<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu HKBP Taman Mini &#187; Misi</title>
	<atom:link href="http://hkbp.wordpress.com/category/misi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hkbp.wordpress.com</link>
	<description>Give The Best For GOD</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jan 2008 05:03:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hkbp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/742913894b0781f1638ee93983ee8ed7?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sekolah Minggu HKBP Taman Mini &#187; Misi</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hkbp.wordpress.com/osd.xml" title="Sekolah Minggu HKBP Taman Mini" />
		<item>
		<title>Zambia</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/zambia/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/zambia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 12:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/zambia/</guid>
		<description><![CDATA[Zambia

Para misionaris Southern Baptist melaporkan, &#8220;Presiden Zambia baru-baru ini telah di baptis di depan umum sebagai simbol keyakinannya di dalam Yesus Kristus.&#8221; Ratusan tamu, termasuk pegawai pemerintah dan pemimpin nasional dan pendeta-pendeta dari luar negeri, bertepuk tangan dan bersorak sorai begitu melihat Presiden Levy Mwanawasa keluar dari kolam baptis yang berada di luar kapel gereja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=370&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Zambia</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">Para misionaris Southern Baptist melaporkan, &#8220;Presiden Zambia baru-baru ini telah di baptis di depan umum sebagai simbol keyakinannya di dalam Yesus Kristus.&#8221; Ratusan tamu, termasuk pegawai pemerintah dan pemimpin nasional dan pendeta-pendeta dari luar negeri, bertepuk tangan dan bersorak sorai begitu melihat Presiden Levy Mwanawasa keluar dari kolam baptis yang berada di luar kapel gereja Baptist di Lusaka, ibukota negara.</p>
<p>Dalam acara ibadah, Mwanawasa menceritakan tentang perjalanan rohaninya. Ia menceritakan tentang &#8220;pengalaman Damaskus&#8221; yang dialaminya (karena mirip dengan pengalaman yang dialami Rasul Paulus dalam perjalanan menuju Damaskus). Mwanawasa adalah seorang pengacara yang sukses dan sebelumnya ia adalah seorang wakil presiden. Dia terpilih sebagai presiden pada tahun 2002. Reputasinya sebagai pribadi yang sangat jujur membuat ia mendapat nama panggilan &#8220;Mr. Integrity&#8221;.</p>
<p>Sewaktu remaja, Mwanawasa belajar di sekolah Baptis, namun hubungannya dengan Yesus mulai diubahkan secara keseluruhan ketika ia mengikuti ibadah di Twin Palm Baptist Churchdi Lusaka pada tahun 2003. Banyak misionaris percaya bahwa pembaptisan Presiden Mwanawasa merupakan suatu tanda tentang apa yang akan Allah kerjakan bagi negara ini. Gereja-gereja Baptis sedang bertumbuh dengan cepat. Berdasarkan laporan, tahun yang lalu ada 116 gereja-gereja Baptis dan 124 pos misi yang baru didirikan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/370/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/370/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=370&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/zambia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kisah Dari Afrika</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/sebuah-kisah-dari-afrika/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/sebuah-kisah-dari-afrika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 12:02:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/sebuah-kisah-dari-afrika/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah Kisah Dari Afrika

Pada tahun 1921, dua pasang suami istri dari Stockholm (Swedia), menjawab panggilan Allah untuk melayani misi penginjilan diAfrika. Kedua pasang suami istri ini menyerahkan hidupnya untuk mengabarkan Injil dalam suatu kebaktian pengutusan Injil. Mereka terbeban untuk melayani negara Belgian Kongo, yang sekarang bernama Zaire. Mereka adalah David dan Svea Flood, serta Joel [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=369&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Sebuah Kisah Dari Afrika</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">Pada tahun 1921, dua pasang suami istri dari Stockholm (Swedia), menjawab panggilan Allah untuk melayani misi penginjilan diAfrika. Kedua pasang suami istri ini menyerahkan hidupnya untuk mengabarkan Injil dalam suatu kebaktian pengutusan Injil. Mereka terbeban untuk melayani negara Belgian Kongo, yang sekarang bernama Zaire. Mereka adalah David dan Svea Flood, serta Joel dan Bertha Erickson.</p>
<p>Setelah tiba di Zaire, mereka melapor ke kantor Misi setempat. Lalu dengan menggunakan parang, mereka membuka jalan melalui hutan pedalaman yang dipenuhi nyamuk malaria. David dan Svea membawa anaknya David Jr. yang masih berumur 2 tahun. Dalam perjalanan, David Jr. terkena penyakit malaria.</p>
<p>Namun mereka pantang menyerah dan rela mati untuk Pekerjaan Injil. Tiba di tengah hutan, mereka menemukan sebuah desa di pedalaman. Namun penduduk desa ini tidak mengijinkan mereka memasuki desanya. &#8220;Tak boleh ada orang kulit putih yang boleh masuk ke desa. Dewa-dewa kami akan marah,&#8221;demikian kata penduduk desa itu.</p>
<p>Karena tidak menemukan desa lain, mereka akhirnya terpaksa tinggal di hutan dekat desa tersebut. Setelah beberapa bulan tinggal di tempat itu, Mereka menderita kesepian dan kekurangan gizi. Selain itu, mereka juga jarang mendapat kesempatan untuk berhubungan dengan penduduk desa.</p>
<p>Setelah enam bulan berlalu, keluarga Erickson memutuskan untuk kembali ke kantor misi. Namun keluarga Flood memilih untuk tetap tinggal, apalagi karena saat Itu Svea baru hamil dan sedang menderita malaria yang cukup buruk. Di Samping itu David juga menginginkan agar anaknya lahir di Afrika dan ia sudah bertekad untuk memberikan hidupnya untuk melayani di tempat tersebut.</p>
<p>Selama beberapa bulan Svea mencoba bertahan melawan demamnya yang Semakin memburuk. Namun di tengah keadaan seperti itu ia masih menyediakan waktunya untuk melakukan bimbingan rohani kepada seorang anak kecil penduduk asli dari desa tersebut.</p>
<p>Dapat dikatakan anak kecil itu adalah satu-satunya hasil pelayanan Injil melalui keluarga Flood ini. Saat Svea melayaninya, anak kecil ini Hanya tersenyum kepadanya. Penyakit malaria yang diderita Svea semakin Memburuk sampai ia hanya bisa berbaring saja. Tapi bersyukur bayi perempuannya berhasil lahir dengan selamat tidak kurang suatu apa.</p>
<p>Namun Svea tidak mampu bertahan. Seminggu kemudian keadaannya sangat buruk dan menjelang kepergiannya, ia berbisik kepada David, &#8220;Berikan nama Aina pada anak kita,&#8221; lalu ia meninggal.</p>
<p>David amat sangat terpukul dengan kematian istrinya. Ia membuat peti Mati buat Svea, lalu menguburkannya. Saat dia berdiri di samping kuburan, ia memandang pada anak laki-lakinya sambil mendengar tangis bayi Perempuannya dari dalam gubuk yang terbuat dari lumpur.Timbul kekecewaan yang sangat dalam di hatinya. Dengan emosi yang tidak terkontrol David berseru, &#8220;Tuhan, mengapa Kau ijinkan hal ini terjadi? Bukankah kami datang kemari untuk memberikan hidup kami dan melayani Engkau?! Istriku yang cantik dan pandai, sekarang telah tiada. Anak sulungku kini baru berumur 3 tahun dan Nyaris tidak terurus, apalagi si kecil yang baru lahir. Setahun lebih kami Ada di hutan ini dan kami hanya memenangkan seorang anak kecil yang bahkan mungkin belum cukup memahami berita Injil yang kami ceritakan. Kau telah mengecewakan aku, Tuhan. Betapa sia-sianya hidupku!&#8221;</p>
<p>Kemudian David kembali ke kantor misi Afrika. Saat itu David bertemu Lagi dengan keluarga Erickson. David berteriak dengan penuh kejengkelan:</p>
<p>&#8220;Saya akan kembali ke Swedia! Saya tidak mampu lagi mengurus anak ini. Saya ingin titipkan bayi perempuanku kepadamu.&#8221; Kemudian David memberikan Aina kepada keluarga Erickson untuk dibesarkan. Sepanjang perjalanan ke Stockholm, David Flood berdiri di atas dek kapal. Ia merasa sangat kesal kepada Allah. Ia menceritakan kepada semua orang tentang pengalaman pahitnya, bahwa ia telah mengorbankan segalanya tetapi berakhir dengan kekecewaan. Ia yakin bahwa ia sudah berlaku setia tetapi Tuhan membalas hal itu dengan cara tidak mempedulikannya.</p>
<p>Setelah tiba di Stockholm, David Flood memutuskan untuk memulai usaha di bidang import. Ia mengingatkan semua orang untuk tidak menyebut nama Tuhan didepannya. Jika mereka melakukan itu, segera ia naik pitam dan marah. David akhirnya terjatuh pada kebiasaan minum-minuman keras.</p>
<p>Tidak lama setelah David Flood meninggalkan Afrika, pasangan suami-istri Erikson yang merawat Aina meninggal karena diracun oleh kepala suku dari daerah dimana mereka layani. Selanjutnya si kecil Aina diasuh oleh Arthur dan Anna Berg. Keluarga ini membawa Aina ke sebuah desa yang bernama Masisi, Utara Kongo. Di sana Aina dipanggil &#8220;Aggie&#8221;. Si kecil Aggie segera belajar bahasa Swahili dan bermain dengan anak-anak Kongo. Pada saat-saat sendirian si Aggie sering bermain dengan khayalan.</p>
<p>Ia sering membayangkan bahwa ia memiliki empat saudara laki-laki dan satu saudara perempuan, dan ia memberi nama kepada masing-masing saudara khayalannya.</p>
<p>Kadang-kadang ia menyediakan meja untuk bercakap-cakap dengan saudara khayalannya. Dalam khayalannya ia melihat bahwa saudara perempuannya selalu memandang dirinya. Keluarga Berg akhirnya kembali ke Amerika dan menetap di Minneapolis. Setelah dewasa, Aggie berusaha mencari ayahnya tapi sia-sia.</p>
<p>Aggie menikah dengan Dewey Hurst, yang kemudian menjadi presiden dari sekolah Alkitab Northwest Bible College. Sampai saat itu Aggie tidak mengetahui bahwa ayahnya telah menikah lagi dengan adik Svea, yang tidak mengasihi Allah dan telah mempunyai anak lima, empat putra dan satu putri (tepat seperti khayalan Aggie). Suatu ketika Sekolah Alkitab memberikan tiket pada Aggie dan suaminya untuk pergi ke Swedia. Ini merupakan kesempatan bagi Aggie untuk mencari ayahnya. Saat tiba di London, Aggie dan suaminya berjalan kaki di dekat Royal Albert Hall.</p>
<p>Ditengah jalan mereka melihat ada suatu pertemuan penginjilan. Lalu mereka masuk dan mendengarkan seorang pengkotbah kulit hitam yang sedang bersaksi bahwa Tuhan sedang melakukan perkara besar di Zaire. Hati Aggie terperanjat.</p>
<p>Setelah selesai acara ia mendekati pengkotbah itu dan bertanya, &#8220;Pernahkah anda mengetahui pasangan penginjil yang bernama David dan Svea Flood?&#8221;</p>
<p>Pengkotbah kulit hitam ini menjawab, &#8220;Ya, Svea adalah orang yang membimbing saya kepada Tuhan waktu saya masih anak-anak.</p>
<p>Mereka memiliki bayi perempuan tetapi saya tidak tahu bagaimana keadaannya sekarang.&#8221; Aggie segera berseru: &#8220;Sayalah bayi perempuan itu! Saya adalah Aggie &#8211; Aina!&#8221; Mendengar seruan itu si Pengkotbah segera menggenggam tangan Aggie dan memeluk sambil menangis dengan sukacita.</p>
<p>Aggie tidak percaya bahwa orang ini adalah bocah yang dilayani ibunya. Ia bertumbuh menjadi seorang penginjil yang melayani bangsanya dan pekerjaan Tuhan berkembang pesat dengan 110.000 orang Kristen, 32 Pos penginjilan, beberapa sekolah Alkitab dan sebuah rumah sakit dengan 120 tempat tidur.</p>
<p>Esok harinya Aggie meneruskan perjalanan ke Stockholm dan berita telah tersebar luas bahwa mereka akan datang. Setibanya di hotel ketiga saudaranya telah menunggu mereka di sana dan akhirnya Aggie mengetahui bahwa ia benar-benar memiliki saudara lima orang. Ia bertanya kepada mereka: &#8220;Dimana David kakakku ?&#8221; Mereka menunjuk seorang laki-laki yang duduk sendirian di lobi. David Jr. adalah pria yang nampak kering lesu dan berambut putih. Seperti ayahnya, iapun dipenuhi oleh kekecewaan, kepahitan dan hidup yang berantakan karena alkohol. Ketika Aggie bertanya tentang kabar ayahnya, David Jr. menjadi marah.</p>
<p>Ternyata semua saudaranya membenci ayahnya dan sudah bertahun-tahun tidak membicarakan ayahnya. Lalu Aggie bertanya: &#8220;Bagaimana dengan saudaraku perempuan?&#8221; Tak lama kemudian saudara perempuannya datang ke hotel itu dan memeluk Aggie dan berkata: &#8220;Sepanjang hidupku aku telah merindukanmu. Biasanya aku membuka peta dunia dan menaruh sebuah mobil mainan yang berjalan di atasnya, seolah-olah aku sedang mengendarai mobil itu untuk mencarimu kemana-mana.&#8221; Saudara perempuannya itu juga telah menjauhi ayahnya,tetapi ia berjanji untuk membantu Aggie mencari ayahnya. Lalu mereka memasuki sebuah bangunan tidak terawat. Setelah mengetuk pintu datanglah seorang wanita dan mempersilahkan mereka masuk. Di dalam ruangan itu penuh dengan botol minuman, tapi di sudut ruangan nampak seorang terbaring di ranjang kecil, yaitu ayahnya yang dulunya seorang penginjil.</p>
<p>Ia berumur 73 tahun dan menderita diabetes, stroke dan katarak yang menutupi kedua matanya. Aggie jatuh disisinya dan menangis, &#8220;Ayah, aku adalah si kecil yang kau tinggalkan di Afrika.&#8221; Sesaat orang tua itu menoleh dan memandangnya. Air mata membasahi matanya, lalu ia menjawab, &#8220;Aku tak pernah bermaksud membuangmu, aku hanya tidak mampu untuk mengasuhnya lagi.&#8221;</p>
<p>Aggie menjawab, &#8220;Tidak apa-apa, Ayah. Tuhan telah memelihara aku&#8221;. Tiba-tiba, wajah ayahnya menjadi gelap, &#8220;Tuhan tidak memeliharamu!&#8221; Ia mengamuk. &#8220;Ia telah menghancurkan seluruh keluarga kita! Ia membawa kita ke Afrika lalu meninggalkan kita. Tidak ada satupun hasil di sana. Semuanya sia-sia belaka!&#8221;</p>
<p>Aggie kemudian menceritakan pertemuannya dengan seorang pengkotbah kulit hitam dan bagaimana perkembangan penginjilan di Zaire. Penginjil itulah si anak kecil yang dahulu pernah dilayani oleh ayah dan ibunya. &#8220;Sekarang semua orang mengenal anak kecil, si pengkotbah itu. Dan kisahnya telah dimuat di semua surat kabar.&#8221;</p>
<p>Saat itu Roh Kudus turun ke atas David Flood. Ia sadar dan tidak sanggup menahan air mata lalu bertobat.</p>
<p>Tak lama setelah pertemuan itu David Flood meninggal, tetapi Allah telah memulihkan semuanya, kepahitan hatinya dan kekecewaannya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/369/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/369/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/369/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=369&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/sebuah-kisah-dari-afrika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saksi Jehova</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/saksi-jehova/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/saksi-jehova/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 12:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/saksi-jehova/</guid>
		<description><![CDATA[Saksi Jehova

Aliran ini berpusat di Bethel,Brooklyn-Newyork dengan tenaga full time sekitar 2000 personil melalui jaringan Watch Tower Bible and Tract Society. Mereka sangat giat menyebarkan ajarannya keseluruh dunia.Organisasi ini mempunyai 4,7 juta anggota aktif,tersebar di 231 negara termasuk Indonesia.
Yang terbanyak pengikutnya bermukim di AS,negeri asalnya yakni hampir satu juta. Jadi masih relevan dan penting membicarakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=368&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Saksi Jehova</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">Aliran ini berpusat di Bethel,Brooklyn-Newyork dengan tenaga full time sekitar 2000 personil melalui jaringan Watch Tower Bible and Tract Society. Mereka sangat giat menyebarkan ajarannya keseluruh dunia.Organisasi ini mempunyai 4,7 juta anggota aktif,tersebar di 231 negara termasuk Indonesia.</p>
<p>Yang terbanyak pengikutnya bermukim di AS,negeri asalnya yakni hampir satu juta. Jadi masih relevan dan penting membicarakan aliran ini,tanpa buru-buru membubuhkan cap ajaran sesat atasnya.Siapa tahu ada juga berguna yang bisa dipelajari dari aliran ini. Kemunculan aliran ini sedikit banyaknya bermula dari aliran Adventis,sekalipun kalangan Adventis menolak ajaran Saksi Jehowa. Sejarah aliran ini berkait erat dengan kiprah para tokoh sentralnya yang kemudian menjadi president organisasi Watch Tower seperti C.T Russel.</p>
<p>Menurut tokohnya Russel Kedatangan Kristus dan awal millenium baru terjadi pada thn 1914,setelah masa panen selama 40 tahun(1874-1914).Berdasarkan Wahyu 7:4-9) pandangan Russel selanjutnya bhw diantara masa panen dan kedatangan Kristus itu akan terjadi perang Armagedon yang akan dipanen atau orang yang selamat melintasi perang itu dan memasuki kerajaan 1000 tahun itu hanya 144.000 orang.</p>
<p>Selanjutnya dikembangkan ajaran yang menyatakan tidak adanya neraka sebagai tempat penghukuman kekal bagi orang2 jahat,sebab setiap orang jahat segera ditiadakan pada saat ia mati.Lalu ajaran yg berhubungan dengan penebusan.Adam mengalami kematian sebagai hukuman yang adil atasnya,tetapi keturunannya mengalaminya sebagai warisan.Tindakan pengorbanan dari Yesus meniadakan hukuman maut.Karena Adam,kita semua lahir tanpa hak untuk hidup.Karena Yesus,semua dosa yang kita warisi dibatalkan.Jadi semua orang dijamin memperoleh peluang kedua,sekaligus diuji apakah ia memilih Allah atau menjadi pemberontak yang memang layak mati.Peluang kedua ini akan ditawarkan pada millenium yang dimulai ketika Kristus kembali dalam wujud yang nyata,memerintah dibumi bersama orang2 kudusnya selama seribu tahun.</p>
<p>Disamping ketiga pokok pandangan(yang kemudian menjadi ajaran lembaga Menara Pengawal atau persekutuan Saksi Jehova) masih ada beberapa pokok ajaran yg dikemukakan seperti penolakan terhadap pokok-pokok ajaran gereja baku/resmi,misalnya ajarannya untuk menolak Trinitas(ke-Tritunggal-an Allah),kekekalan jiwa,kebangkitan Kristus secara jasmani dan kepribadian tersendiri dari Roh Kudus.Inilah ciri ajaran Saksi Jehova.</p>
<p>Sampai sekarangpun Saksi Jehova selalu berkata bahwa organisasi mereka bukan gereja,mereka juga bukan anggota gereja tertentu,melainkan anggota sebuah lembaga atau Persekutuan Alkitab.</p>
<p><strong>Mengenai sikap Saksi-saksi Jehova :</strong></p>
<ul>
<li><strong>Semangat bersaksi.</strong><br />
Kita dapat menertawakan mereka,seperti terjadi dikota-kota besar Eropa-berbaris dijalan-jalan raya sambil membawa poster2 denga slogan2.Kita mungkin jengkel melihat sikap memaksa mereka,jika mereka masuk kerumah-rumah dan mendesak kita berbicara. Apakah kerajinan mereka tidak mengandung sesuatu yang luar biasa? Berapakah anggota2 jemaat yang bersedia bersaksi dari rumah ke rumah?</li>
<li><strong>Dalam gerakan ini semua anggota2nya turut berbicara dan bersaksi.</strong><br />
Gereja2 Protestan sering kelihatan sebagai &#8220;Gereja-gereja pendeta&#8221;dan seakan-akan berada dibawah kekuasaan si pendeta saja.Anggota jemaat sedikit sekali yang giat dalam pekerjaan gereja.Dalam banyak hal gerakan Saksi Jehova adalah suatu reaksi terhadap Gereja yang condong menjadi gereja pendeta itu.</li>
<li><strong>Semangat berkorban dari anggota gerakan2 ini.</strong><br />
Martin Niemoeler pernah bercerita betapa ia kagum melihat sikap pengikut gerakan ini ketika mereka meringkuk dalam kamp-kamp tawanan Jerman.Mereka menolak hormat menurut cara Hitler,menolak bekerja dilapangan2 terbang, ingkar mundur walaupun disiksa seganas-ganasnya.</li>
<li><strong>Cara mereka bergaul antara sesama mereka.</strong><br />
Jika kita bertanya kepada diri sendiri,apakah sebabnya orang2 Katolik Roma atau Protestan meninggalkan gerejanya dan kemudian menggabungkan diri dengan Saksi Jehova ini,maka alasannya biasanya adalah renggangnya persatuan kekristenan diantara anggota-anggota memaksa mereka berbuat begitu.Mereka merasa kesepian didalam gerejanya sendiri,sedangkan didalam kalangan Saksi Jehova sendiri mereka menjalin persatuan erat.Gerakan2 seperti Saksi Jehova ini adalah suatu peringatan bagi gereja2 terhadap kekurangannya.</li>
<li><strong>Sikap terhadap hidup berpolitik.</strong><br />
Memang keliru anggapan Saksi2 Jehova,bahwa berpolitik adalah suatu hal yang dilarang.Tidak dapat dibenarkan jika mereka menganjurkan supaya orang menjauhi segala macam politik&gt;tetapi apakah juga tidak benar,bahwa gereja-gereja sering kurang kritis sikapnya terhadap politik? Apakah tidak benar,bahwa gereja sering lupa mengambil Firman Allah sebagai patokan dalam menghadapi dunia politik?</li>
</ul>
<p>Catatan dan peringatan teolog emeritus ini,demikian juga berbagai catatan lain yang memperlihatkan kekuatan dan daya tarik aliran ini, masih layak diperoleh gereja-gereja di Indonesia pada penghujung abad ke -20 ini,ketimbang secara gampangan menuding aliran ini sebagai penyebar ajaran sesat.<strong>Disini saya foward sekilas riwayat tokoh-tokoh Saksi Jehova yang berpengaruh hingga sekarang sbb:</strong></p>
<ul>
<li><strong>Charles Taze Russell(C.T.Russell)</strong> lahir di Pittsburgh-Pennsylvania (1852-1916) dari keluarga yang berlatar belakang Presbyterian Skotland-Irlandia. Ayahnya adalah seorang pengusaha jaringan toko pakaian.Sejak remaja Russell telah tertarik pada hal-hal keagamaan,terutama menyangkut kedatangan Kristus kedua kali dan akhir zaman.Sejak 1870 ia bergabung dengan kelompok yg bercorak Adventis yang dipimpin Jonas Wendell,lalu beralih ke kelompok Barbour.Kelompok Wendell ini terbentuk tak lama setelah kekecewaan Agung 1844.Semula kelompok ini percaya bahwa Adven kedua itu bakal terjadi tahun 1853-54.Setelah ternyata tidak terjadi,Wendell meramalkan bahwa peristiwa itu bakal terjadi thn 1874,tetapi setelah thn 1874 toh tidak terjadi,lalu Russell meninggalkan kelompok Wendell dan bergabung dengan kelompok Barbour yg mempunyai penerbitan majalah &#8220;The Herald of the Morning yang sempat memiliki ribuan pelanggan dan Russell ikut sebagai pengasuhnya.Kelompok Barbour ini memahami bahwa Kristus memang sudah hadir secara rohani atau tak kelihatan sejak 1874,dan baru sepenuhnya menampakkan diri pada bulan April 1878,sambil mengangkat orang2 yang percaya akan hal itu kesorga. Russell menikah dengan salah seorang murid Bible studynya pada thn 1879 yg bernama Maria F.Ackley.Maria segera diangkat menjadi pengurus inti Watch tower society.tetapi pada tahun 1897 mereka bercerai karena perbedaan keyakinan dan karena dakwaan Maria bahwa suaminya punya hubungan gelap dengan wanita lain.Skandal dan perceraiannya kelak menjadi sasaran kritik oleh lawan2nya kepada Russell.</li>
<li><strong>Rutherford</strong> merupakan tokoh yang paling kontroversial.Ia lahir 8 November 1869 di Morgan County-Missouri dalam keluarga petani warga gereja Baptis Sejak masa remaja ia tertarik pada bidang hukum.Karena orangtuanya tidak merestui minatnya itu,ia harus membiayai sendiri studinya di sebuah sekolah hukum dengan bekerja sebagai stenografer.Sejak usia 22 tahun ia menjadi pengacara dan jaksa penuntut umum.Ia tak pernah menjadi hakim penuh,tetapi gelar kehormatan judge ia sandang seumur hidupnya.Dia kemudian terpilih sebagai president kedua setelah Russell dalam Watch Tower Society pada bln Januari 1917.Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di bidang hukum,kelak sering membuat lembaga persekutuan menara pengawal(Saksi Jehova) ini berurusan dengan masalah yang menyangkut hukum.Cukup sering mereka dinyatakan bersalah sehingga kena hukuman,tetapi tidak jarang pula lewat kasus2 hukum itu mereka memelopori perubahan undang-undang di AS,terutama menyangkut kebebasan beragama.</li>
</ul>
<p>Tanggal 6 April 1917 AS secara resmi melibatkan diri dalam perang dunia I.Rutherford bersama tujuh pemimpin Menara Pengawal lainnya menentang keterlibatan itu dan menolak ikut wajib militer.Mereka juga menolak memberi hormat pada bendera,karena hal itu dianggap kekafiran dan kekejian thd Tuhan.(Sampai sekarang hal itu merupakan salahsatu ajaran mereka).Mereka berdelapan disalahkan dan dituduh sebagai mata-mata Jerman. Pada tahun 1920 Rutherford menerbitkan tulisannya,&#8221;Million Now Living Never Die.dalam tulisannya ia menyatakan bhw perang Armagedon akan terjadi thn 1925,dan mereka yg setia kepada Jehova dan termasuk pada bilangan 144.000 orang tidak akan mati dan langsung ikut bersama Kristus memerintah dalam kerajaan seribu tahun.Tulisan dan pernyataan ini sempat menarik minat banyak orang,dan dalam waktu singkat pengikutnya bertambah 44%Bagi pengikutnya mengartikan bahwa nama Babylon adalah nama julukan untuk Gereja Roma Katolik dan Protestan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/368/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/368/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/368/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=368&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/saksi-jehova/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resiko Seorang Hamba Tuhan</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/resiko-seorang-hamba-tuhan/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/resiko-seorang-hamba-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 12:01:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/resiko-seorang-hamba-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Resiko Seorang Hamba Tuhan

Beberapa pekerjaan seperti penambang, penyelam atau prajurit perang merupakan pekerjaan yang beresiko tinggi. Semua orang tahu bahwa orang yang mempunyai pekerjaan seperti ini sedang meresikokan nyawa mereka.
Dibandingkan dengan pekerjaan yang di atas, pekerjaan melayani Tuhan kelihatannya sama sekali tidak mengundang resiko. Seorang aktuaris atau penaksir yang bekerja untuk syarikat asuransi akan menempatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=367&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Resiko Seorang Hamba Tuhan</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">Beberapa pekerjaan seperti penambang, penyelam atau prajurit perang merupakan pekerjaan yang beresiko tinggi. Semua orang tahu bahwa orang yang mempunyai pekerjaan seperti ini sedang meresikokan nyawa mereka.</p>
<p>Dibandingkan dengan pekerjaan yang di atas, pekerjaan melayani Tuhan kelihatannya sama sekali tidak mengundang resiko. Seorang aktuaris atau penaksir yang bekerja untuk syarikat asuransi akan menempatkan pekerjaan hamba Tuhan sebagai pekerjaan yang paling rendah tingkat bahayanya.</p>
<p>Namun pelayanan adalah pekerjaan yang paling berbahaya. Si Iblis sangat membenci pelayan yang dipenuhi Roh. Kebenciannya terhadap seorang hamba Tuhan tidak kalah dari kebenciannya terhadap Kristus sendiri. Sumber kebencian itu tidak sulit ditemukan. Seorang pelayan yang efektif, yang menyerupai Kristus adalah hal yang memalukan si Iblis, satu ancaman kepada kekuasaannya, satu tangkisan kuat bagi argumentasinya dan satu peringatan yang terus menerus akan kejatuhannya yang akan datang. Tidak heranlah ia sangat membenci mereka.</p>
<p>Iblis tahu bahwa kejatuhan seorang nabi Allah adalah kemenangan strategis bagi dia, jadi ia sama sekali tidak akan berhenti dari merencanakan jerat dan perangkap bagi para pelayan Tuhan. Iblis tidak terlalu berminat untuk langsung membunuh pelayan Tuhan, ia lebih memilih untuk menembakkan anak panah beracun yang hanya melumpuhkan sasarannya. Seorang pelayan yang tidak efektif dan loyo adalah iklan yang lebih baik bagi neraka ketimbang seorang baik yang telah mati. Jadi, bahaya seorang hamba Tuhan lebih bersifat rohani ketimbang jasmani, walaupun ada kalanya si musuh bekerja melalui kelemahan jasmaniah untuk menghancurkan jiwanya.</p>
<p>Memang terdapat beberapa bahaya besar yang harus diwaspadai oleh para hamba Tuhan, yaitu bahaya cinta pada uang dan perempuan; tetapi bahaya yang paling mematikan jauh lebih halus dari kedua hal ini. Jadi marilah kita memusatkan perhatian pada hal-hal itu.</p>
<p>Salah satu bahaya adalah seorang hamba Tuhan memikirkan dirinya sebagai anggota suatu kelas masyarakat yang memiliki hak-hak istimewa. Masyarakat &#8220;Kristen&#8221; condong meningkatkan bahaya ini dengan memberikan diskon dan perlakuan khusus kepada para hamba Tuhan. Gereja turut mempeparah situasi dengan memberikan berbagai macam sebutan kehormatan kepada para hamba Tuhan.</p>
<p>Sebagai orang yang menyandang nama Kristus sangatlah tidak pantas bagi seorang pelayan Kristus untuk secara tidak sadar menjadi anggota suatu kelas masyarakat yang diperlakukan dengan istimewa. Kristus datang untuk memberi, melayani, memberikan nyawa-Nya, dan Ia berkata kepada para murid-Nya, &#8220;Sebagaimana Bapa telah mengutus aku, aku mengutus engkau.&#8221; Seorang hamba Tuhan adalah pelayan Tuhan dan pelayan umat-Nya. Ia berada dalam bahaya moral yang besar saat ia melupakan hal ini.</p>
<p>Satu lagi bahaya adalah saat melakukan pelayanan ia melakukannya dengan sikap acuh tidak acuh. Kebiasaan bisa saja membuat seseorang melakukan pelayanannya dengan tidak bersungguh-sungguh, sekalipun ia sedang melayani di altar Tuhan. Betapa mengerikan bagi seorang hamba Tuhan jika ia menjadi terbiasa dengan tugasnya, dan kehilangan rasa takjubnya. Saat ia terbiasa dengan hal-hal yang luar biasa, saat ia kehilangan rasa takut dan hormat waktu berada di hadirat Yang Maha Kudus. Dengan kata lain, sangatlah mengerikan saat ia menjadi sedikit bosan dengan Allah dan hal-hal surgawi.</p>
<p>Jika ada yang meragukan bahwa hal ini bisa saja terjadi, biarlah ia membaca di Perjanjian Lama dan melihat bagaimana imam-imam Yahweh ada kalanya kehilangan rasa takjub akan misteri ilahi dan menjadi najis bahkan di saat mereka sedang menjalankan tugas-tugas kudusnya. Dan sejarah gereja menyingkapkan bagi kita bahwa kecenderungan untuk melakukan pelayanan dengan sikap yang acuh tidak acuh tidak hanya terjadi di Perjanjian Lama. Imam-imam dan pendeta-pendeta sekuler yang bekerja di rumah Allah demi &#8220;roti&#8221; masih dapat ditemukan di antara kita. Iblis akan terus memastikan bahwa orang-orang seperti ini akan terus ada karena mereka akan mendatangkan lebih banyak kerusakan ketimbang satu pasukan besar kaum ateis.</p>
<p>Terdapat juga bahaya di mana seorang hamba Tuhan secara tanpa sadar mengasingkan diri dari orang umum. Hal ini timbul akibat terbentuknya institusi Kekristenan. Hamba Tuhan secara eksklusif hanya bertemu dengan orang-orang religius. Orang-orang yang di saat bersama hamba Tuhan selalunya menampilkan sisi terbaik mereka. Di hadapan hamba Tuhan mereka menampilkan diri sebagai orang yang saleh dan bukan siapa mereka sebenarnya. Ini menciptakan satu dunia yang tidak riil di mana setiap orang di dalam dunia ini tidak menunjukkan siapa diri mereka yang sebenarnya, akan tetapi para pelayan Tuhan sudah begitu lama hidup di dunia palsu ini sehingga mereka tidak lagi tahu bagaimana membedakannya.</p>
<p>Akibat dari hidup di dunia yang palsu ini sangat mematikan. Tidak ada lagi percakapan yang spontan dan terbuka, yang ada hanyalah &#8220;konsultasi&#8221;, &#8220;rapat&#8221; atau &#8220;konferensi&#8221;; yang ada hanyalah &#8220;kasus&#8221; atau orang yang &#8220;bermasalah&#8221; yang harus ditangani. Relasi sederhana yang spontan dan rill hilang saat gereja diubah menjadi satu klinik religius. Roh Kudus tidak dapat bekerja di dalam lingkungan seperti itu, dan ini akan membawa kepada pengakhiran yang sangat berbahaya, karena tanpa Roh Kudus pekerjaan itu hanyalah bersifat kayu, jerami dan rumput.</p>
<p>Selalu eksis bahaya di mana hamba Tuhan tidak lagi mempunyai simpati dan sikapnya menjadi abstrak dan akademis, ia mengasihi umat manusia tanpa mengasihi manusia. Kristus adalah kebalikan dari ini. Ia mengasihi bayi, pemungut cukai, pelacur dan orang sakit, Ia mengasihi mereka secara spontan dan secara pribadi. Kita yang mengakui sebagai pengikut-Nya harus melakukan hal yang sama.</p>
<p>Satu lagi resiko yang dihadapi para pelayan Tuhan adalah ia secara tidak sadar mengasihi ide-ide religius dan filsafat dan bukan orang-orang kudus dan pendosa-pendosa. Adalah sangat mungkin bagi seorang hamba Tuhan untuk memiliki perasaan bagi manusia yang terhilang sama seperti dengan perasaan yang dimiliki oleh seorang penyelidik alam terhadap serangga maupun hewan lain yang sedang dipelajarinya. Obyek-obyek itu adalah sesuatu untuk dipelajari, mungkin juga dibantu, tetapi bukan untuk ditangisi maupun sesuatu yang akan membuat kita menyerahkan nyawa kita.</p>
<p>Saat hal ini terjadi maka khotbah yang disampaikan juga sulit dipahami dan lebih bersifat menonjolkan pengetahuan. Pengkhotbah itu akan berasumsi bahwa para pendengarnya sama seperti dia, sudah begitu akrab dengan sejarah, filsafat dan teologi. Ia akan berbicara mengenai buku-buku maupun penulis-penulis yang sama sekali tidak dikenal oleh para Jemaat. Dan saat Jemaat memperlihatkan wajah yang bingung ia mengira itu adalah wajah kekaguman mereka akan kecemerlangan pemikirannya.</p>
<p>Saya tidak mengerti mengapa orang-orang religius terus menerima, mendukung dan membayar orang-orang seperti ini. Hal ini hanya dapat saya masukkan ke dalam daftar panjang hal-hal yang tidak akan pernah saya pahami.</p>
<p>Satu lagi jerat yang bahaya bagi para hamba Tuhan adalah ia dengan begitu santai menjalani kehidupannya. Saya tahu dengan menyatakan hal ini tidak akan membuat saya populer tetapi saya harap dengan menuliskannya, setidaknya dapat mempengaruhi mereka ke arah yang benar. Sangatlah mudah bagi seorang hamba Tuhan untuk menjadi seorang pemalas yang berwibawa, seorang parasit sosial dengan tanga terbuka dan wajah yang mengharapkan sesuatu. Bosnya tidak kelihatan, ia seringkali tidak perlu masuk kantor dan pulang pada jam tertentu, jadi ia dapat menjalani satu pola hidup yang nyaman yang memberinya banyak waktu untuk bermalas-malasan, bersenang-senang, tidur-tiduran dan menikmati hidupnya.</p>
<p>Untuk menghindari hal ini, seorang hamba Tuhan harus secara sukarela memastikan ia bekerja keras sama seperti seorang petani, seorang mahasiswa atau seorang ilmuwan. Tidak ada hamba Tuhan yang mempunyai hak untuk hidup lebih santai dari pekerja-pekerja yang mendukung pelayanannya.</p>
<p>Sekali lagi, kegunaan seorang hamba Tuhan dapat dengan serius dihambat oleh dua dosa yang sifatnya saling berlawanan &#8211; terlalu fleksibel atau terlalu kaku. Di antara dua batu karang yang besar ini terdapat satu terusan yang dalam dan jernih, dan berbahagialah orang yang menemukannya.</p>
<p>Para murid kembali kepada Yesus dengan semangat yang berapi-api dan berkata, &#8220;Bahkan roh-roh jahat tunduk kepada kami demi nama-Mu,&#8221; dan Dia dengan cepat memperingatkan mereka tentang makhluk yang telah mengijinkan keberhasilan untuk membuatnya sombong, &#8220;Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.&#8221; &#8220;Tapi bersukacitalah bukan karena roh-roh tunduk kepada kamu; tetapi bersukacitalah karena nama kamu tertulis di surga.&#8221;</p>
<p>Bahaya yang satu lagi tidak perlu dibicarakan secara panjang lebar. Setiap pelayan Tuhan tahu betapa sulitnya untuk tetap rohani saat pekerjaannya sepertinya tidak berhasil. Namun ia disyaratkan untuk bersukacita di dalam Tuhan apakah ia menilai sudah gagal atau meraih keberhasilan yang besar pada tahun itu.</p>
<p>Bukanlah tujuan saya untuk menuduh atau menyepelekan siapapun tetapi hanya menunjukkan bahaya-bahaya yang ada. Semua dari kita merupakan obyek kebencian si Iblis, dan kita hanya akan selamat jika kita rela merendahkan diri dan menerima bantuan dari sesama, bahkan dari seorang yang lemah dan yang setiap hari berdiri di tengah ancaman bahaya yang besar seperti penulis ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/367/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/367/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/367/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=367&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/resiko-seorang-hamba-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nubuatan C.S Lewis</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/nubuatan-cs-lewis/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/nubuatan-cs-lewis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 12:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/nubuatan-cs-lewis/</guid>
		<description><![CDATA[Nubuatan C.S Lewis

C. S. Lewis dilahirkan pada tanggal ini di tahun 1898, dan empat puluh satu tahun setelah kematiannya, ada satu hal yang tampak mulai jelas: Lulusan Oxford ini tidak hanya menjadi pendukung fanatik, tetapi juga menjadi penubuat sejati dari jaman postmodern kita.
Contohnya, buku Lewis yang ke-1947 berjudul &#8220;Mujizat&#8221;, ditulis sebelum sebagian besar orang Kristen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=366&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Nubuatan C.S Lewis</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">C. S. Lewis dilahirkan pada tanggal ini di tahun 1898, dan empat puluh satu tahun setelah kematiannya, ada satu hal yang tampak mulai jelas: Lulusan Oxford ini tidak hanya menjadi pendukung fanatik, tetapi juga menjadi penubuat sejati dari jaman postmodern kita.</p>
<p>Contohnya, buku Lewis yang ke-1947 berjudul &#8220;Mujizat&#8221;, ditulis sebelum sebagian besar orang Kristen menyadari bersatunya paham naturalisme. Ini adalah kepercayaan yang menyatakan bahwa ada penjelasan alami untuk segala sesuatunya dalam alam semesta.</p>
<p>Naturalisme memotong segala moralitas objektif, membuka celah untuk tirani. Dalam bukunya &#8220;Punahnya Manusia&#8221;, Lewis memperingatkan bahwa naturalisme mengubah manusia menjadi objek yang harus dikendalikan. Itu juga mengubah &#8220;nilai&#8221; menjadi &#8220;fenomena alami&#8221; yang dapat dipilih dan dikelompokkan dalam golongan pasif oleh penguasa. Lewis menubuatkan sebuah jaman ketika mereka yang ingin membentuk ulang manusia alami &#8220;akan diperlengkapi dengan kekuatan maha kuasa dan teknik ilmu pengetahuan yang tidak ada bandingnya.&#8221; Mirip seperti debat bioteknologi jaman ini, bukan?</p>
<p>Mengapa Lewis bernubuat? Pada pandangan pertama beliau tampaknya tidak seperti calon yang cocok. Beliau bukanlah seorang ahli teologi; beliau professor Bahasa Inggris. Apakah yang membuatnya menjadi pengamat budaya dan tren intelektual?</p>
<p>Jawabannya mungkin memalukan penginjilan modern: Salah satu alasan yang membuat Lewis tidak menjadi seorang penginjil. Beliau adalah seorang professor di akademi, dengan keahlian di bidang literatur, yang membingkai mentalitasnya dengan sejarah intelektual dan pemikiran Kristen. Hasilnya, beliau berusaha bebas dari batasan sempit pandangan religius saat itu, yang artinya beliau berhasil menganalisa dan mengkritiknya.</p>
<p>Lewis pernah menuliskan bahwa setiap buku baru &#8220;perlu diuji terhadap pemikiran tubuh Kristus secara turun-temurun.&#8221; Karena beliau sendiri melangkah masuk dalam pemikiran tubuh Kristus, beliau dengan segera peka terhadap tren yang melawan pemikiran ini.</p>
<p>Tetapi berapa banyak di antara kita yang mengenal pandangan pemikiran Kristen yang sama secara turun temurun? Berapa banyak di antara kita yang mengetahui karya dari beberapa penulis kontemporer? Lalu bagaimana kita dapat bertahan menghadapi tren intelektual yang berkembang pesat di jaman kita?</p>
<p>Masalahnya bukanlah penginjilan modern kurang berkualitas daripada Lewis. Seperti yang dijelaskan oleh Mark Noll dalam bukunya &#8220;Skandal Pemikiran Injil&#8221;, permasalahannya adalah sisi intelek kita yang paling tajam telah dihubungkan dengan beasiswa sekolah alkitab, eksegesis dan hermenetik. Sementara itu semua adalah permasalahan vital, kita jarang memperhatikan sejarah, literature, politik, filosofi, ekonomi atau seni. Hasilnya, kita menjadi tidak mewaspadai budaya sebagaimana mestinya, kurang dipersenjatai untuk mempertahankan prinsip alkitabiah, dan kurang mampu menjadi kekuatan peredam untuk kesadaran antisocial postmodern dan terhadap ancaman yang menghalangi kita meraih tingkat terbaik dalam budaya.</p>
<p>Kita perlu mengikuti teladan Lewis. Kita harus membebaskan diri kita dari belenggu sudut pandangan kita yang sempit dan menyatukan diri kita dalam pola pikir Kristen yang sudah ada secara turun menurun. Hanya saat itulah kita dapat mengkritik budaya kita dan membuat tren.</p>
<p>Cara terbaik untuk merayakan ulang tahun Lewis adalah berdiri teguh di posisi kita, seperti kata-katanya, dengan roh yang sudah diperbaharui dan dengan pikiran baru yang kritis.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/366/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/366/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/366/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=366&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/nubuatan-cs-lewis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misi</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/misi/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/misi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 11:59:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/misi/</guid>
		<description><![CDATA[Misi

&#8221; Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; Jika satu anggota dihormati , semua anggota turut bersukacita. Kamu semua Adalah tubuh kristus dan kamu masing2 adalah anggotanya. * kita , yang kuat, Wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari Kesenangan kita sendiri. * dan janganlah tiap2 orang hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=365&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Misi</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">&#8221; Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; Jika satu anggota dihormati , semua anggota turut bersukacita. Kamu semua Adalah tubuh kristus dan kamu masing2 adalah anggotanya. * kita , yang kuat, Wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari Kesenangan kita sendiri. * dan janganlah tiap2 orang hanya memperhatikan Kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Setiap orang di Antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk Membangunnya. Karena kristus juga tidak mencari kesenangan-nya sendiri. * Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang2 lain mendapat keringanan, tetapi Supaya ada keseimbangan. Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu Mencukupkan kekurangan mereka , agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan Kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. Seperti ada tertulis : Ã‚Â´orang Yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan Sedikit, tidak kekuranganÃ‚Â´ &#8221; (I Korintus 12:26-27 ; Roma 15:1-3a ; Filipi 2 ; 4 ; II Korintus 8:13-15)</p>
<p><strong>Prinsip Berperikehidupan Kristiani.</strong></p>
<p>Firman Tuhan di atas diinspirasikan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada rasul Paulus dan selanjutnya diteruskan melalui surat kepada jemaat di Korintus dan Roma serta Filipi. Kondisi jemaat2 ini tentu memiliki perbedaan dan keunikannya, dan sudah barang tentu surat2 ini ditujukan dengan maksud dan tujuan yang berbeda dari jemaat yang satu kepada jemaat yang lain dikarenakan konteks yang berbeda pula. Namun pada hakekatnya jikalau kita mencermati firman Tuhan yang dipaparkan kepada rasul Paulus ini yang selanjutnya dia ajarkan kepada orang2 kristen, maka kita akan menemukan sebuah prinsip berperikehidupan yang sejati yang seharusnya mewarnai konteks hidup dan kehidupan orang2 percaya di sepanjang zaman ini.</p>
<p>Apakah prinsip berperikehidupan itu ? Prinsip yang satu ini memiliki gap pemisah yang amat lebar dan dalam dengan prinsip hidup kekinian yang telah dirasuki roh individualistik dan egoistik yang melahirkan bayi2 asosial, dan mau enaknya sendiri. Prinsip hidup yang dimaksud adalah prinsip hidup orang Kristen yang kental sifat altruistik kristianinya yaitu memiliki sifat belarasa, empatik , rasa memiliki yang dalam, serta penuh kasih terhadap sesama saudara seiman yang lain.</p>
<p>Teramat jelas Tuhan berbicara bahwa orang2 kristen itu tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya, di manapun mereka berada dan apapun statusnya; kaya atau miskin, pandai atau tak pandai, berpangkat atau tak berpangkat, popular atau tak popular, pejabat atau rakyat , mereka semuanya terikat pada satu tubuh Tuhan Yesus Kristus dan mereka itu merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dari Tubuh itu. Dengan singkat orang Kristen dari suku, warna kulit, jenis rambut dan bentuk mata apa pun dia, mereka merupakan satu kewarganegaraan kerajaan Allah.. Kita adalah WNA ; warga negara Allah bukan WNI : warga negara iblis . Inilah konsep yang harus kita pegang bersama.</p>
<p><strong>Apa implikasi dari kekentalan dan keeratan hubungan anggota tubuh itu ?</strong></p>
<p>Pertama, firman Tuhan dengan tegas mengatakan: &#8220;KARENA ITU JIKA SATU ANGGOTA MENDERITA, SEMUA ANGGOTA TURUT MENDERITA; JIKA SATU ANGGOTA DIHORMATI , SEMUA ANGGOTA TURUT BERSUKACITA&#8221;. Ini merupakan suatu rahasia hidup kristiani yang begitu agung, begitu mulia, dan begitu uniknya, tiada tertandingkan dan terbandingkan dengan ajaran apapun yang telah ada dan yang akan lahir dari rahim bumi ini. Banyak orang dari berbagai kalangan agama baik secara terang2an maupun malu2 kucing dan diam2 mengakui solidaritas kristiani yang dipancarluaskan dalam komunita kristiani di berbagai tempat. Paling tidak dalam komunita keluarga Kristen yang sejati.</p>
<p>Jikalau orang Kristen yang satu mati rasa dengan penderitaan orang Kristen lainnya maka solidaritas dan keselarasaannya sebagai satu tubuh Kristus sangat perlu dipertanyakan bahkan perlu diverifikasi keabsahannya sebagai warga kerajaan Allah di mana Yesus sebagai Rajanya. Bilamana penderitaan gereja desa dan gereja terisolir jauh di pedalaman (gereja sebagai organisasi &amp; organisma) yang begitu hebat tidak menyentuh dan tidak menggentarkan hati gereja kota sedikit pun maka sudah saatnya kesolidaritasan sesama anggota tubuh Kristus perlu ditinjau ulang, apakah benar mereka adalah anggota dari tubuh yang satu itu ? dan apakah betul mereka adalah W N A serta masih pantaskah mereka berseru-seru : Tuhan, Tuhan ? Bukankah Tuhan Yesus berkata : &#8220;Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku (Matius 25:40). Bila hati kita tersentuh kepedihan yang dialami sesama saudara seiman di desa dan tergerak melakukan sesuatu, itu jelas kita telah melakukan untuk Yesus. Tolok ukur kita mengasihi Yesus adalah sejauhmana solidaritas kristiani kita terejawantah di dalam pergumulan bersama saudara kita di desa. Di luar itu kita tidak sedang melakukan sesuatu untuk Tuhan malah hanya membesarkan jargon kosong : kita adalah umat pilihan. Umat pilihan siapa ?</p>
<p>Mengapa cenderung saya menekankan solidaritas itu dimulai dari gereja kota ? Jawabnya sederhana saja; bukankah gereja kota telah banyak mengecap karunia2 rohani dan jasmani yang begitu melimpah ruah? Mungkin gereja desa baru satu, dua kali bahkan mungkin belum pernah mendengar berita kedatangan Yesus yang pertama sedangkan gereja kota sudah ribuan kali mendengar kedatangan Yesus yang kedua kali. Adilkah ini ? Dan bukankah gereja kota memiliki lebih banyak akses dan kairos dalam pertumbuhan rohani, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, hukum, iptek, komunikasi dan informasi ? Tetapi bagaimanakah dengan gereja desa ? Sebagai contoh kecil saja, dari 70.000 desa di Indonesia hanya 3 % yang telah menerima akses telepon. Dari 3 % desa2 itu, ada berapa (desa yang ada orang Kristennya atau desa Kristen) yang sudah menikmati fasilitas telepon ? Belum lagi bila kita mau melihat bagaimana miskinnya desa2 kristen di bagian timur Indonesia.</p>
<p>Dalam perjalanan pelayanan ke desa2 di mana ada jemaat Tuhan, hati ini terharu nian, sulit untuk mengungkapkan secara detail bagaimana pergumulan dan perjuangan saudara(i) seiman menghadapi ganasnya hidup di dunia ini. Tidak sedikit anak2 jemaat bahkan jemaat dewasa yang tidak bisa bersekolah, buta huruf, dan berpenyakit. Banyak di antara mereka yang telanjang tanpa pakaian, tidak punya makanan pokok, beras, jagung, umbi2an, mereka hanya pasrah kepada alam. Saya bertemu dengan satu keluarga dengan tiga orang anak yang masih kecil2 dan seorang bayi di salah satu suku di Sumatera, hidup mereka amat memprihatinkan. Kalau ada singkong, ya makan singkong, kalau ada babi hutan, ya hanya makan babi hutan sampai babi itu habis. Sewaktu saya di sana keluarga ini hanya makan pisang mentah yang dibakar. Saudara bisa bayangkan kalau bayi saudara harus makan pisang mentah bakar tokh dan keras , apakah hatimu tidak terenyuh ?</p>
<p>Ini baru satu aspek saja, belum lagi dari segi kesehatan, pendidikan, perumahan , air bersih, lingkungan dan lain sebagainya. Dan ini terjadi di desa2 di seluruh tanah air, di Irian Jaya, N T T, Maluku, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan di 18.160 pulau dan ratusan suku di Indonesia.</p>
<p>Kembali pada solidaritas kristiani, adakah hati nurani gereja kota bergetar terhadap luka parah yang melekat di sekujur tubuh gereja desa ? Adakah air mata gereja kota menetes ketika melihat air mata gereja desa tertumpah karena kemiskinannya sebagaimana Tuhan Yesus meneteskan air mata-Nya melihat kesusahan yang di alami Maria dan Martha yang kehilangan Lazarus, kakak mereka yang merupakan tulung punggung ekonomi keluarga ? (Yohanes 11 : 35). Dan Tuhan Yesus begitu sedihnya tatkala melihat orang2 yang sakit dan penuh kelemahan , mereka dilihat-nya sebagai orang yang lelah dan terlantar ibarat domba yang tak bergembala! (Matius 9:36).</p>
<p>Hati seperti inilah yang HARUS gereja kota minta kepada Tuhan supaya jiwa solidaritas , altruis , dan empatik gereja kota terhadap saudaranya gereja desa semakin tajam</p>
<p>Kedua, KITA ,YANG KUAT, WAJIB MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT. Memang ayat ini menekankan pengertian orang kuat secara iman atau rohani, namun ayat ini tidak bermaksud melarang bila diinterpretasikan sebagai orang Kristen yang kuat dalam pengertian seutuhnya (rohani dan jasmani). Jika kita melihat kepada maksud Tuhan yang lebih luas sejak penciptaan-Nya, maka DIA memberikan sebuah mandat budaya kepada manusia dalam rangka mengelola bumi materi ini dalam koridor kemuliaan nama-Nya sendiri, bukan ? Bahkan ketika kita melihat gaya hidup pelayanan Tuhan Yesus selama ia bermukim di planet bumi ini, Ia pun melakukan pelayanan seutuhnya. Ia memproklamasikan Injil kerajaan Allah sekaligus memberi makan secara jasmani kepada yang lapar dan menyembuhkan orang yang sakit. Bahkan yang menarik untuk diteladani sekaligus menjadi pecut bagi para hamba Tuhan yang suka meng&#8221;kavling2kan&#8221; dan yang doyan meng&#8221;spesialisasi2&#8243;kan teritorial pelayanannya, yaitu pelayanan holistik yang dikembangkan Tuhan Yesus. Matius 9 : 35-38 menjabarkan dengan jelas tentang motivasi, strategi, dan model pelayanan Tuhan Yesus yang up to date , relevan, kontekstual untuk dikembangkan di tengah2 multi krisis masyarakat, bangsa , dan negara kita yaitu model pelayanan holistik dalam aspek ruang (kota &#8211; desa) dan aspek bentuk (rohani &#8211; jasmani).</p>
<p>Tidak sedikit alumni sekolah2 teologia yang terperangkap dalam dikotomi pelayanan. Sebagai contoh; sering terdengar, jemaat suka memberi label kepada hamba Tuhannya; oh si dia itu spesialisasi khotbah, kalau besuk wah parah ! Dia itu raja mimbar lho ?! Oh si Anu spesialisasi besuk, kalau khotbah cocok sekali untuk jemaat yang insomnia ! Saya pernah mendengar seorang hamba Tuhan berkata : &#8220;Almamater saya khusus mencetak hamba Tuhan perkotaan karena itu yang berbau desa bukan ladang saya&#8221;. Secara sadar atau tidak sadar hamba Tuhan yang mendapat cap2 itu turut mengamininya, ada yang merasa benar2 superior mimbar lalu melupakan sama sekali visitasi dan tugas2 lainnya dipandang rendah, sekaligus melecehkan rekan2 sekerjanya yang khotbahnya &#8220;memble&#8221;. Dan ada pula yang menjadi inferior mimbar dan memperkuat visitasi dan seringkali dicampur tugas tambahan , gossip kiri-kanan sembari mobilisasi massa karena sakit hati dicap seperti itu. Mungkin ini salah satu faktor penyebab lahirnya serbaneka masalah di dalam gereja kota , tumpulnya pisau pelayanan dan mandulnya peran gereja di tengah2 konteksnya. Dan parahnya acapkali justru para majelis gereja menyuburkan diskriminasi di antara para hamba Tuhan. Kalau hamba Tuhan itu jago mimbar, maka ia dilayani baik2 dan honor khotbahnya melambung tinggi. Pernah terjadi di sebuah gereja di mana terjadi pertukaran mimbar pelayanan, pendeta dari kota kecil akan berkhotbah di gereja besar di kota yang besar pula. Apa yang terjadi ? Pendeta ini subuh hari sudah tiba di gereja bersangkutan namun tak satu pun majelis yang menjemputnya sehingga ia harus tertidur di depan gereja di mana sesaat lagi ia harus berkhotbah. Tapi coba lihat kalau pendeta yang jago mimbar akan berkhotbah, jauh2 hari acara penjemputan telah mantap dipersiapkan bahkan hotel pun disiapkan, jangan tanya soal makannya dan honornya. Lalu saya bertanya pada diri sendiri bagaimana dengan guru2 injil yang melayani di desa ? Adakah orang mau mempedulikannya ? Saya bertemu banyak guru2 injil di desa dan saya mengamati ternyata sebagian besar anak2 mereka putus sekolah dan menjadi penganggguran bahkan ada yang masuk penjara karena mencuri. Adakah gereja kota menangisi kondisi ini ?</p>
<p>Saya juga pernah berdiskusi dengan seorang pendeta mengenai kondisi desa2 kristen yang telah dilanda proyek &#8220;reboisasi&#8221; , &#8220;penghijauan&#8221;, saya katakan sekarang semakin banyak orang2 kristen perdesaan yang beralih agama karena urusan &#8220;kampung tengah&#8221;, perut dan modal usaha. Pendeta ini dengan tenang dan senyum berkata pada saya : &#8221; nggak apa2 itu pak, justru itu baik karena ketahuan mereka bukan umat pilihan&#8221;. Saya tersentak, astaga ! Acapkali kita suka menyederhanakan masalah, tentang siapa yang menjadi umat pilihan, itu bukan urusan kita, urusan kita adalah menjalankan mandat injil dan mandat budaya. Acapkali kita suka mencampuri urusan Tuhan tetapi melalaikan tanggung jawab kita dan ironisnya tugas kita , kita serahkan semuanya kepada Tuhan lalu kita ongkang2 kaki kayak bos saja. Ini namanya egois.</p>
<p>Jadi jelas sekali, pesan firman Tuhan, bahwa orang yang kuat wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dalam seluruh aspek kehidupan. Gereja kota yang kuat aspek administrasi organisasi nya wajib membantu gereja desa yang kurang baik administrasi organisasinya. Gereja kota yang kuat aspek doktrin teologianya wajib membantu gereja desa yang lemah pengajarannya. Gereja kota yang berlimpah2 pelayan Tuhan yang berkualitas wajib mengutus para misionaris nasional ke gereja2 desa yang tidak punya pelayan Tuhan. Menurut data dan informasi yang kami terima, ada ratusan (mungkin ribuan) gereja perdesaan di Indonesia yang tidak memiliki pelayan Tuhan karena tidak sanggup memberi tunjangan hidup pada pelayan Tuhan. Tidak terbayangkah kita bahwa saudara(i) seiman kita di desa kering kerontang secara rohani ? Gereja kota yang memiliki buku2 rohani yang baik dan Alkitab serta kidung pujian yang berlimpah wajib mengirimkan kepada gereja desa yang sama sekali tidak punya semua itu. Gereja kota yang melimpah air bersih wajib membantu gereja desa membangun fasilitas air bersihnya. Gereja kota yang memiliki jemaat yang kaya raya secara finansial wajib meminjamkan modal usaha dengan bunga kecil bahkan sama sekali tanpa bunga bahkan memberikan secara cuma2 kepada gereja desa yang memiliki jemaat yang dicengkeram tengkulak. Untuk cari makan saja begitu susah. Gereja kota yang jemaatnya sehat2 tanpa penyakit wajib menolong gereja desa dengan jemaat yang penuh sakit penyakit melalui pengiriman obat2an dan secara teratur mengadakan pengobatan cuma2. Gereja kota yang berlimpah2 dengan pakaian wajib memberikan kepada gereja desa dengan jemaatnya yang tanpa pakaian. Gereja kota yang anak2 jemaatnya bersekolah dengan fasilitas pendidikan yang baik wajib menolong gereja desa yang anak2 para hamba Tuhan dan anak2 jemaatnya yang tidak mampu bersekolah bahkan yang putus sekolah. Menurut data, di Indonesia ada sejuta anak yang putus sekolah dasar setiap tahun dan ada 600.000 anak yang belum tertampung di sekolah dasar. Gereja kota yang kaya dengan kerlap-kerlipnya lampu wajib membantu generator pembangkit listrik untuk gereja desa. Gereja kota yang gedungnya berdiri kokoh dan megah wajib membantu gedung gereja desa yang telah lapuk dan hampir ambruk. Gereja kota yang selalu tersedia makanan hewani dan nabati wajib menyediakan benih2 dan alat2 pertanian kepada gereja desa yang jemaatnya membanting tulang memproduksi makanan untuk kehidupan orang di kota. Gereja kota yang sarat tenaga2 ahli di berbagai bidang wajib memberdayakan gereja desa agar mereka memiliki SDM yang handal, dalam jangka pendek sekali2 diberikan ikan dan dalam jangka menengah dan panjang berilah kail dan ajarlah mereka membuat kailnya sendiri. Dalam rangka otonomi daerah, sudah siapkah SDM gereja desa berkiprah , atau justru siap untuk dilindas ? Tanggung jawab siapa ini ?</p>
<p>Masih banyak kewajiban2 gereja kota kepada gereja desa yang harus terus menjadi pergumulan di dalam perjalanan pelayanannya di bumi ini.</p>
<p>Ketiga, DAN JANGANLAH TIAP2 ORANG HANYA MEMPERHATIKAN KEPENTINGANNYA SENDIRI, TETAPI KEPENTINGAN ORANG LAIN JUGA. SETIAP ORANG DI ANTARA KITA HARUS MENCARI KESENANGAN SESAMA KITA DEMI KEBAIKANNYA UNTUK MEMBANGUNNYA DAN SUPAYA TERJADI KESEIMBANGAN. Tidak akan pernah dijumpai filosofi hidup yang sedemikian baik dan indahnya di tempat lain, kecuali hal yang diajarkan firman Tuhan ini. Di sini kita menemukan filsafat hidup yang amat agung yaitu penghancuran sikap egocentrisme dan individualisme yang telah merasuki pikiran dan jiwa manusia sejak kejatuhan manusia pertama dan yang menghebat di era ini. Termasuk di negeri tercinta kita ini.</p>
<p>Firman Tuhan ini mengajarkan bagaimana orang Kristen seharusnya menjalani hidup dan kehidupannya di dunia, dengan sebuah pola hidup bijaksana yaitu hidup bukan hanya untuk diri sendiri (egocentris) tapi juga demi orang lain (altruis) , seiman dan tak seiman (Galatia 6 :10). Dalam hal ini Paulus tak hanya mengajarkan firman yang ia dapat dari Yesus namun ia buktikan di setiap lapisan hidupnya dalam memelihara jemaat dengan makanan rohani dan jasmani , ia melayani secara holistik dan rela menderita demi keselamatan jiwa orang lain (II Korintus 11:7-33). Dan puncak karya teragung dan termulia dalam hal pengorbanan diri demi kesenangan, kebahagiaan dan demi harta termulia yaitu keselamatan kekal orang lain bahkan seantero bumi ini telah dilakukan oleh satu pribadi yang tak akan pernah lagi bisa dijumpai baik di dunia yang kasat mata maupun dunia yang tak nampak mata ini, DIAlah Tuhan Yesus Kristus. Yesus rela tubuh dan jiwa-Nya tercabik2 tanpa bentuk bahkan mati demi manusia hina dina berlumuran dosa demi mendapatkan pengampunan dan penyucian dosa untuk masuk ke dalam kerajaan Sorga yang maha mulia tak terlukiskan betapa indahnya.</p>
<p>Yesus teladan hidup sebuah solidaritas sejati bagi umat manusia sejagad Yesus rela menjadi miskin demi memperkaya orang lain (II Korintus 8:9). Bahkan Yesus rela mati pada saat kita masih lemah, pada saat kita masih berdosa, pada saat kita masih seteru dengan DIA (Roma 5 : 6-9). Adakah manusia di bumi seperti Yesus ?</p>
<p>Indonesia tidak akan memiliki potret wajah seperti saat ini yang penuh dengan carut marut dan kebobrokan di semua aras, apabila filosofi kristiani yang telah diajarkan dan dilakukan Yesus &#8220;mencari kesenangan, kebaikan, dan membangun serta keseimbangan bagi orang lain&#8221; menjadi gaya hidup dan budaya orang Indonesia khususnya para pejabat negeri ini. Namun sayang sejuta sayang hal ini tidak terjadi dan mungkin tidak akan pernah terjadi sampai Indonesia ini benar2 kolaps mengenaskan. Indonesia semakin parah sebab sifat korup dan ketamakan telah menjadi darah daging sebaliknya sifat untuk membuat orang lain senang, baik, bahagia, berhasil tidak dimiliki oleh sebagian besar para pejabat dan para pengusaha dan konglomerat tertentu. Sekali mereka menciptakan preseden buruk maka cepat atau lambat seluruh masyarakat yang rentan itu akan meniru gaya hidup mereka. Gaya hidup mereka adalah bagaimana mengumpulkan sebanyak2nya apa saja yang bisa dikumpulkan dengan cara korup pun tak masalah, orang lain ditindas pun bukan soal. Tanah2 petani dirampas paksa pun bukan sebuah dosa. Hutan dibabat demi kekayaan diri sendiri, bukan masalah.</p>
<p>Hal2 ini semakin memperlebar gap antara si kaya dan si miskin. Dengan kata lain hubungan itu telah kehilangan keseimbangannya. Jika keseimbangan sosial itu hilang maka cepat atau lambat tindakan anarkis , tindakan amoral, dan tindakan setan dari si tertindas, si miskin, si tercecer pasti muncul sebagai reaksi mencari keseimbangan baru itu. Namun jangan salah sangka upaya ke arah keseimbangan baru itu tidak serta merta terjadi, ia butuh waktu bukan saja satu dua bulan, tetapi bisa terjadi puluhan tahun bahkan pergantian beberapa generasi bangsa ini. Pergerakan ke arah titik keseimbangan baru itu membutuhkan waktu ratusan tahun dan pengurasan energi besar2an yang amat melelahkan. Ini yang mengerikan.</p>
<p>Indonesia niscaya hancur berkeping2 dalam tempo yang tidak terlalu lama bila filosofi Kristus di atas terus menerus sengaja dilawan dan dicampakkan dalam arena bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kita tunggu saja apakah 10 atau 20 tahun ke depan kita masih bisa bernyanyi &#8220;Dari sabang sampai merauke berjajar pulau2, sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia.&#8221;</p>
<p>Bagaimana dengan gereja di kota ? Tidak tertutup kemungkinan ia pun telah melakukan kebobrokan yang sama. Saya pernah mendengar seorang majelis gereja berkata bahwa uang gereja tak boleh dikorupsi, kalau uang pemerintah tak masalah. Dan masih banyak kebobrokan gereja dan orang2 kristen yang bisa kita inventarisir lebih jauh lagi, mulai dari pencurian uang kolekte, peminjaman uang kas gereja untuk bisnis , pembalikkan nama sertifikat gereja kepada nama gembala sidang, penjualan aset2 gereja demi segelintir elite sinode, pembungaan uang kas gereja di Bank2 besar tanpa memakainya untuk pelayanan sampai pada korupsi dana bantuan gereja2 luar negeri dan lain-lainnya. Kita tahu semua itu !</p>
<p>Tuhan Yesus berkata ; &#8220;Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka&#8221; (Lukas 6 :31). Adalah sikap abnormal bila kita menghendaki yang buruk terjadi pada kita. Orang normal pasti menghendaki sesuatu yang baik terjadi pada dirinya, demikianlah gereja kota yang menghendaki kebaikan bahkan yang sudah menerimanya seharusnya berjuang agar gereja desa dapat merasakan &#8220;cicipan sorgawi&#8221; itu.</p>
<p>Seorang gembala sidang senior berkata kepada saya : &#8220;Gereja kami dapat membantu gereja desa asalkan ada hasilnya&#8221; dan ada juga gembala sidang pernah berkomentar : &#8220;Di gereja saya saja masalah begitu banyak untuk apa susah2 urus urusan gereja lain, memangnya gue pikirin ?&#8221; Sampai kapan masalah di dalam gereja bisa selesai ? Sampai Tuhan Yesus datang, masalah tidak akan selesai. Yang perlu dikoreksi adalah masalah apa yang terjadi di gereja kita ? Apa penyebabnya ? Apakah yang terjadi adalah masalah sikut menyikut, iri hati, dendam, di antara sesama hamba Tuhan , apakah masalah tunjangan hidup dan berbagai fasilitas para hamba Tuhan yang dipersoalkan? Kalau hal2 itu yang terjadi, maka itu berarti kita yang bikin masalah lalu kambing hitamnya tidak perlu memikirkan gereja2 desa.</p>
<p>Gereja kota jangan terlalu sibuk demi kepentingan dan kesenangannya sendiri. Dan gereja kota jangan lupa mempersempit bahkan menghilangkan gap yang lebar supaya ada keseimbangan di antara gereja kota dan gereja desa. Ini bukan alternatif tapi keharusan dari Tuhan. Gereja kota perlu membuka kuping selebar2nya bagi jeritan gereja desa dan ia harus proaktif membuang diri ke gereja desa, buka mata, lihatlah dan lakukanlah yang bisa dilakukan.</p>
<p>Maksud persembahan ataupun bantuan gereja kota kepada gereja desa bukan untuk merugikan atau membebani pihak gereja kota dengan menguntungkan gereja desa, tetapi supaya terjadi keseimbangan di antara mereka. Gereja kota harus belajar dari pengalaman bangsa Israel sewaktu ke luar dari Mesir (Keluaran 16 : 1-36). Allah menyediakan segala sesuatu dengan persis sesuai dengan kebutuhan kita masing2. Kalau Tuhan berkenan memberi kelebihan kepada kita, maka sebetulnya Tuhan mau supaya kita membagi hal itu kepada orang lain yang berkekurangan. Jikalau kita menyimpan kelebihan2 itu untuk diri sendiri maka itu tak akan berguna sama sekali. Mahatma Gandhi berkata bahwa jikalau kita menyimpan barang2 yang tidak kita butuhkan maka itu sama dengan kita mencuri milik orang lain. Seorang Mahatma bisa memiliki pandangan yang indah seperti itu, bagaimanakah dengan kita anak2 Tuhan ? Keluaran 16 : 19 menunjukkan kepada kita bahwa janganlah kita terlalu egois menyimpan kekayaan kita untuk masa depan diri dan keluarga kita sendiri , itu hanya membuat harta yang kita simpan akan menjadi busuk tanpa makna apa2. Musa berkata kepada mereka : &#8220;Seorang pun tidak boleh meninggalkan dari padanya (manna) sampai pagi. Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan daripadanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka&#8221;.</p>
<p>Tentu kita tidak inginkan ini terjadi pada perbendaharaan2 kita, bukan ? Kita berpacu dengan kronos untuk meraih kairos, sesal kemudian tiada berguna, itu kata pepatah bijak. Firman Tuhan pun mengingatkan : &#8220;Kita harus mengerjakan pekerjaan DIA yang mengutus Aku, selama masih siang ; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja&#8221; (Yohanes 9:4). Maukah kita menjadi orang yang selalu dan selalu terlambat ?</p>
<p>Penutup Kini yang menjadi soal dalam solidaritas kristiani gereja kota terhadap gereja desa yang multi krisis saat ini, bukanlah soal kemampuan daya dan dana dan bukan pula bagaimana mengatur implementasi manajemen lapangannya tetapi yang menjadi soal utama adalah adakah gereja kota memiliki kemauan yang keras dan punya rasa memiliki (sense of belonging) dan punya rasa krisis (sense of crisis) yang tinggi yang sedang terjadi di gereja desa atau tidak. Juga apakah gereja kota punya sensitifitas rasa sebagai satu tubuh Kristus dan satu anggota kerajaan Allah atau tidak sama sekali terhadap gereja desa.</p>
<p>Jikalau semua itu tidak pernah ada maka jangan bermimpi mandat budaya dan mandat Injil akan menjadi kenyataan di dalam hidup anak2-NYA dan jangan pernah bermimpi akan ada kemajuan kekristenan di Indonesia dan pula jangan berkhayal kekristenan Indonesia dapat menjadi saluran berkat bagi bangsa ini. Malah kita akan menjadi warga asing di negeri sendiri , menjadi sasaran tembak yang empuk dan akan menjadi serupa anjing kurap yang dikejar2 dan ditendang ke sana ke mari.</p>
<p>Mari kita minta hati yang memiliki rasa-rasa itu kepada Kristus, karena DIAlah satu2nya pribadi yang punya hati yang berbelarasa dan berbelas kasihan, amin !</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/365/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/365/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/365/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=365&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/misi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi Saksi Kristus</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/menjadi-saksi-kristus/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/menjadi-saksi-kristus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 11:58:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/menjadi-saksi-kristus/</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi Saksi Kristus

Kis 1:6-11 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: &#8220;Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?&#8221; Jawab-Nya: &#8220;Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=364&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Menjadi Saksi Kristus</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">Kis 1:6-11 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: &#8220;Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?&#8221; Jawab-Nya: &#8220;Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.&#8221; Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: &#8220;Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.&#8221;</p>
<p>Bahan bacaan di atas menjadi acuan ketika saya diminta berbicara di antara teman-teman dalam persekutuan kami. Karena saat ini adalah waktu-waktu menjelang peringatan kenaikan Tuhan Yesus Kristus, rasanya memang sudah seharusnya kami membicarakan topik ini. Mulanya biasa saja, bagian bahan yang rasanya tidak terlalu istimewa. Tapi, itu sebelum saya benar-benar memperhatikannya.</p>
<p>Ternyata, setiap bagian dari Firman Tuhan sesungguhnya istimewa. Kita saja yang belum tahu relevansinya.</p>
<p>Kami mulai membahasnya dengan mendiskusikan bagaimana kehidupan di jaman sekarang ini. Seperti apa kualitas kehidupan? Apakah menjadi semakin baik atau semakin buruk? Dan kami harus melihat bahwa ternyata dunia tidaklah sebaik yang diinginkan. Memang benar, ada kemajuan di sana sini tetapi kemerosotan nampaknya lebih cepat terjadi. Sementara sebagian kecil orang menjadi semakin makmur, sebagian besar manusia di muka bumi mengalami kesusahan yang besar. Masalah muncul dalam berbagai bentuk: pertikaian politik, kemunduran ekonomi, masalah kesehatan, masalah kemanusiaan, sampai datangnya bencana alam yang luar biasa.</p>
<p>Kehidupan naik turun seperti roller-coaster: mula-mula terasa naik perlahan-lahan, lalu tiba-tiba meluncur dengan cepat ke bawah. Bedanya, jika dalam permainan roller-coaster orang menjerit ngeri sambil merasa senang, dalam peristiwa yang mengerikan seperti bencana gempa di Nias, orang menjerit ngeri sambil memandang kematian. Kehancuran. Baru saja rasanya aman, selamat dari bencana tsunami sehingga bisa mulai menata hidup, tiba-tiba semuanya runtuh dalam guncangan yang amat keras di malam hari.</p>
<p>Kehidupan orang Kristen tidak terluput dari kesukaran. Adakah yang mendengar berita, pada tanggal 1 April yang lalu di desa Kerala, India? Sekelompok muslim dan hindu baru saja membakar habis sebuah rumah doa dan menyerang tiga anggota gerejanya. Dua hari kemudian, ketika pendetanya &#8212; Paul Ciniraj Mohammed, yang berlatar belakang muslim &#8212; berbicara kepada orang desa tentang penyerangan tersebut, ia dan asistennya turut mengalami penganiayaan.</p>
<p>Apa yang dilakukan oleh pendeta Paul? Ketika asistennya sedang dipukuli, ia berlutut dan berdoa, memohon agar Tuhan menyelamatkan mereka dan juga mengampuni para penyerang mereka itu. Seorang wanita desa menyaksikan bagaimana pendeta Paul berdoa dan tersentuh oleh kerendah-hatiannya, serta merta meminta kepada para penyerang untuk berhenti. Bukan saja berhenti, tetapi juga meminta maaf kepada pendeta itu! Paul Ciniraj Mohammed tidak mengadukan penyerangan ini kepada polisi karena mereka telah meminta maaf. Rumah Doa itu sendiri habis oleh api, tidak terselamatkan, tetapi orang-orang Kristen di desa itu tetap bertekad untuk bersekutu dalam doa dan pemahaman Alkitab di rumah-rumah mereka.</p>
<p>Berita-berita semacam ini muncul dari segala penjuru dunia, termasuk dari Indonesia di mana penganiayaan seakan-akan dilakukan bergilir di seluruh tempat di negeri ini. Sementara itu, gerakan-gerakan fundamentalis Islam bersuara semakin keras, menunjukkan kekuatannya. Belum lama berselang, mereka menekan kalangan Islam Liberal dan mengacungkan Ã¯Â¿Â½vonisÃ¯Â¿Â½ pemurtadan, sambil menyerukan sikap yang keras. Sedemikian rupa kerasnya, sehingga tokoh-tokoh muslim sendiri merasa khawatir. Nampaknya, semakin tepat kaum muslim mengikuti kebenaran kitab sucinya, semakin keras sikap mereka terhadap orang-orang yang tidak seiman.</p>
<p>Di luar urusan religius, kita juga dikejutkan dengan masalah moralitas. Rupanya pornografi sudah begitu kuat mencengkram alam pikir anak-anak kita, sehingga dua orang remaja bisa memperkosa seorang bocah berumur 6 tahun, membunuhnya, lalu membakarnya tanpa merasa bersalah. Setelah melakukan kebejatan, mereka masih sempat main bola. Ketika kedua remaja itu ditangkap, mereka sedang bersantai-santai, sama sekali tidak nampak ketakutan atas perbuatan keji yang baru mereka lakukan. Kelihatannya, kombinasi antara kecabulan dan kejahatan sudah membuat manusia lebih jahat dari binatang buas, melampiaskan nafsu hanya demi nafsu.</p>
<p>Ada orang Kristen yang tidak peduli &#8212; dan itulah masalah besarnya. Bagaimana mungkin, seorang Kristen tidak peduli atas dunianya yang semakin lama semakin memburuk? Tetapi dia hanya mengangkat bahu sambil berkata, &#8220;biarlah terjadi apa yang akan terjadi, toh Tuhan pasti menolong.&#8221; Ya, Tuhan pasti menolong, tetapi orang Kristen ini sama sekali tidak mau ikut campur. Ada orang Kristen yang ketakutan, lantas berseru-seru dalam doa dan doa dan doa memohon pemulihan. Tetapi selain berdoa, mereka juga tidak melakukan banyak hal lain, kecuali mencari-cari jawaban atas masa dan waktu. Kita sudah menemukan kelompok jemaat Pondok Nabi yang meyakini hari kedatangan Kristus, yang terbukti keliru. Namun orang tidak berhenti mencari tahu kapan waktu kedatangan-Nya, kapan waktu pemulihan itu.</p>
<p>Dan dipikir-pikir, mungkin beginilah kira-kira keadaan murid-murid Kristus pada masa hidup mereka. Ada keresahan yang besar, penganiayaan yang luar biasa. Penindasan oleh penjajah Romawi yang kejam, yang sedemikian kejam sehingga memberi hukuman salib. Tidak sedikit orang yang dihukum salib seperti Tuhan Yesus, bahkan jumlahnya menurut sejarawan telah mencapai ribuan orang. Tangan Romawi adalah tangan besi, yang menghancurkan Yerusalem di tahun 70 M karena mereka memberontak. Nampaknya, orang Romawi bahkan lebih jahat daripada orang Babilonia yang dahulu juga menyerbu Yerusalem dan menghancurkan Bait Allah.</p>
<p>Wajar saja, ketika murid-murid itu menyuarakan pertanyaan &#8220;Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?&#8221; Mereka telah tahu bahwa Yesus adalah Tuhan, yang tidak diragukan lagi sanggup memulihkan kerajaan bagi Israel. Itulah yang menjadi impian tiap orang Israel: mendapatkan kerajaan mereka kembali, dalam pemulihan yang ilahi. Mereka menginginkan kehidupan berjalan seperti semula, mendefinisikan &#8220;PULIH&#8221; sebagaimana yang manusia pikirkan.</p>
<p>Tetapi apa jawab Tuhan? &#8220;Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.&#8221;</p>
<p>ENGKAU TIDAK PERLU TAHU. Bukan urusan murid untuk mengetahui tentang masa dan waktu. Bukan urusan kita untuk meributkan dan memusingkan kapan pemulihan akan terjadi. Sebagai ganti dari jawaban atas masa dan waktu pemulihan, Tuhan Yesus memberi suatu kepastian: KAMU AKAN MENERIMA KUASA. Kuasa apa? Kuasa untuk menjadi saksi Tuhan di seluruh dunia.</p>
<p>Tuhan bukannya menghibur murid-murid-Nya dengan memberi penjelasan tentang nubuat-nubuat dan peristiwa-peristiwa yang akan datang, melainkan Ia menegaskan tentang pokok yang harus dilakukan, untuk menjadi saksi-Nya mengabarkan Injil. Dalam kata-kata Matius, &#8220;Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&#8221;</p>
<p>Inilah urusan kita, tugas kita. Keadaan mungkin nampak buruk, situasi kelihatan buruk sehingga tak ada harapan lagi, tetapi urusan kita adalah menjadi saksi Kristus, memberitakan Injil, dan menjadikan semua bangsa murid Kristus. Bagian kita bukan hanya berdoa &#8212; jangan salah, berdoa adalah yang paling penting untuk dilakukan, tetapi bukan satu-satunya yang bisa dikerjakan.</p>
<p>Dahulu ada seorang rekan segereja yang berkomentar, betapa konyolnya membawa alkitab untuk menolong orang yang sedang susah. Sekarang keadaan sedang terjepit, yang dibutuhkan adalah jalan keluar, solusi instan. Cepat! Mana ada waktu untuk bicara tentang hal-hal seperti keselamatan dalam Kristus? Lagipula, betapa tidak pantasnya. Beberapa teman di mailing list mencela sikap orang-orang Kristen yang berusaha memberitakan Injil kepada orang-orang Aceh yang baru terkena bencana Tsunami. Kalau memberikan bantuan kemanusiaan, berikanlah tanpa embel-embel Injil!</p>
<p>Tetapi, sebenarnya Injil adalah faktor utama yang dibawa untuk menyelamatkan orang. Kebenaran Kristus yang datang menyelamatkan dunia menjadi dasar bagi usaha untuk menolong siapa pun yang membutuhkan, 106kan ketika keadaan menjadi sangat sukar dan tidak masuk akal untuk memberikan pertolongan apa pun. Jika orang melakukan usaha kemanusiaan, upaya itu dibatasi oleh sifat manusia. Jika terlalu sukar, atau terlalu berbahaya, orang akan berhenti sambil mengangkat bahunya, &#8220;Tidak bisa.&#8221; Sebaliknya, upaya memberitakan Injil adalah komitmen untuk memenuhi panggilan Tuhan, melakukan pekerjaan yang Allah berikan.</p>
<p>Amat keliru jika memikirkan pemberitaan Injil adalah kotbah atau memaksa orang mendengar dan mengaku percaya demi mendapatkan sekotak makanan. Berita Injil disampaikan terlebih dahulu melalui perbuatan, bukan kata-kata. Tuhan Yesus melakukannya dengan menyembuhkan dan memulihkan kehidupan orang-orang, bukan hanya bicara dan bicara.</p>
<p>Saya sangat tersentuh ketika membaca bukunya Franklin Graham, &#8220;Living Beyond The Limits&#8221; (terjemahan Indonesia: Hidup Melampaui Batas-batas, penerbit Nafiri Gabriel, Jakarta). Dia memberi kesaksian tentang bagaimana dirinya serta orang-orang yang setia kepada Tuhan bekerja dalam keadaan yang rusak di Angola, Bosnia, Libanon, dan juga kepada narapidana di penjara. Kehidupan yang rusak dipulihkan oleh Firman Allah, dan bantuan kemanusiaan adalah perangkat-perangkat-Nya. Ibaratnya seperti peralatan medis, semua yang dibutuhkan untuk menolong seorang pasien yang sakit. Peralatan-peralatan itu berguna sekali di tangan seorang dokter, tetapi hanya menimbulkan kesulitan di tangan awam (walau bukan berarti tidak bisa dipakai sama sekali). Yang menyembuhkan adalah dokter, bukan peralatannya. Ia yang tahu apa kegunaan setiap alat, bagaimana memakainya dengan efektif.</p>
<p>Untuk semua kesusahan, Graham membawa Firman Allah dengan perangkat-perangkat yang disiapkan oleh SamaritanÃ¯Â¿Â½s Purse, organisasi pelayanannya. Ia mendirikan atap-atap bagi orang di Bosnia, memberikan seekor sapi yang menolong Panglima Mohammed melalui musim dingin yang sukar. Tetapi semua itu menjadi bagian dari pemberitaan Injil: tindakan pertolongan itulah yang menjadi Injil yang diberitakan. Pertolongan yang dibutuhkan manusia bukan sekedar cara untuk makan hari ini saja, melainkan pemulihan kehidupan secara utuh, secara menyeluruh. Orang harus ditolong untuk melalui masa-masa yang sukar dan menjalani hidup yang baru, yang kekal di dalam Tuhan.</p>
<p>Pemberitaan Injil menjadi usaha pertolongan yang dibutuhkan itu; isinya bukan hanya sekedar membicarakan Firman, melainkan melakukannya. Orang terlebih dahulu melihat apa yang dilakukan, bukan apa yang diucapkan. Memang sangat penting untuk menjaga agar perilaku senantiasa sesuai dengan ucapan, tetapi jika kita tidak bisa menjaga ucapan kita dari kata-kata yang jahat dan kotor, sebaiknya kita tidak berkata apa-apa.</p>
<p>Apakah semua ini hanya perlu dilakukan tanpa suatu arah, tanpa suatu tujuan akhir? Tidak begitu. Perhatikanlah kembali apa yang terjadi setelah Tuhan Yesus naik ke Surga. Ia telah memberikan amanat-Nya untuk memberitakan Injil. Murid-murid diharapkan untuk segera menyebar dan mempersiapkan diri menerima kuasa seperti dijanjikan-Nya. Jadi, begitu Kristus naik, sudah selesai, bukan? Tugas sudah diberikan. Briefing sudah selesai. Sekarang, bubar!</p>
<p>Tetapi, Tuhan tidak berhenti di kenaikan. Ketika murid-murid masih memandang ke langit, ada dua orang berpakaian putih memberi penjelasan penting ini: &#8220;Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.&#8221;</p>
<p>Setelah kenaikan-Nya, ada berita lain yang tak kalah pentingnya: Tuhan akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kenaikan-Nya ke Sorga. TUHAN AKAN DATANG KEMBALI. Ini perlu ditulis dengan huruf besar-besar, agar kita semua ingat. Pemberitaan Injil bukan hanya suatu proses satu arah, seperti yang dilakukan oleh banyak tokoh agama. Mereka semua menuju ke satu titik puncak, setelah itu masuk ke alam surgawi dan tidak pernah kembali lagi. Tetapi, Tuhan Yesus akan datang kembali. Memang kita tidak tahu tentang waktu dan masa, tetapi kita tahu pasti akan kedatangan-Nya.</p>
<p>Pemberitaan Injil mengarahkan orang untuk menghadapi masa itu, saat-saat kedatangan-Nya. Entah kita masih hidup, atau kita sudah mati, kita semua akan bangkit untuk menyongsong-Nya. Pemberitaan Injil bukan sekedar mengajar orang untuk berbalik dari jalan hidup mereka yang menuju kebinasaan, melainkan mempersiapkan orang bertemu dengan Tuhan dalam kemuliaan-Nya. Orang belajar untuk mengenal Tuhan, merasakan kasih karunia Tuhan, agar selanjutnya bisa membagikan kasih itu kepada orang lain. Ini adalah proses yang bertumbuh, sehingga setiap orang dapat menggunakan segala daya dan upayanya untuk menjangkau orang lain, dan akhirnya kelak bersama-sama akan bertemu muka dengan Tuhan.</p>
<p>Karena sifatnya yang menyongsong ini, waktunya terbatas. Pilihannya pun terbatas. Jika seseorang mau menerima Injil Yesus Kristus, dia akan diselamatkan. Jika ia tidak mau menerima, orang ini tidak akan selamat di hadapan Tuhan yang datang kelak. Dan waktunya tidak panjang: mungkin kematian akan lebih dahulu mengambil kesempatan bertobat. Mungkin pula, besok Tuhan datang dan tidak ada lagi kesempatan. Di tengah-tengah bencana dan kesusahan, siapa yang tahu berapa lama lagi waktunya akan habis?</p>
<p>Ketika saat-Nya tiba, bukankah mereka yang masih belum mengenal Dia akan celaka? Karena itu, betapa pentingnya memberitakan Injil. Beritakanlah dengan perbuatan kita pada dunia, beritakanlah dengan kesaksian kita tentang Kristus dalam hidup kita, dan beritakanlah dengan ucapan kita yang menjelaskan kasih karunia-Nya.</p>
<p>Satu hal, sebagai penutup: untuk memberitakan Injil, kita terlebih dahulu harus mengetahui Injil. Kita harus belajar Firman, belajar dengan tekun dan setia. Kalau tidak belajar, apa yang dapat kita sampaikan? Jangan dengarkan orang-orang yang masih sibuk meributkan tentang otoritas Alkitab, atau tentang kritik-kritik Alkitab. Mereka yang meributkan itu tentu tidak akan menerima Alkitab sebagai Firman Allah yang berotoritas yang harus segera diberitakan kepada banyak orang. Kemanusiaan menjadi hal yang terpisah dari Firman, dan ketika kemanusiaan dilaksanakan tanpa Tuhan, keadaannya seperti alat bedah di tangan seorang awam. Bukannya menyembuhkan, sebaliknya bisa mematikan!</p>
<p>Belajar Firman hanya dapat dimulai dengan merendahkan diri di bawah otoritas Allah, tunduk kepada Firman-Nya. Dibutuhkan dedikasi dan komitmen untuk merenungkan Firman, menemukan kebenaran-kebenaran mutlak yang dibutuhkan untuk kehidupan. Kita tidak bisa begitu saja membaca Alkitab lalu mendapatkan semuanya, seperti memungut batu di pinggir jalan. Dan dibutuhkan lebih banyak lagi upaya untuk menjadikan kebenaran-Nya menjadi prinsip yang menghidupi kita, yang terwujud dalam segala perkataan, perbuatan, bahkan pikiran kita. Semua ini adalah proses yang terus menerus, pembaharuan budi yang terus menerus menjadi manusia yang Allah inginkan, serta memberi kehidupan pada dunia.</p>
<p>Kiranya, kita mengerti bahwa kenaikan Tuhan Yesus Kristus adalah awal dari pemberitaan Injil, yang mengajak kita sekalian untuk mengambil bagian di dalamnya.</p>
<p>Terpujilah TUHAN!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/364/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/364/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=364&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/menjadi-saksi-kristus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/mempersiapkan-diri-menjadi-penginjil-pribadi/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/mempersiapkan-diri-menjadi-penginjil-pribadi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 11:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/mempersiapkan-diri-menjadi-penginjil-pribadi/</guid>
		<description><![CDATA[Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi

Telah banyak digunakan dalam usaha mengajak orang percaya untuk terjun ke dalam pekerjaan penginjilan pribadi seperti:

Menegaskan bahwa penginjilan adalah suatu tugas dan perintah dari Tuhan Yesus yang harus dijalankan.
Pembentukan regu-regu yang berlomba-lomba mencari jiwa dengan disediakan hadiah-hadiah bagi regu pemenang.
Diajarkan bahwa usaha mencari jiwa akan menambah pahala di surga.

Bagaimana pendapat saudara? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=363&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi</h2>
<p><!-- start main content --><!-- begin content --></p>
<p class="entry">Telah banyak digunakan dalam usaha mengajak orang percaya untuk terjun ke dalam pekerjaan penginjilan pribadi seperti:</p>
<ul>
<li>Menegaskan bahwa penginjilan adalah suatu tugas dan perintah dari Tuhan Yesus yang harus dijalankan.</li>
<li>Pembentukan regu-regu yang berlomba-lomba mencari jiwa dengan disediakan hadiah-hadiah bagi regu pemenang.</li>
<li>Diajarkan bahwa usaha mencari jiwa akan menambah pahala di surga.</li>
</ul>
<p>Bagaimana pendapat saudara? Tepatkah semua pendorong yang diajukan di atas? &#8230; Tidak! Hanya satu saja yang sesuai dengan Firman Tuhan, yaitu dorongan Kasih. 2Korintus 5 (TL) berbunyi: &#8220;Karena kasih Kristus itu menggerakkan hati kami, &#8230; dan sudah menanggungkan ke atas kami kabar perdamaian itu. Sebab itu kami menjadi utusan bagi pihak Kristus, &#8230;.&#8221; (Lihat ayat 2Korintus 5:14,19,20 TL)</p>
<p>Kalau saudara pergi mencari jiwa-jiwa yang sesat dengan dorongan yang lain dari Kasih Kristus, maka sikap saudara terhadap orang yang dilayani tidak akan sesuai. Tetapi, kalau saudara memberikan cukup waktu dan dengan tenang merenungkan sengsara Yesus pada salib, dan merenungkan keadaan manusia yang belum percaya kepadaNya, pasti dengan segera saudara akan tergerak oleh kasih itu untuk pergi. Siapakah, yang walaupun hanya memiliki sedikit kasih akan dengan sadar membiarkan teman-temannya menuju ke kebinasaan? Tentu, semua akan diajak untuk melarikan diri ke tempat yang aman, bukan?</p>
<p>Apa sebabnya peristiwa penyaliban Yesus harus direnungkan sedalam-dalamnya sebagai penggerak kasih? Apakah hal ini suatu disiplin psikologis untuk membangkitkan perasaan &#8230;? Tidak! Perasaan hanya akan bertahan sesaat saja, lalu menghilang. Pengetahuanlah yang akan bertahan lama sebagai pembangkit Kasih. Sebabnya dapat kita lihat dalam ayat yang berikut ini. &#8220;Karena kasih Kristus itu menggerakkan kami &#8230; sebab kami yakin Seorang telah mati karena orang sekalian, &#8230;&#8221; (2Korintus 5:14 TL)</p>
<p>Demikianlah hubungan antara pengetahuan (&#8220;yakin&#8221;) dan penggerak kasih. Dan pengetahuan itu tidak akan datang melalui khayal, melainkan telah disediakan bagi saudara di dalam Alkitab. Selidikilah nats-nats dasar dalam pelajaran ini, yakni 2Korintus 5:11-20. Nats itu merupakan dasar pengetahuan saudara mengenai rencana Allah dan peranan saudara dalam pemberitaan Injil Yesus. Kiranya dengan merenungkannya, saudara akan tergerak untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan Yesus, Juruselamat saudara.</p>
<p>Tetapi Tuhan Allah tidak akan memberikan tugas tersebut tanpa adanya kerelaan dari saudara sendiri. Panggilan terhadap nabi Yesaya merupakan contoh baik dari sikap terhadap panggilan Allah itu. Allah bertanya: &#8220;&#8230; siapakah akan menjadi utusan-Ku? Maka jawabku: Bahwa aku ini hamba-Mu, suruhkanlah aku!&#8221; (Yesaya 6:8 TL)</p>
<p><strong>A. KEINSYAFAN AKAN RENCANA ALLAH BAGI SAUDARA</strong></p>
<ul>
<li>Keadaan manusia yang belum percaya kepada Yesus.Manusia berkeadaan &#8220;mati dalam dosa&#8221; (Efesus 2:1). Arti dari ucapan itu dapat saudara lihat dalam Yesaya 59:2, yaitu bahwa dosa telah menceraikan manusia dari pada Allah. Dengan kata lain, manusia dalam keadaan TERPISAH DARI ALLAH yang adalah sumber kehidupan satu- satunya.
<p>Yesus melukiskan keadaan itu dalam Injil Yohanes pasal 15. Dalam perumpamaan &#8220;Pokok Anggur yang Benar&#8221; itu terlihat bilamana seseorang mempunyai hubungan dengan Yesus, barulah ia memiliki hidup. Kalau hubungan tersebut putus, ia menjadi kering serta tidak berguna bagi pemilik kebun (bandingkan 1Yohanes 5:11,12).</p>
<p>a. Beberapa sifat dan sikap manusia Tentu saja manusia yang berada di luar persekutuan dengan Allah memiliki sifat-sifat dan kelakuan-kelakuan yang najis; dan tentu juga bahwa Tuhan Allah akan menentukan beberapa batas kesanggupan bagi mereka. Sebagai perincian dari sifat-sifat tersebut perhatikanlah pernyataan-pernyataan Tuhan yang berikut. Dan bila saudara belum melihat persesuaian antara penjelasan ini dengan pengalaman saudara dalam pergaulan sehari-hari periksalah diri saudara. Mungkin saudara masih mempunyai cita-cita dan sentimen-sentimen yang mengelabuhi pengertian saudara yang seharusnya.</p>
<p>1) Orang berdosa gemar melakukan yang jahat.<br />
Mereka memberontak, melanggar setiap pernyataan dan kehendak Allah; malah mereka demikian bermusuhan dengan Allah, sehingga sering membenci orang-orang yang memihak Yesus (Efesus 2:1-3; Matius 10:16-24; Yohanes 15:18-21).</p>
<p>2) Mereka belum mempunyai panca indra rohani.<br />
Mereka tidak dapat melihat ataupun mengerti perkara-perkara rohani (Yohanes 3:3, 1Korintus 2:14) sehingga Injil Yesus merupakan suatu kebodohan kepadanya (1Korintus 1:23). Si Iblis telah turut terlibat dalam hal ini membuat pemikiran mereka lebih kacau lagi (2Korintus 4:4), tetapi manusia tetap menganggap dirinya cerdas (Roma 1:22). Karena mereka memiliki hati yang bejat dan kehendak yang telah menyeleweng, orang-orang berdosa lebih menyukai kegelapan tersebut; bahkan menikmatinya sehingga mereka sering menolak sumber terang yang satu-satunya itu, yakni Yesus Kristus (Yohanes 1:4-5, 1:9-11; 3:19-21).</p>
<p>3) Sia-sialah segala usaha, amal dan kebenaran dirinya.<br />
Semua jalan keagamaan yang ditempuhnya ternyata buntu (Efesus 2:8,9, Roma 3:20). Sama seperti nenek moyang kita telah menukarkan Allah yang benar dengan patung-patung berhala buatan tangannya (Roma 1:23), orang-orang berdosa sibuk menciptakan agama yang sesuai dengan keinginannya sendiri. Hai saudara, semua keterangan ini agak berat untuk diterimanya, bukan? Berdoalah sejenak, ucapkanlah terima kasih kepada Yesus yang telah memindahkan saudara keluar dari lumpur kecemaran yang sama dengan orang-orang berdosa yang lain itu. Sungguh hidup baru dalam Yesus itu ringan, tetapi tidak ringan bagi Yesus &#8212; Ia harus disiksa untuk melepaskan saudara dari siksaan yang seharusnya ditanggung oleh saudara.</p>
<p>b. Kasih Allah dinyatakan kepada seluruh manusia Meskipun setiap bagian dari hidup manusia itu merosot serta segala perbuatannya najis, Tuhan tetap menganugerahkan dua pernyataan kasih untuk mendorong manusia kepada kesadaran dan kepercayaan. Selama hubungan dengan Yesus ini belum tercapai, seseorang tidak akan pernah puas bahkan akan tetap gelisah.</p>
<p>Yang pertama, bahwa setiap orang yang belum memperoleh keselamatan dalam Yesus akan merasakan suatu kekosongan dalam dirinya. Kekosongan yang seharusnya menjadi tempat kediaman Roh Yesus. Kekosongan itulah yang telah menggerakkan manusia untuk mencari-cari melalui macam-macam agama, tetapi keagamaan ternyata tidak memberi kepuasan.</p>
<p>Yang kedua, adalah &#8220;hati kecil.&#8221; Fungsi hati kecil menjadi jelas bagi kita dalam Yohanes 16:8. Roh Kudus selalu memakai hati kecil untuk membangunkan kesadaran seseorang bahwa ia telah berbuat dosa. Selain menempelak, suara hati inilah yang akan memeteraikan kebenaran Firman Allah kepadanya supaya ia boleh memperoleh keselamatan. Akan tetapi jikalau tidak ada seorangpun memberitakan Firman itu kepadanya, maka tidak ada bahan yang bersifat kekal untuk disetujui oleh hati kecil itu.</li>
<li>Penyaliban Yesus perlu diberitakan.Kita yang percaya mengetahui bahwa segala sesuatu yang mustahil bagi orang berdosa telah dilaksanakan oleh Yesus. Orang yang najis sekalipun dapat dilepaskan dari hukuman maut melalui iman kepada Yesus Kristus. Yesus telah menggenapkan semua syarat yang dari Tuhan Allah kita. Di dalam Yesus setiap orang dapat memperoleh penebusan dan keselamatan.
<p>Bacalah surat Roma 10:13-15. Jelas bahwa semua usaha dan pekerjaan Yesus pada salib menjadi sia-sia kalau orang berdosa tidak mengetahui tentang jalan kelepasan itu. Jikalau mereka dibiarkan saja meraba-raba dalam dunia yang gelap ini, pastilah mereka akan sesat sampai mati, lalu binasa. Mereka membutuhkan orang lain, yang dapat memegang tangan mereka dan mengantarnya kepada Yesus.</p>
<p>Tetapi siapakah orang itu yang akan memperkenalkan mereka kepada Kristus? Apakah setiap orang layak memangku jabatan yang luhur itu? Bukankah tugas itu sedemikian mulia, sehingga Tuhan hanya memilih petugas-petugas tertentu saja untuk melaksanakannya? &#8230; Tidak demikian, Saudara! Kalau Tuhan harus menunggu orang yang cukup layak dan suci, Injil tidak akan sampai terberitakan. Hanya Yesuslah orang yang layak dan suci. Yesuslah Penebus! Kita hanya alat pemberita saja.</p>
<p>Saudara boleh memberitahukan jalan keselamatan itu. Sebab Tuhan Allah tidak melarang seorangpun dari anak-anak-Nya untuk menikmati sukacita sebagai pemberita Injil. Kita mempunyai contoh yang baik dalam Alkitab. Perhatikan Kisah Para Rasul 8:1-4 (TL). Siapakah orang-orang yang melarikan diri dari kota Yerusalem? Mereka adalah anggota-anggota biasa dari jemaat pertama itu. Perhatikan ayat 1: &#8220;kecuali rasul-rasul saja.&#8221; Siapakah yang memberitakan kabar kesukaan itu? &#8220;sekalian orang yang terpecah-belah itu&#8221; (ayat 4). yang memberitakan Injil Kabar Kesukaan di Yudea dan Samaria adalah semua orang percaya, kecuali petugas-petugas istimewa. Mungkin orang-orang ini sama seperti saudara sendiri. Mereka agak takut juga karena sedang melarikan diri. Tetapi ketakutan tersebut tidak dapat memadamkan berita sukacita yang mengalir dari hati yang penuh semangat.</li>
<li>3. Peranan Roh Kudus dalam pemberitaan Injil.Roh Kudus merupakan kunci pengertian, apakah sebabnya orang-orang biasa juga dapat memberitakan Injil. Kalau pemberita Injil itu tergantung pada kesanggupan dan tenaga si pemberita Injil sendiri, maka hanya sedikit saja yang dapat menjalankannya. Kebanyakan orang merasa tidak mampu untuk belajar dan melatih diri dalam penginjilan sampai merasa cukup lancar.
<p>Tetapi saudara boleh bersyukur kepada Tuhan bahwa tidaklah demikian halnya. Roh Kudus yang mempunyai peranan utama, dan Saudara yang mempunyai peranan pelengkap. Saudara yang pergi, Roh yang melaksanakannya. Yang perlu bagi Saudara hanyalah memberitahukan tentang jalan keselamatan kepada orang yang sesat dan Roh Kudus yang akan bekerja untuk meyakinkan dia. Dan kalau orang itu mau menerima Kristus, Roh Kuduslah yang akan mengerjakan mujizat pembaruan didalam batinnya. Dalam penginjilan hanya perlu supaya Injil diberitakan dengan sangat sederhana, serta mengajak orang itu untuk percaya.</li>
</ul>
<p><strong>B. PERSIAPAN ROHANI UNTUK MENJADI PEMBERITA INJIL</strong></p>
<ul>
<li>Saudara harus mengalaminya terlebih dahulu.Dalam mencari jiwa-jiwa, saudara akan menemukan bermacam-macam penyakit rohani. Di kemudian hari, setiap jiwa yang saudara telah perkenalkan kepada Yesus Kristus akan menghadapi bermacam-macam pencobaan dan rintangan yang lain lagi. Orang buta tidak dapat menolong orang buta (Lukas 6:39). Jadi saudara sendirilah yang harus memanfaatkan segala janji Allah dalam hidup saudara. Saudara harus berkemenangan supaya saudara dapat dengan tegas menawarkan pertolongan Yesus kepada orang lain.
<p>Beberapa pemberian rahmat Yesus yang saudara perlu alami adalah:</p>
<p>a. Kelahiran baru<br />
Kalau saudara sendiri belum diselamatkan menjadi Anak Allah, saudara perlu dilayani, bukan melayani. Kalau kelahiran baru belum saudara alami, betapa baiknya untuk menerima Yesus sekarang karena tak mungkin saudara selamat tanpa pembaharuan itu (Yohanes 3:3,5; 1:12).</p>
<p>b. Kepastian selamat<br />
Apakah saudara telah mendapatkan kepastian bahwa dosa-dosa saudara telah diampuni dan bahwa saudara telah memiliki tempat di sorga? Kepastian yang mutlak hanya diperoleh melalui Firman Allah. Kalau Tuhan mengatakan bahwa saudara telah selamat tentu saudara telah selamat (1Yohanes 5:13; Yohanes 5:24; Yohanes 1:12; 1Petrus 2:24). Si iblis akan menertawakan segala dasar kepastian yang lain karena dasar-dasar yang lain itu hanyalah khayalan belaka.</p>
<p>c. Kemenangan terhadap godaan<br />
Saudara telah disuruh supaya hidup dengan suci serta sempurna (Matius 5:8; 5:48; Roma 6:6). Iblis akan mengusahakan kelakuan yang bukan-bukan dengan maksud menodai dan meniadakan kesaksian saudara. Tetapi Iblis itu ompong, ia hanya dapat mengaum saja. Ia tidak berdaya lagi, karena giginya telah tercabut pada salib (1Yohanes 3:8b; Roma 6:14). Melalui iman terimalah segala rahmat kemenangan yang telah disediakan Yesus (1Korintus 15:57; 10:13; Filipi 4:13).</p>
<p>d. Persekutuan dan persaudaraan dalam kasih<br />
Yesus tidak bermaksud supaya saudara hidup dan bertahan seorang diri. Ia telah merencanakan suatu lingkungan khusus demi pertumbuhan iman saudara. Persekutuan itu menggantikan segala kerugian di dunia luar (Markus 10:29,30). Persekutuan dengan Yesus sendiri melalui doa dan Alkitab, dan persekutuan kasih dengan saudara-saudara seiman menjadi sumber penyegaran dan penghiburan bagi saudara dalam dunia yang kering ini.</li>
<li>Dipersenjatai oleh Roh Yesus.Bersediakah saudara dilengkapi untuk pekerjaan penginjilan pribadi? Roh Kudus menunggu untuk memberikan pertolongan-Nya atas dasar kerelaan dan ketaatan saudara. Fungsi utama Roh ialah untuk memasyhurkan nama Yesus. Jadi Roh itu hanya memberikan kuasa kepada seseorang yang &#8220;rela&#8221; dan &#8220;taat&#8221; memberitakan Injil.
<p>a. Kuasa sebagai saksi<br />
Apakah saudara merasa tidak sanggup meyakinkan orang-orang lain? Sebenarnya hal &#8220;meyakinkan&#8221; bukanlah urusan saudara melainkan peranan Roh Allah. Menurut janji-janji dalam Firman Tuhan (Kisah Para Rasul 1:8; 2;38-39), saudara dapat diurapi dengan kuasa. Kuasa itu bukanlah sesuatu yang harus saudara tunggu-tunggu seperti rasul Petrus dan rasul Thomas. Mereka disuruh menunggu sampai pada waktunya Roh itu datang, yaitu sampai hari Pentakosta. Pada hari Pentakosta Roh Kudus yang bukan dari dunia, datang menetap di dunia. Sekarang Roh itu ada beserta kita setiap saat. Apalagi Ia telah mendiami anak-anak Allah, dan menunggu kesempatan untuk menyempurnakan mereka.</p>
<p>Kuasa ilahi adalah sesuatu yang dialami &#8220;sementara berjalan.&#8221; Kuasa itu bukanlah milik saudara yang dapat dipegang-pegang dan dirasa terlebih dahulu, melainkan mempunyai maksud tertentu: &#8220;kuasa dalam bersaksi&#8221; yang tidak terlihat jelas terpisah dari aktivitas pemberitaan Injil. Kuasa itu bukan bagi saudara melainkan bagi kemuliaan Kristus.</p>
<p>b. Pedang Roh<br />
Hanya satu senjata yang diberikan kepada orang-orang percaya untuk menyerang, yaitu Alkitab. Tidak perlu saudara menunggu untuk diperlengkapi dengan Firman Tuhan. Ambil saja dan pakailah!</p>
<p>c. Perlengkapan rohani<br />
Paulus pernah melukiskan perlengkapan rohani yang diperuntukkan bagi kita sebagai persenjataan (Efesus 6:10-20). Perlengkapan ini boleh juga dilukiskan sebagai buah-buah Roh (Galatia 5:22,23; Yohanes 15:1-7). Tujuan Roh Kudus adalah untuk menimbulkan dalam kehidupan seseorang buah-buah rohani yang sesuai dengan pemberitaannya. Kalau orang luar melihat Injil yang saudara beritakan itu terwujud dan diperlihatkan dalam kelakuan saudara sehari-hari, pastilah keyakinannya akan bertambah mengenai kebenaran Injil itu. Roh Kudus menginginkan dua jalan bagi pemberitaan Yesus, yaitu: melalui bibir dan melalui kesucian hidup &#8212; dalam sifat, sikap dan kehidupan saudara yang melawan segala anak panah iblis itu.</li>
</ul>
<p><strong>C. DISIPLIN ROHANI SEHARI-HARI</strong></p>
<p>Hanya sejauh mana saudara menyediakan diri untuk diperlengkapi, sejauh itu pula Roh Kudus dapat bekerja di dalam diri saudara. Anak- anak Allah yang biasa menginjili telah mengalami bahwa hal-hal yang berikut perlu dilakukan sebagai langkah-langkah penyerahan rohani.</p>
<ul>
<li>Menyelidiki Firman Allah.<br />
Secara teratur dan terus menerus. Jangan hanya membaca saja, melainkan renungkan dan bandingkanlah nats dengan nats sampai ajaran-ajaran pokok meresap dan menjadi darah daging saudara (1Petrus 2:2; Mazmur 119:11-18).</li>
<li>Menghafal ayat-ayat.<br />
Roh Kudus akan bekerja dalam batas pengetahuan saudara tentang Firman Tuhan. Dalam hal ini saudara seumpama sebuah komputer di mana segala sesuatu yang telah tersimpan di dalamnya dapat diambil kembali oleh Roh Kudus untuk dipergunakan. Makin banyak ayat yang telah terhafalkan, berarti makin banyak pula ayat yang dimiliki oleh Roh Kudus sebagai persediaan dalam penginjilan. Menghafal merupakan hal yang penting sekali supaya saudara selalu dapat mengingat kembali letaknya suatu keterangan dari Firman Tuhan.</li>
<li>Berdoa.<br />
Berikanlah waktu-waktu tertentu pada setiap hari untuk bersekutu dengan Tuhan melalui doa. Jangan terburu-buru, melainkan dalam waktu yang tenang supaya Tuhan berkesempatan berbisik kepada saudara mengenai tugas-tugas yang akan dilaksanakan dan rintangan-rintangan pribadi yang harus diserahkan. Buatlah suatu daftar pokok doa yang penting yang perlu didoakan setiap hari.</li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/363/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/363/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=363&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/mempersiapkan-diri-menjadi-penginjil-pribadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasih Tuhan untuk Dunia</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kasih-tuhan-untuk-dunia/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kasih-tuhan-untuk-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:54:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kasih-tuhan-untuk-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[Kasih Tuhan untuk Dunia
      

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Agama Yahudi adalah akar dari Kekristenan, tetapi kita semua tahu bahwa Agama Yahudi eksklusif bagi bangsa Yahudi demikian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=273&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Kasih Tuhan untuk Dunia</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Yohanes 3:16</strong><br />
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.</p>
<p>Agama Yahudi adalah akar dari Kekristenan, tetapi kita semua tahu bahwa Agama Yahudi eksklusif bagi bangsa Yahudi demikian juga bangsa Yahudi adalah bangsa yang bersikap eksklusif karena mereka adalah The Chosen People. Tuhan adalah yang mempunyai alam semesta sehingga bangsa-bangsa lainpun kemudian diizinkan mempeloleh keselamatan dariNya melalui Yesus Kristus. Kita telah melihat karya agungNya bahwa penyembahan dan ibadah kita di bumi sekarang seperti penyembahan di surga dimana orang-orang dari banyak bangsa, suku dan bahasa menyanyi kepada Yesus dihadapan Tahta Allah.</p>
<p><strong>Wahyu 7, 9-10</strong> :<br />
Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan suara nyaring mereka berseru: &#8220;Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!&#8221;</p>
<p><strong>INJIL DAN SEJARAH:</strong></p>
<p>Tokoh sejarah Iskandar Agung (356-323 SM) dari Makedonia, atau Alexander the Great, atau di kalangan muslim dan melayu sebagian menyebutnya dengan nama Iskandar Zulkarnain. Adalah salah satu tokoh terhebat yang pernah hidup, tetapi mati muda, telah menaklukkan tiga benua, Eropa, Afrika dan Asia. Di Afrika, Alexander menaklukkan Mesir sehingga menubuhkan kota Alexandria atau dalam bahasa Arabnya, Iskandariah. Di benua Asia, dia menaklukkan Iran sampai ke India. Pada tahun 332SM Alexander datang ke Yerusalem. Terhadap semua daerah jajahannya Alexander mempersatukannya dengan membuat Koine Dialek, (Istilah koine itu berarti umum); jadi Koine Yunani berarti bahasa Yunani yang berlaku untuk umum untuk masyarakat luas. Sebelum Alexander berkuasa, bahasa Yunani merupakan campuran dari sejumlah dialek atau bahasa daerah. Ketika Alexander berkuasa, ia berupaya agar bahasa Yunani itu menjadi bahasa yang digunakan untuk umum atau masyarakat luas. Pada masa penjajahannya Alexander juga membangun infrastruktur dengan pembangunan jalan-jalan yang menghubungkan daerah satu dengan yang lain pada wilayah jajahannya, dan kemudian ratusan tahun kemudian memberikan kemudahan bagi para Rasul untuk memulai mengabarkan Injil, tentu saja kita boleh memandang hal ini sebagai kemudahan karena Para Rasul tidak perlu &#8220;babat alas&#8221;, dan dengan mudah melalui jalan-jalan yang sebelumnya telah dirintis mulai dari masa pemerintahan Alexander Agung itu.</p>
<p>Mengapa Alexander begitu hebat, perlu diingat bahwa dia adalah anak didik dari seorang Filsuf dan Ilmuwan terkemuka Yunani yaitu Aristoteles (384-322 SM). Bisa diartikan pikiran yang ada di otak Alexander adalah buah pikir dari Aristoteles. Tuhan memberi hikmah kepada mereka untuk menciptakan, mengeksplorasi dan menyebarkan Ilmu-ilmu, Budaya, Seni, Olah raga, Tata Bahasa, Kesusastraan, dan lain-lain. Dari situ kita bisa menangkap sebuah maksud, mengapa Allah mengizinkan bangsa-bangsa kafir menjajah umat pilihan Allah itu, atau dalam pemikiran yang lebih sederhana, kita bisa melihat bahwa hal tersebut mungkin diijinkan Allah untuk mempersiapkan kedatangan Kristus ke dunia, hingga demikianlah jalannya. Taurat yang sifatnya eksklusif itu akan sulit untuk ditransferkan ke bangsa lain selain Yahudi. Perlu sebuah bahasa diluar bahasa orang Yahudi untuk mengabarkan Injil Yesus.</p>
<p>Pemahaman diatas memberikan kita satu jawaban mengapa Perjanjian Baru dalam Alkitab kita yang asli adalah ditulis dalam bahasa Yunani. Banyak kalangan non-Kristen mempertanyakan hal ini, mengapa Injil tidak ditulis dalam bahasa Ibrani atau bahasa Aram, bahasa sehari-harinya Yesus?. Pada waktu itu bahasa Yunani adalah bahasa pergaulan, terutama di kalangan kaum terpelajar, sering digunakan oleh orang Yahudi pendatang sebagai bahasa pergaulan di Timur Dekat; pada umumnya Yahudi pendatang berbahasa Yunani ini mengunjungi Yerusalem untuk perdagangan dan berziarah ke Bait Allah. Pada masa itu pula naskah-naskah Perjanjian Lama berbahasa Ibrani (Tanakh Ibrani) diterjemahkan kedalam bahasa Yunani yang dikenal dengan Septuagi2nta. Selanjutnya dengan datangnya Bangsa Romawi pada tahun 63SM tambah lagi satu bahasa di wilayah itu yaitu bahasa Latin.</p>
<p>Pada masa Perjanjian Baru ditulis, koine Yunani sudah menjadi bahasa yang digunakan secara luas oleh bangsa Israel. Perjanjian Baru yang tertulis dalam Koine Yunani menandakan bahwa Yesus bukan milik bangsa Yahudi saja. Seiring bertambahnya waktu dan berkembangnya jaman, karya dari para-rasul yang mengemban secara teguh Amanat Agung Yesus Kristus agar berita Injil dapat dinikmati semua bangsa. Bahasa Yunani adalah bahasa yang sangat representatif untuk menyampaikan Firman Allah, salah satu contohnya : ada kata agape, filia, eros dan storge, yang semuanya diterjemahkan dengan kata &#8220;love&#8221; (Inggris) dan &#8220;kasih&#8221; (Indonesia). Hanya kata Yunani yang bisa menggambarkan Kasih Allah secara tepat yaitu AGAPE.</p>
<p>Alkitab kemudian diterjemahkan kedalam berbagai macam bahasa termasuk bahasa Indonesia, bahkan bahasa daerah-daerah. Mengapa Alkitab diterjemahkan ke berbagai bahasa?. Karena berita keselamatan itu lebih effektif disampaikan lewat bahasa yang bersangkutan, daripada mereka harus mempelajari bahasa aslinya dulu untuk mengenal Yesus. Tentu, bagi yang ingin mempunyai dan mempelajari Bahasa Asli Alkitab, baik Ibrani maupun Yunani, kesempatan tersebut dapat diperoleh bagi semua orang yang mau. Tetapi INJIL menekankan cakupan universal &#8211; bahwa Yesus datang untuk membawa keselamatan bagi semua orang, baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi (semua bangsa).</p>
<p><strong>YESUS BUKAN HANYA UNTUK DOMBA-DOMBA ISRAEL:</strong></p>
<p>Kekristenan kita ini seringkali mendapat serangan-serangan dengan mencuplik ayat Alkitab sendiri :</p>
<p><strong>Matius 15:24 :</strong><br />
&#8220;Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel&#8221; Benarkah demikian?, Karena ayat tsb tidak berdiri sendirian, dan untuk memahaminya harus kita baca dan dipelajari pada keseluruhan ayat-ayat dalam satu perikopnya sbb :</p>
<p><strong>Perempuan Kanaan yang percaya (Matius 15:21-28 ) </strong></p>
<p><strong>Matius 15:21</strong><br />
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.</p>
<p><strong>Matius 15:22</strong><br />
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: &#8220;Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.&#8221;</p>
<p><strong>Matius 15:23</strong><br />
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: &#8220;Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.&#8221;</p>
<p><strong>Matius 15:24</strong><br />
Jawab Yesus: &#8220;Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel&#8221;</p>
<p><strong>Matius 15:25</strong><br />
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: &#8220;Tuhan, tolonglah aku.&#8221;</p>
<p><strong>Matius 15:26</strong><br />
Tetapi Yesus menjawab: &#8220;Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.&#8221;</p>
<p><strong>Matius 15:27</strong><br />
Kata perempuan itu: &#8220;Benar T2uhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.&#8221;</p>
<p><strong>Matius 15:28</strong><br />
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: &#8220;Hai Ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.&#8221; Dan seketika itu juga anaknya sembuh.</p>
<p>Ayat 24 Seringkali diklaim oleh orang-orang di luar Kristus sebagai suatu pernyataan yang rasialis. Padahal justru sebaliknya ada pengajaran yang sangat berharga bisa dipetik dari kisah itu. Yesus kala itu berada didalam lingkungan masyarakat yang memiliki pola pikir bahwa orang-orang Yahudi adalah umat pilihan Allah; sedangkan bangsa lain tidak berhak menerima berkat Allah. Bangsa lain lebih rendah dan sebagainya. Yesus menjawab &#8220;Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel&#8221;. Hal ini adalah untuk menguji iman perempuan tersebut dan bahkan lebih jauh lagi Yesus mengucapkan kata-kata yang kedengarannya &#8220;kasar&#8221; sekali yaitu &#8220;anjing&#8221;. Mengapa Yesus menggunakan kata &#8220;anjing&#8221; dalam kasus tersebut? Karena memang orang-orang Yahudi menganggap orang-orang Kanaan rendah dan menyebut orang-orang Kanaan &#8220;anjing&#8221;. Dan Yesus &#8220;sengaja&#8221; mengangkat topik ini.</p>
<p>Satu hal yang kita harus perhatikan dalam kisah ini adalah bahwa Yesus telah menyembuhkan begitu banyak orang tetapi tidak semuanya memiliki IMAN seperti perempuan Kanaan ini, yang justru dari kalangan yang terhina dengan sebutan &#8220;anjing&#8221;. Bukan itu saja perempuan Kanaan tidak merasa tersinggung dan bahkan mempunyai keberanian untuk tetap memohon; ayat 27 Kata perempuan itu: &#8220;Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.&#8221;</p>
<p>Perempuan Kanaan itu tetap dengan berani memohon agar anak perempuannya disembuhkan oleh Yesus, luar biasa. Ia mengatakan bahwa ia tidak meminta apa yang diperuntukkan bagi orang Israel tetapi ia hanya meminta yang layak ia dapatkan, yakni remah-remahnya. Di sini kita meliha108agaimana besar imannya, karena ia tidak memaksakan kehendaknya tetapi ia benar-benar memfokuskan permohonnya kepada belas-kasihan dari Yesus. Ia tetap menganggap suatu anugerah walaupun dia hanya mendapatkan remah-remah, sesuatu yang tidak lagi dihargai orang lain.</p>
<p>Pelajaran besar yang diambil dari iman perempuan Kanaan itu bahwa dia tidak goyah ketika Yesus menjawab &#8220;tidak patutlah mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.&#8221;, dia balik menjawab dengan keberanian yang luar biasa &#8220;bahwa anjing yang berada di bawah meja itu makan remah-remah roti yang jatuh&#8221;. Seorang perempuan dari kalangan kafir dan seorang dari warga kelas dua, keprihatinannya terhadap anak perempuannya telah membuat dia berani menembus batas-batas budaya, tradisi dan gender dengan ketabahan dan keberanian. Inilah yang kemudian membuat Tuhan Yesus menjadi kagum.</p>
<p>Dalam kejadian itu, terbukti bahwa pelayanan Yesuspun menembus batas-batas kebiasan eksklusifitas Yahudi, Perempuan Kanaan itupun mendapat belas-kasihan dari Yesus. Perempuan ini telah datang pada alamat yang tepat, dia memiliki sikap yang benar, dan mendapatkan anugerah-Nya yang telah terbukti mendobrak pola pikir rasialis bangsa Yahudi masa itu. Yesus berkata &#8220;Hai Ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.&#8221; Dan seketika itu juga anaknya sembuh. Yesus telah dibuat kagum oleh iman dan kesederhanaan pola pikir dari perempuan Kanaan itu. Pujian semacam ini sangat jarang diucapkan oleh Yesus!</p>
<p><strong>INJIL UNTUK SEMUA BANGSA :</strong></p>
<p><strong>Matius 10:5-6</strong><br />
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: &#8220;Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria2, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.</p>
<p>Ayat juga tersebut sering diklaim oleh kalangan non-Kristen, bahwa Injil hanya diperuntukkan bagi orang-orang Israel saja. Tetapi harus dipahami bahwa hal tersebut adalah merupakan perintah yang sifatnya temporary yang diperuntukkan ketika murid-murid Yesus melaksanakan awal-awal penginjilan. Bahwa Pengabaran Injil mempunyai tahapan-tahapan, mulai dari lingkungannya (orang-orang Yahudi), kemudian orang-orang di Yudea, Samaria, kemudian terus berjalan keluar, menyebar ke bangsa-bangsa lain (Kitab Kisah Para Rasul menuliskan perjalanan mereka mengabarkan Injil Yesus kepada bangsa-bangsa), Hal tersebut sesuai Amanat Agung Yesus Kristus :</p>
<p><strong>Matius 28:19-20</strong><br />
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&#8221;</p>
<p>Terlebih jauh lagi pada Kitab Kisah Para Rasul lebih jelas lagi tahapan-tahapannya bahwa pelayanan dimulai dari Yudea kemudian Samaria bahkan sampai ke ujung bumi.</p>
<p><strong>Kisah Para Rasul 1:7-8</strong><br />
menuliskan, JawabNya: &#8220;Engkau 2tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasaNya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.&#8221;</p>
<p>Yudea dan Samaria adalah langkah yang harus dilewati untuk kemudian sampai ke ujung-ujung bumi. Waktu murid-murid Yesus melangkah ke bangsa-bangsa, tentunya Yudea dan Samaria itu menjadi tanggung-jawab terlebih dahulu. Bagaimana mengukur keberhasilan mereka menjadi berkat bagi bangsa-bangsa adalah sangat tergantung kepada keberhasilan mereka melayani di wilayah Yudea dan Samaria. Kemudian dengan jelas pula kita baca dalam ayat dibawah ini :</p>
<p><strong>Kisah Para Rasul 16:10</strong><br />
Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.</p>
<p>Yesus memerintahkan murid-muridnya untuk keluar dari lingkup Israel dan mengabarkan Injil kepada bangsa-bangsa lain. Rasul Paulus dikenal sebagai Rasul yang banyak melakukan terobosan-terobosan sehingga Injil bisa diterima oleh segala macam lapisan, orang Yahudi, non Yahudi dan bangsa-bangsa lain.</p>
<p>Yesus yang universal, artinya Karya Agung Keselamatan dan berkat Kehidupan Kekal dari Tuhan Yesus Kristus diperuntukkan kepada semua orang dan tidak dapat dibatasi oleh dinding-dinding suatu negara, suku bangsa, ras dan budaya. Untuk itulah Dia datang. Dan semua orang dapat menikmati kasihNya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/273/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/273/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=273&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/kasih-tuhan-untuk-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internet, Indonesia, Injil</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/internet-indonesia-injil/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/internet-indonesia-injil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 08:54:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/internet-indonesia-injil/</guid>
		<description><![CDATA[Internet, Indonesia, Injil
      

Beberapa waktu yang lalu penulis dan istri singgah di sebuah kedai dan mulai membaca sebuah majalah yang disediakan oleh kedai tersebut. Di dalamnya ada sebuah artikel sekuler yang membahas tentang pertumbuhan internet di Indonesia; melaluinya kami sedikit belajar mengenai berbagai problema, tantangan dan prospek dari sesuatu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=272&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title">Internet, Indonesia, Injil</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu penulis dan istri singgah di sebuah kedai dan mulai membaca sebuah majalah yang disediakan oleh kedai tersebut. Di dalamnya ada sebuah artikel sekuler yang membahas tentang pertumbuhan internet di Indonesia; melaluinya kami sedikit belajar mengenai berbagai problema, tantangan dan prospek dari sesuatu yang masih tergolong dalam pertumbuhan awal ini. Tanpa disadari kami mulai berdiskusi, bahkan berdebat mengenai potensi dan dampak internet bagi kemuliaan-Nya. Percakapan ini membawa kami kepada sesuatu pemikiran yang hendak kami bagikan bagi sesama umat percaya.</p>
<p>Diperkirakan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)1 bahwa di akhir 2004, jumlah pengguna internet (internet users) di Indonesia akan berkisar di sekitar 12 juta orang. Bilamana 10% dari jumlah ini adalah umat Kristen (Christian Internet Users), maka ada 1,2 juta pengguna internet kristiani. Dan, bilamana hanya ada 10% dari jumlah ini yang gemar mengunjungi situs-situs kristiani, maka akan ada sekitar 120,000 orang di Indonesia yang mengunjungi situs-situs kristiani secara aktif (cat.: Perhitungan ini adalah prakiraan kasar).</p>
<p>Salah satu pertanyaan yang timbul adalah sampai berapa jauh dampak sarana internet di dalam membantu pertumbuhan rohani umat Kristen di Indonesia? Jawaban pertanyaan ini dapat ditarik dari renungan berikut :</p>
<p>Prakiraan kasar memperkirakan ada hanya sekitar 120,000 orang yang sudah terjangkau melalui sarana-sarana kristiani. Jadi, dampak dari sarana internet adalah masih sungguh amat kecil secara kwantitas. Tetapi, bukankah ini juga berarti bahwa lahan pelayanan bagi umat Kristen Indonesia melalui sarana internet masih sungguh teramat luas? Malah, boleh dibayangkan ini adalah sesuatu yang maha besar. 12 juta pengguna internet di Indonesia (2004) adalah lebih besar daripada penduduk Jakarta. Ini bukan hanya sesuatu komunitas kecil. Tetapi, apakah target kita hanya untuk mencapai 12 juta ini? Bukankah 220 juta, bahkan 6.5 milyar orang adalah sesuatu sasaran yang lebih tepat?</p>
<p>Dapat disimpulkan tidak diperlukan “persaingan” (competition) di antara situs-situs Kristen, malah dibutuhkan bahu-membahu antara kita sekalian.</p>
<p>Kita harus siap untuk penuaian yang besar. Internet dan sarana-sarana media yang lain (lisan, cetak, tv, radio, sms, telephony, audio/video streaming dll.) masih dan akan terus berkembang dengan pesat di Indonesia. Pengguna internet di Indonesia berjumlah 4,5 juta di tahun 2002, 8 juta di 2003 dan diperkirakan 12 juta di 2004. Media tumbuh; apakah umat Kristen siap menuai berkat yang akan diberikan Tuhan melalui ini?</p>
<p>Adalah sesuatu yang tidak mungkin untuk mencapai 220 juta orang dengan hanya melalui sarana internet. Akan dibutuhkan kerja sama dengan cetak, tv, radio dll. Internet hanya salah satu wadah yang akan dipakai. Diperlukan kerendahan hati dan penandasan bahwa sarana-sarana media inipun bukanlah segala-galanya; Roh Kudus sendiri dapat menjangkau setiap jiwa yang haus pada-Nya. Tetapi, kita perlu menyadari akan potensi dari media untuk mengisi setiap hati yang mencari dan rindu kepada-Nya.</p>
<p>Perlu disadari bahwa penggunaan sarana internet atau sarana media apapun bukan sekedar menciptakan suatu situs/fitur dengan tekhnologi yang paling mutakhir. Tujuan kita bukan hiburan (Entertainment). Kita di sini hanyalah untuk melakukan kehendak-Nya dan menyenangkan hati-Nya. Jadi, semua fitur, baik mutakhir atau tidak, hanyalah untuk kepentingan Tuhan.</p>
<p>Ada begitu banyak yang perlu dilakukan. Kita semua membutuhkan hikmat dari-Nya sebagai Kepala dari Tubuh Kristus. Organisasi, asosiasi, group dan perkumpulan internet dalam bentuk apapun akan menjadi sia-sia bilamana setiap webmaster atau pengawas tidak mendapatkan inspirasi langsung dari Roh Kudus dan tidak taat akan perintahNya dalam arah, visi dan misi dari sebuah situs/portal.</p>
<p>Peringatan: Tidak perlu &#8216;menyontek&#8217; misi dari situs lain. Setiap dari situs/portal mempunyai fungsi masing-masing. Tentunya, sering kali ada hal-hal yang kelihatannya sama. Ini sangat normal; ada 2 tangan di setiap tubuh. Tetapi, sungguh amat penting untuk berdoa, berdoa dan berdoalah supaya Hikmat-Nya yang tak terhingga akan memberi arahan, inspirasi bahkan urapan untuk mencipta (&#8216;guidance, inspiration and anointing to create&#8217;) kepada kita masing-masing.</p>
<p>Sasaran dari pelayanan internet bukanlah sebagai pengganti waktu dari renungan atau waktu teduh. Hubungan pribadi kita dengan Yesus Kristus adalah yang terpenting</p>
<p>Internet adalah suatu bejana untuk membantu setiap umat Kristen Indonesia untuk melakukan kehendak Bapa dan menyenangkan hati Yesus. Kami percaya bahwa ini adalah tujuan dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org dan juga, setiap situs-situs Kristiani lain.</p>
<p>Tuhan menyertai dan memberkati. SOLI DEO GLORIA.</p>
<p><em><br />
</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/272/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/272/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/272/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/272/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/272/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=272&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/internet-indonesia-injil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>