rumah kami besar,dan segala kebutuhan material kami dipenuhi,&#8221;desahnya sambil berhenti sejenak menyeka airmatanya.Sejak dia menjadi Pres.Direktur di perusahaannya,hubungan kami semakin renggang.Kami jarang berkomunikasi. Kelelahan fisiknya karena kerja keras setiap hari membuatnya ingin istirahat dan tdk mau diganggu tatkala tiba dirumah. Kami hanya bicara seperlunya dan kehilangan kehangatan seperti saat ia masih pimpinan tingkat menengah.Kami pun tertegun lesu mendengar penuturannya.</p>
<p>Sebuah harapan yang sangat sederhana.Sang isteri tdk banyak menuntut dari laki-laki yg dulu menjadi idolanya.Materi yg cukup dan kehormatan kekuasaan tdk mampu mengobati rasa sakitnya.Ia masih ingat tatkala laki-laki itu mengucapkan kalimat:&#8221;Saya akan menerimamu sebagai isteri yang sah dan satu-satunya.Saya akan selalu setia,dalam suka dan duka,dalam susah dan senang&#8230;sampai maut memisahkan kita.&#8221;</p>
<p>Kini,ucapan itu hanya terbukti pada saat senang dan suka.dalam keadaan susah dan duka,kehangatan dan kehadiran serta perhatian itu hilang karena sebuah pertemuan dengan rekan bisnisnya/pelanggan,atau negosiasi proyek2 atau menemani rekan2nya main golf.</p>
<p>Menjadi suami yg baik adalah sebuah keharusan yg seringkali diabaikan.Peran sebagai seorang ayah/suami hanya dijalani sambil lalu saja. Padahal menjadi suami berarti melepaskan diri dari pangkat yg ada dikantor dalam berhubungan dengan isteri.Isteri adalah satu2nya pelanggan yg harus dilayani.Harus dipuaskan dan menjadi sumber inspirasi bagi kebahagiaan keluarga.</p>
<p>Kalau sdh mulai mencampur adukkan tindak-tanduk sebagai pipmpinan dikantor dengan perilaku suami,maka ikatan keluarga akan berantakan.Ini dua peran yang terpisah tapi saling berhubungan.Jangan biarkan kasih emosional meluntur.Bila kasih rasional berkuasa,maka tak heran banyak pernikahan kristen yang sebenarnya sdh runtuh dan parah tapi terbingkai rapi oleh kemunafikan karena alasan tdk bisa cerai.Secara fisik mereka bersama,tetapi secara hati sebenarnya sdh terpisah jauh sekali.Kelihatannya bersatu sebagai suami/isteri diluar.tapi didalam rumah mereka adalah seteru yg sudah tidak saling menghormati.</p>
<p>Menjadi ayah yang mau membimbing yg kata2nya penuh hikmat adalah harapan murni seorang anak.Anak butuh kehangatan pelukan sang ayah,bukan tebalnya selimut sutra.Anak butuh pengertian dan bukan saja peraturan yg mesti dilakukan.Anak butuh diskusi bukan perintah yg harus ditaati.Itu berarti butuh waktu yang harus dialokasikan dengan tepat,</p>
<p>Laki-laki itu harus bisa memainkan perannya sebagai seorang SUPERMAN</p>
<ul>
<li>Super dibidang pekerjaan</li>
<li>Super sebagai ayah bagi anak2nya</li>
<li>Super sebagai suami bagi Isterinya.</li>
</ul>
<p>Ini bukan pilihan,tetapi kewajiban mutlak yg tak boleh didebat bila seorang laki-laki berani mengambil langkah hidup berkeluarga.</p>
<p>Apakah hal diatas dapat dicapai? Ya..Bila kita selalu melibatkan Tuhan dalam perjalanan keluarga kita masing-masing dan Tidak..Bila kita menjauh dari Dia yang menciptakan kita dan mengandalkan superioritas kita sendiri.</p>
<p>Rekan2 pria yg belum menikah,pertimbangkanlah hal2 diatas agar memiliki keluarga yg harmonis.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/241/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/241/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=241&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/candanya-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Betapa Berartinya Keluarga</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/betapa-berartinya-keluarga/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/betapa-berartinya-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:12:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/betapa-berartinya-keluarga/</guid>
		<description><![CDATA[Betapa Berartinya Keluarga
      

Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: &#8220;Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.Ã¢â‚¬Â (Lukas 11 : 17).
Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. &#8220;Oh, maafkan saya&#8221; adalah reaksi saya. Ia berkata, &#8220;Maafkan saya juga, saya tidak melihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=240&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Betapa Berartinya Keluarga</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p>Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: &#8220;Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.Ã¢â‚¬Â (Lukas 11 : 17).</p>
<p>Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. &#8220;Oh, maafkan saya&#8221; adalah reaksi saya. Ia berkata, &#8220;Maafkan saya juga, saya tidak melihat Anda.&#8221; Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.</p>
<p>Namun cer! ita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita  memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.</p>
<p>Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. &#8220;Minggir,&#8221; kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.</p>
<p>Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku, &#8220;Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi,sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu. Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu, merah muda, kuning dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu.&#8221;</p>
<p>Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes. Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, &#8220;Bangun, nak, bangun,&#8221; kataku.</p>
<p>&#8220;Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?&#8221; Ia tersenyum, &#8221; Aku menemukannya jatuh dari pohon. Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru.&#8221;</p>
<p>Aku berkata, &#8220;Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu  seharusnya tidak membentakmu seperti tadi.&#8221;</p>
<p>Si kecilku berkata, &#8220;Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.&#8221;</p>
<p>Aku pun membalas, &#8220;Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru.&#8221; Renungan : Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitunga! n hari? Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka.</p>
<p>Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan? Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas? Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?</p>
<p>FAMILY = (F)ather (A)nd (M)other, (I), (L)ove, (Y)ou</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/240/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/240/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/240/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=240&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/betapa-berartinya-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berkat Tertinggi</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/berkat-tertinggi/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/berkat-tertinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/berkat-tertinggi/</guid>
		<description><![CDATA[Berkat  Tertinggi
      &#8220;Ã¢â‚¬Â¦Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan pada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus&#8221; [ I Yohanes 1:3 ].
Rasul Yohanes menyatakan bahwa tujuan pemberitaan Injil oleh para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=239&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Berkat  Tertinggi</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content -->&#8220;Ã¢â‚¬Â¦Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan pada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus&#8221; [ I Yohanes 1:3 ].</p>
<p>Rasul Yohanes menyatakan bahwa tujuan pemberitaan Injil oleh para rasul adalah agar umat Tuhan memperoleh persekutuan ( koinonia ), baik dengan para rasul itu sendiri maupun dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus. Apakah makna dari kata persekutuan, yang dalam bahasa Yunaninya adalah koinonia ? Kata koinonia bukan hanya berarti suatu persahabatan antara seseorang dengan yang lainnya. Makna kata koinonia lebih dalam dari pada itu. Koinonia adalah suatu kesatuan antara seseorang dengan yang lainnya. Konsep koinonia dalam Perjanjian Baru adalah suatu kesatuan atau suatu pertalian diantara orang percaya, yang tercipta karena penebusan dalam Kristus Yesus. Koinonia adalah kesatuan dalam Kristus.</p>
<p>Kisah Para Rasul mencatat bahwa karena memperoleh koinonia, jemaat mula-mula &#8220;Ã¢â‚¬Â¦tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama&#8221; [ 2:44 ]. Ini adalah berkat yang luar biasa yang Tuhan curahkan pada umatnya, yaitu kesatuan. Tetapi lambat laun kedagingan manusia menyusup kedalam sehingga berkat kesatuan ini hancur. Kita semua menyadari bagaimana saat ini kondisi umat Tuhan yang terpecah-belah.</p>
<p>Yang menarik dari ayat diatas adalah persekutuan itu merupakan persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya. Bapa dan Anak adalah sesuatu yang berhubungan dengan keluarga. Jadi koinonia itu adalah sesuatu yang seharusnya ada didalam keluarga. Apabila suatu keluarga Kristen memperoleh koinonia yang sesungguhnya, maka keluarga itu adalah satu. Ini sesungguhnya adalah berkat tertinggi yang mungkin diperoleh dalam suatu keluarga.</p>
<p>Kebanyakan keluarga Kristen tidak mengejar berkat kesatuan ini. Salah satu sebabnya adalah karena banyak keluarga tidak menyadari bahwa sesungguhnya Allah adalah keluarga, dan bahwa Allah adalah satu. Allah ingin mengekspresikan diriNya didalam keluarga-keluarga di muka bumi ini. Inilah alasan utama Allah menciptakan keluarga dimuka bumi ini. Jika kita sebagai keluarga Kristen dapat melihat perkara ini dengan jelas, maka kita akan sungguh-sungguh mengejar berkat kesatuan ini.</p>
<p>Tetapi kesatuan keluarga ini tidak mudah dicapai, karena kesatuan yang dimaksud disini adalah kesatuan seperti yang ada pada Bapa, Anak dan Roh Kudus. Kesatuan ini adalah satu dalam pikiran, perasaan, dan kehendak. Anak-anak bukan saja tidak memberontak pada orang tua, tetapi mereka mempunyai pikiran, perasaan dan keinginan yang sama dengan orang tua. Isteri bukan mengalah dan mematahkan keinginannya sendiri agar dapat tunduk pada suami, tetapi isteri mempunyai keinginan yang sama dengan suaminya. Kesatuan dalam Kristus yang seperti ini, dapat dicapai walaupun tidak mudah. Karena kesatuan keluarga ini adalah berkat, bahkan kami percaya ini adalah berkat tertinggi yang dicurahkan Tuhan bagi umat pilihanNya. Semoga kita mengejar berkat ini dengan sepenuh hati.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/239/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/239/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=239&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/berkat-tertinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bapa Sebagai Raja</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-raja/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-raja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-raja/</guid>
		<description><![CDATA[Bapa Sebagai Raja
      &#8220;Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan (charged / commanded)  kepada Salomo, anaknya&#8221; [ I Raja-Raja 2:1 ].
Kata yang perlu diperhatikan dari ayat diatas adalah berpesan. Terjemahan harafiahnya lebih tepat adalah charged atau commanded, yaitu memberi perintah. Setiap perkataan Daud sebagai Raja Israel memang bersifat memerintah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=238&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Bapa Sebagai Raja</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><em>&#8220;Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan (charged / commanded)  kepada Salomo, anaknya&#8221; [ I Raja-Raja 2:1 ].</em></p>
<p>Kata yang perlu diperhatikan dari ayat diatas adalah berpesan. Terjemahan harafiahnya lebih tepat adalah charged atau commanded, yaitu memberi perintah. Setiap perkataan Daud sebagai Raja Israel memang bersifat memerintah, dalam arti mengandung otoritas dan harus ditaati oleh seluruh Israel. Tetapi kita akan melihat ayat ini dari sudut yang lain, yaitu dari sudut hubungan Daud dan Salomo sebagai bapa dengan anaknya. Daud sebagai bapa juga mempunyai otoritas untuk memberi perintah kepada Salomo sebagai anaknya. Pada ayat selanjutnya, kita lihat perintah pertama Daud untuk anaknya yaitu agar Salomo melakukan kewajibannya dengan setia kepada Tuhan.</p>
<p>Disini kita lihat bagaimana Daud sebagai bapa menjalankan otoritasnya kepada Salomo dengan memberi perintah. Demikian telah kita lihat juga bahwa Abraham memberi perintah kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya, agar tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan [ Kej. 18:19 ]. Yosua juga menggunakan otoritas atas anak-anak dan seisi rumahnya, dengan membuat pernyataan yang tegas [ Yosua 24:15 ]. Semua ini menunjukkan bahwa seorang bapa harus menjalankan otoritas yang didelegasikan Tuhan padanya, atas anak-anak yang dipercayakan kepadanya.</p>
<p>Tetapi perlu diingat disini bahwa otoritas seorang bapa adalah terhadap anak-anaknya, bukan terhadap pasangannya. Perintah agar seorang isteri tunduk pada suaminya, bukanlah karena suami memiliki otoritas untuk mendidik isterinya, sebagaimana seharusnya ia mendidik anak-anaknya. Seorang isteri tunduk pada suami, semata-mata karena peran isteri adalah sebagai penolong suaminya. Kalau kita menggunakan istilah Raja dan Ratu, maka bapa adalah raja sedangkan ibu adalah ratu, dan secara bersama-sama, mereka didelegasikan otoritas untuk mendidik anak-anaknya.</p>
<p>Bagaimana caranya seorang bapa, dengan bantuan seorang ibu, menjalankan otoritas terhadap anak-anaknya ? Amsal 13:24 menjelaskannya demikian, &#8220;Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya,…&#8221; Kapan tongkat didikan ini harus dikenakan pada seorang anak ? Umumnya, pada usia 3 sampai 6 tahun, seorang anak harus mengalami tongkat didikan berulang-ulang, agar ia mengenal dan mengakui otoritas orang tua, sehingga ia menjadi anak yang penurut. Bapa yang tidak menggunakan tongkat didikan, benci pada anaknya, dalam arti ia membiarkan kebodohan melekat pada anaknya [ Amsal 22:15 ]. Bukan hanya itu, seorang bapa yang tidak menggunakan tongkat, akan menciptakan anak-anak yang tidak mengenal otoritas yang ada pada gurunya di sekolah, pada pemerintahannya mulai dari polisi di jalan sampai presiden, dan yang paling parah adalah pada para pembimbing rohani di gereja yang telah ditetapkan Tuhan baginya. Dapat dipastikan, anak pemberontak ini tidak akan berguna dalam pekerjaan Tuhan.</p>
<p>Tongkat melambangkan otoritas. Anak-anak harus mulai belajar apa itu otoritas sejak masa kecilnya, dan ini dimulai melalui tongkat didikan seorang bapa di rumah. Seorang bapa perlu belajar tegas terhadap anak-anak, bahkan sampai hal-hal yang kecil nampaknya, misalnya film apa saja yang boleh ditonton anak-anak.</p>
<p>Semoga para bapa menyadari bahwa ia adalah raja, dan pasangannya adalah ratu, bagi anak-anaknya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/238/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/238/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=238&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-raja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bapa Sebagai Nabi</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-nabi/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:08:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-nabi/</guid>
		<description><![CDATA[Bapa Sebagai Nabi
      &#8220;Ã¢â‚¬Â¦tidak ada satupun dari firmanNya itu yang dibiarkanNya gugur. Maka tahulah seluruh IsraelÃ¢â‚¬Â¦,bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi Tuhan&#8221; [I Samuel 3:19-20]. 
Nabi adalah seorang yang dipercayakan dan diberikan firman Tuhan untuk disampaikannya kepada Umat Tuhan. Firman yang disampaikan seorang nabi tidak harus selalu berbentuk nubuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=236&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Bapa Sebagai Nabi</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><em>&#8220;Ã¢â‚¬Â¦tidak ada satupun dari firmanNya itu yang dibiarkanNya gugur. Maka tahulah seluruh IsraelÃ¢â‚¬Â¦,bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi Tuhan&#8221; [I Samuel 3:19-20]. </em></p>
<p>Nabi adalah seorang yang dipercayakan dan diberikan firman Tuhan untuk disampaikannya kepada Umat Tuhan. Firman yang disampaikan seorang nabi tidak harus selalu berbentuk nubuat (sesuatu yang akan Tuhan lakukan di masa depan). Bahkan yang terutama, seorang nabi dipercayakan firman yang baru dan segar yang berlaku saat ini. Apa yang akan Tuhan kerjakan dan yang Tuhan kehendaki bagi UmatNya saat ini, dinyatakanNya pada seorang nabi, agar firmanNya diteruskan pada UmatNya. Nabi adalah penyambung lidah Tuhan.</p>
<p>Pada ayat diatas ditegaskan bahwa tidak ada satupun dari firmanNya itu yang dibiarkanNya gugur, dalam arti Tuhan selalu bertindak sesuai dengan firman yang telah disampaikan Samuel. Karena kepada Samuel dipercayakan firman Tuhan, maka seluruh Israel tahu bahwa Samuel adalah seorang nabi.</p>
<p>Sekarang, apakah yang dimaksud dengan Bapa sebagai Nabi ? Artinya seorang bapa, dengan bantuan seorang ibu, dipercayakan firman Tuhan yang baru dan segar, agar diteruskan kepada anak-anaknya. Dengan demikian, anak-anak dituntun oleh firman Tuhan, sehingga anak-anak memiliki visi serta pengertian yang tepat, yang sesuai dengan situasi saat ini, agar anak-anak dapat melayani Tuhan dan meneruskan perjuangan serta visi orang tua.</p>
<p>Karenanya, seorang bapa perlu membangun hubungan yang akrab dengan Tuhan, agar ia dapat mendengar suaraNya dan dipercayakan firmanNya, yang pada gilirannya dapat menuntun anak-anak sehingga anak-anak mengerti kehendak Tuhan bagi diri mereka sendiri saat ini. Seorang bapa perlu memiliki firman, visi dan ministry yang jelas. Inilah warisan terbaik dari seorang bapa bagi anak-anaknya. Bapa bukan saja harus mengumpulkan harta bagi anak-anaknya ( II Korintus 12:14 ), tetapi yang terutama, seorang bapa harus mewariskan firman, visi dan ministry kepada anak-anaknya. Bukan pendeta atau guru sekolah minggu, yang harus mewarisi firman kepada anak-anak kita, walaupun mereka dapat membantu. Tetapi tugas bapalah, untuk mewariskan firman Tuhan kepada anak-anaknya.</p>
<p>Didalam kekristenan, umumnya para bapa berpikir bahwa tugasnya adalah mengumpulkan uang bagi anak-anaknya, sedangkan tugas pendeta dan guru sekolah minggu adalah memberi firman bagi anak-anaknya. Kalau mau ditelusuri, penyakit ini disebabkan kejatuhan gereja yang telah berlangsung berabad-abad, dimana gereja dibelah menjadi golongan imam / pendeta, dan golongan Umat / jemaat. Perlu pewahyuan radikal untuk menyembuhkan penyakit yang sudah berabad-abad ini. Tetapi bagaimanapun juga seorang bapa bertanggung jawab memenuhi kebutuhan utama anak-anaknya, yaitu kebutuhan akan firman Tuhan. Anak-anak tidak hidup dari roti saja, melainkan juga firman Tuhan. Untuk itu seorang bapa haruslah berfungsi sebagai nabi bagi anak-anaknya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/236/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/236/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/236/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=236&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/bapa-sebagai-nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>