<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Minggu HKBP Taman Mini &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://hkbp.wordpress.com/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hkbp.wordpress.com</link>
	<description>Give The Best For GOD</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jan 2008 05:03:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hkbp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/742913894b0781f1638ee93983ee8ed7?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sekolah Minggu HKBP Taman Mini &#187; Renungan</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hkbp.wordpress.com/osd.xml" title="Sekolah Minggu HKBP Taman Mini" />
		<item>
		<title>Antara Usaha Dan Anugerah</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/06/12/antara-usaha-dan-anugerah-3/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/06/12/antara-usaha-dan-anugerah-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 04:50:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/06/12/antara-usaha-dan-anugerah-3/</guid>
		<description><![CDATA[ Antara Usaha Dan Anugerah
      

Alkisah, ada seorang anak manusia yang sedang bergumul dengan Sang Penciptanya. &#8220;Tuhan&#8221;, seru anak manusia itu. &#8220;Mengapa Engkau begitu jauh? Mengapa aku Kau buang di bumi ini?&#8221; Tidak ada jawaban.
&#8220;Aku ingin bertemu denganMu, ya Allahku.&#8221; kata anak manusia itu. Aku tahu dari nenek moyangku, bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=445&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 class="page-title"> Antara Usaha Dan Anugerah</h2>
<p><!-- start main content -->      <!-- begin content --><strong><br />
</strong></p>
<p>Alkisah, ada seorang anak manusia yang sedang bergumul dengan Sang Penciptanya. &#8220;Tuhan&#8221;, seru anak manusia itu. &#8220;Mengapa Engkau begitu jauh? Mengapa aku Kau buang di bumi ini?&#8221; Tidak ada jawaban.</p>
<p>&#8220;Aku ingin bertemu denganMu, ya Allahku.&#8221; kata anak manusia itu. Aku tahu dari nenek moyangku, bahwa Engkau bertahta di atas langit.&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku akan berusaha melintasi langit itu, agar aku bisa bertemu denganMu!&#8221; Lalu ia membuat sepasang sayap besar yang terbuat dari kerangka kayu, dilapisi oleh bulu-bulu burung elang yang besar, diikat secara tersusun rapi, layaknya sayap seekor burung.</p>
<p>Setelah beberapa bulan mengerjakan sayap ini, dan selesai, ia membawa sayap buatannya ke puncak tebing yang paling tinggi, memasang sayap tersebut ke tubuhnya, dan mengepak-ngepakan sayapnya, layaknya seekor burung. Ia melompat dan berhasil terbang di udara! Ia berkata dalam hatinya, &#8220;Tuhan, aku akan kembali ke rumahMu.&#8221;</p>
<p>Langit begitu luas. setelah beberapa jam anak manusia itu mengepakkan sayap buatannya, ia menjadi lelah. Angin berhembus lebih kencang dan merusakkan sayap buatannya. Ia jatuh dari langit, tanpa daya.</p>
<p>Sebelum ia terhempas ke bumi, ia sempat berkata dalam hatinya, &#8220;Tuhan, aku sudah berusaha dengan sekuat tenagaku. Namun aku gagal. Aku tak bisa bertemu denganMu. Maafkan aku yang sombong ini, Ya Tuhanku.&#8221;</p>
<p>Tiba-tiba dalam hatinya ada suara, &#8220;AnakKu, Kuterima permohonan maafmu. sekarang engkau tahu bahwa semua usahamu sia-sia. Aku mau supaya engkau percaya sepenuhnya padaKu.&#8221;</p>
<p>Ia menjawab, &#8220;Ya Tuhan, sekarang aku percayakan hidupku. Aku berserah penuh kepadaMu.&#8221; Lalu terdengar suara seperti benda jatuh dari langit. Sang anak manusia telah mati.</p>
<p>Tubuhnya memang mati. tetapi jiwa dan rohnya tidak. Ia segera keluar dari tubuhnya yang sudah menjadi mayat, dan melayang ke udara, kembali ke pangkuan Bapa di Sorga.</p>
<p>Saudara-saudariku yang kukasihi dalam Tuhan Yesus, banyak orang mengira bahwa kita dapat kembali ke sorga dengan kekuatan dan usaha kita sendiri. Kita harus mencari pahala sebanyak-banyaknya, dengan tujuan bahwa Allah akan melupakan dosa kita yang besar itu, dan melihat &#8216;jasa&#8217; yang kita lakukan. Ketahuilah, bahwa usaha manusia itu sia-sia, dan hanya Allah saja yang dapat menyelamatkan kita. Dan Ia telah menyelamatkan kita dengan menebus kita dari dosa-dosa dan pelanggaran kita, Ia cuma minta supaya kita percaya kepadaNya.</p>
<p>Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: Jangan ada orang yang memegahkan diri. (Efesus 1:8-9)</p>
<p>Tuhan Yesus memberkati.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/445/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/445/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=445&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/06/12/antara-usaha-dan-anugerah-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penderitaan</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/penderitaan-2/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/penderitaan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 07:35:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/penderitaan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Penderitaan
KITA semua tahu apa itu penderitaan. Kita bahkan mengalaminya. Orang biasa bilang bahwa penderitaan itu seperti bayangan yang selalu ada sepanjang badan. Kadang-kadang bayangan itu di belakang kita sehingga kita tidak menyadari keberadaannya. Tetapi sering juga bayangan itu membentang di depan. Penderitaan menjadi sangat jelas dan mencekam.
Penyebab penderitaan juga macam-macam. Ia datang kepada kita dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=98&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Penderitaan</p>
<p>KITA semua tahu apa itu penderitaan. Kita bahkan mengalaminya. Orang biasa bilang bahwa penderitaan itu seperti bayangan yang selalu ada sepanjang badan. Kadang-kadang bayangan itu di belakang kita sehingga kita tidak menyadari keberadaannya. Tetapi sering juga bayangan itu membentang di depan. Penderitaan menjadi sangat jelas dan mencekam.</p>
<p>Penyebab penderitaan juga macam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita kasihi, musibah seperti bencana alam. Singkatnya ada banyak penyebab penderitaan. Apa pun penyebabnya, penderitaan selalu ada. Ia seperti bayang-bayang yang selalu menyertai hidup. Hanya orang yang sudah meninggal saja yang tidak mengenal dan mengalami penderitaan. Atau mungkin juga orang mati menderita. Kita belum tahu itu, karena kita belum mengalami sendiri.</p>
<p>Minggu-minggu ini umat kristen sedunia memasuki saat-saat perenungan akan penderitaan Kristus dan maknanya bagi mereka. Penderitaan selalu ada. Manusia tidak bisa berbuat lain kecuali menghadapinya. Itu sebabnya adalah penting untuk kita merenungkan makna penderitaan itu. Mungkin kita tidak suka melakukannya. Tetapi karena penderitaan itu merupakan fakta yang tidak terhindarkan, kita harus menerimanya dan menemukan maknanya. Inilah salah satu maksud penetapan perayaan minggu-minggu sengsara alam kalender gerejawi.</p>
<p>Penderitaan perlu dihadapi dan direnungkan. Ini mengandaikan bahwa ada makna positif yang bisa kita petik dari pengalaman penderitaan. Ya, setidak-tidaknya itulah yang dikatakan oleh Henry Ward Becher. Menurut Becher &#8220;menangis itu adalah rahmat&#8221;. Waktu anak kami lahir di negeri Belanda, seorang dokter datang membawa jarum suntik. Dia mengambil darah dari telapak kaki anak kami. Tentu saja si bayi kesakitan. Ia menangis dengan suara keras. Dokter yang merawat dia berkata: &#8220;Gooed&#8230;.. Goed&#8230; doe maar&#8221; (Baik-baik. Menangislah). Sambil memandang kepada saya dia berkata: &#8220;Bayi yang menangis waktu disakiti adalah tanda bahwa bayi itu sehat. Menangis juga perlu agar paru-parunya berkembang&#8221;.</p>
<p>&#8220;Menangis adalah berkat.&#8221; kata Henry Becher. Ini juga berlaku bagi orang dewasa. &#8220;Karena dengan air mata Allah membasuh mata kita agar melihat negeri yang tidak kelihatan, negeri yang tanpa air mata.&#8221; Saya rasa pendapat ini ada benarnya. &#8220;Yesus ada bersama dua orang murid waktu mereka di dalam perjalanan ke Emaus. &#8220;Tetapi ada sesuatu yang menghalang mata mereka sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia&#8221; (Yoh. 24:16). Mereka sangat terpaku pada cara hidup yang lama, pendapat dan pengajaran yang lama tentang hidup, Allah dan kebenaran. Penghayatan mereka tentang hidup bersifat statis dan monoton.</p>
<p>Sesuatu yang menutupi mata mereka itu terangkat, waktu Yesus berbicara kepada mereka begitu rupa sehingga hati mereka berkobar-kobar, mereka sangat tersentuh dan terharu dengan apa yang mereka dengar itu (Yoh. 24:32). Sangat biasa jadi perasaan berkobar-kobar itu membuat mata mereka basah karena air mata. Akibatnya mereka memperoleh pemahaman yang baru mengenai hidup, Allah dan kebenaran. Mereka memperoleh perspektif baru dalam memahami kitab suci. Mata mereka dapat melihat sesuatu yang baru pada apa yang selama ini sudah mereka lihat. Saya kira Becher benar saat ia berkata : &#8220;Menangis adalah berkat karena dengan air mata Allah membasuh mata kita agar melihat negeri yang tidak kelihatan, negeri yang tanpa air mata&#8221;. Artinya dengan memahami penderitaan, pengharapan akan satu perubahan ke arah yang lebih baik makin dilihat sebagai sebuah kebutuhan. Pengharapan akan hidup yang lain dari keadaan sekarang (status quo) bertumbuh di dalam pengalaman penderitaan.</p>
<p>Waktu pemerintah sekarang mengumumkan kenaikan harga BBM, reaksi muncul di mana-mana. Banyak orang yang meminta agar harta para koruptor besar disita oleh pemerintah untuk menanggulangi subsidi BBM, proses pengadilan yang adil kepada para koruptor harus menjadi prioritas pemerintah. Penderitaan ternyata mengajar orang untuk memperbaiki keadaan hidup.</p>
<p>Penderitaan ada manfaatnya. Ia mendekatkan kita kepada Allah, kata seorang pemikir yang lain bernama Harlod A Bisley. &#8220;Penderitaan adalah kesempatan yang baik untuk berdoa. &#8220;Waktu hujan tidak turun dan tanaman di kebun mulai layu dan ada ancaman kegagalan panen, banyak orang berdoa. Kita cepat-cepat datang kepada Tuhan waktu pencobaan datang.&#8221;</p>
<p>Para awak kapal berseru masing-masing kepada Allahnya waktu badai dan angin sakal menghantam kapal mereka. Itu cerita yang kita baca dalam Kitab Yunus. Murid-murid Yesus juga berseru kepada sang guru waktu mereka diserang badai secara tiba-tiba saat mereka sedang berlayar. Bahkan Yesus sendiri juga mengambil waktu khusus untuk berdoa, waktu Dia berada pada situasi yang kritis menjelang kematiannya.</p>
<p>Akh, bisa saja ada yang tidak setuju. Penderitaan tidak membawa manfaat apa pun bagi manusia. Ia malah membuat umur hidup seseorang menjadi lebih pendek. Lihat saja, gara-gara penderitaan ada banyak orang yang stres, lalu mengalami strok dan kemudian stop. Karena alasan-alasan ini ada ahli yang menolak untuk kita memuliakan penderitaan. Penderitaan harus dilawan sekuat tenaga. Manusia harus berjuang untuk menolak penderitaan yang ia alami.</p>
<p>Fakta-fakta yang kita catat di atas membuat kita menjadi bijak. Penderitaan itu ada plusnya tetapi juga ada minusnya. Ini memang fakta yang tidak mungkin dipungkiri. Teori macam apa pun tidak akan mampu berkat yang kita peroleh dalam penderitaan menghilangkan sisi negatifnya. Ini kalau kita bicara tentang plus-minus dari penderitaan. Daripada terjerat dalam soal plus minus dan kita tidak pernah akan memperoleh kata sepakat penderitaan dapat juga dilihat dari sisi lain. Sisi lain adalah sebagai berikut.</p>
<p>Fakta mengatakan bahwa manusia tidak pernah sendirian dalam menghadapi penderitaan. Dalam derita manusia kembali menjadi satu. Penderitaan membuat perbedaan-perbedaan pendapat, konflik, dan perpecahan mencair dengan sendirinya. Orang-orang yang hidup dalam permusuhan dan konflik bisa dengan mudah melupakan konflik dan perbedaan pendapat yang ada di antara mereka.</p>
<p>Coba kita lihat pengalaman penderitaan yang kita alami sebagai satu bangsa karena bencana alam di Aceh. Belakangan ini Indonesia dikenal sebagai bangsa yang bersekutu dan persaudaraannya tercabik-cabik. Bangsa Indonesia yang satu mengelompok dalam sentimen agama dan suku yang sangat tinggi. Orang Islam menganggap orang Kristen sebagai ancaman. Mereka saling memandang dengan penuh curiga, yang satu menganggap yang lain sebagai kafir atau melakukan syirik.</p>
<p>Pengelompokan manusia Indonesia menurut agama : Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, orang kafir dan orang bertaqwa hilang dengan begitu saja. Mereka yang berbeda-beda ini justru bergandengan tangan menanggulangi dan menghadapi penderitaan. Ini sungguh satu mujizat. Ya, kalau dalam keadaan suka cita kita cenderung terbelah-belah, maka dalam derita dan duka kita kembali menjadi satu.</p>
<p>Pengalaman tidak sendiri dalam penderitaan tidak merupakan satu yang bersifat horizontal belaka. Yang tidak kalah penting untuk kita ketahui, juga di dalam minggu-minggu pra paskah ini, adalah kenyataan berikut. Allah juga ada bersama kita. Ia menjadi satu dengan kita yang menderita. Allah ternyata ikut ambil bagian dalam penderitaan manusia. Ia yang kudus dan agung berkenan menyatukan nasibNya dengan nasib manusia.</p>
<p>Fakta ini kita alami di dalam Kristus. Paulus menulis: &#8220;Yesus Kristus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahan sampai mati di kayu salib&#8221; (Fil 2:5-9)</p>
<p>Penderitaan memang menyakitkan dan menimbulkan luka. Tetapi manusia tidak pernah sendiri menghadapinya. Selalu saja ada teman dan sahabat yang ikut berbela rasa dengan kita memikul duka cita itu. Bahkan Tuhan juga menjadi sahabat kita. Yesus kawan yang sejati, bagi kita yang lemah, tiap hal boleh dibawa dalam doa padaNya. Inilah penghiburan sejati bagi manusia. Ini sumber kekuatan kita menghadapi penderitaan dengan percaya bahwa penderitaan itu bersifat sementara saja. Habis gelap akan terbit terang. Penderitaan ternyata membangkitkan pengharapan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/98/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/98/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=98&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/penderitaan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zona Nyaman</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/zona-nyaman/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/zona-nyaman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:28:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/zona-nyaman/</guid>
		<description><![CDATA[Zona Nyaman
Kisah Sedih Di Hari Minggu
Hari minggu yang lalu kawan se-almamater saya menemui saya ketika saya berada di salah satu gereja untuk menyampaikan firman Tuhan. Dalam pertemuan itu ia memberikan sebuah surat yang isinya menyampaikan bahwa organisasi alumni kami telah membuka &#8220;Posko Peduli Nias&#8221;, tujuannya sangat jelas yaitu untuk menyatakan solidaritas sesama kristiani secara nyata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=121&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Zona Nyaman<br />
Kisah Sedih Di Hari Minggu</p>
<p>Hari minggu yang lalu kawan se-almamater saya menemui saya ketika saya berada di salah satu gereja untuk menyampaikan firman Tuhan. Dalam pertemuan itu ia memberikan sebuah surat yang isinya menyampaikan bahwa organisasi alumni kami telah membuka &#8220;Posko Peduli Nias&#8221;, tujuannya sangat jelas yaitu untuk menyatakan solidaritas sesama kristiani secara nyata melalui bantuan-bantuan yang bisa diberikan, sebagaimana yang dikatakan Rasul Paulus dalam Galatia 6:2 dan 10: &#8220;Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.&#8221; Ada satu hal yang menyentak dada saya, tatkala ia memberikan surat itu sambil berujar dengan nada kesal: &#8220;Wah pak, ada teman yang bilang pada saya memangnya kamu kurang kerjaan mau urusin yang gitu-gituan?&#8221; Saya terdiam sambil melongo bego padanya tak tahu mau bilang apa lagi. Untung saja teman saya ini minta pamit karena kebaktian segera akan dimulai. Saya pun akan segera menyampaikan firman Tuhan. </p>
<p>Sekiranya omongan ini diucapkan oleh seorang anggota Dewan Preman Rakyat Republik Ingusan, atau itu diucapkan oleh seorang anggota Komisi Penyuap Uang, tentu saja saya tidak terkejut. Dada saya pun tak akan sesak, perih. Tapi yang mengatakan: &#8220;Memangnya kamu kurang kerjaan mau urusin yang gitu-gituan&#8221; adalah seorang hamba Tuhan yang telah bertahun-tahun belajar firman Tuhan di sekolah Alkitab, dan telah bertahun-tahun telah menyampaikan firman Tuhan di sana-sini. Apa mungkin kalimat sinis itu bisa muncrat dari mulut bibir seorang duta Allah di bumi ini? Ya mungkin saja. Buktinya? Ya itu tadi. Itukan sudah menjadi fakta. </p>
<p>Pertanyaan yang tepat adalah &#8220;mengapa itu bisa terjadi?&#8221; Nah inilah yang perlu kita bahas bersama. Kita tahu bersama tak seorang pun di bola bumi ini yang mengharapkan Tsunami, gempa tektonik, dan bencana alam lainnya datang menimpa dirinya. Kalau boleh selama bola bumi ini masih berputar jangan pernah ada yang namanya b e n c a n a. Siapa sih yang mau itu? Bila itu menimpa Saudara-Saudari sesama anak bangsa, baik seiman maupun tak seiman, apakah itu harus memaksakan kita bersyukur pada Tuhan karena bukan kita yang terkena? Apakah sepicik dan senaif itu kita? Bagaimana perasaan dia, ketika bencana menimpa batok kepalanya, lalu seseorang mengatakan emangnya Anda kurang gawean mau ngurusin dia?</p>
<p>Istilah Yang Pas</p>
<p>Peristiwa ini mendorong saya mencari-cari istilah yang pas untuk orang Kristen tipe ini. Apa ya? &#8220;ORANG KRISTEN ZONA NYAMAN (OKZN)&#8221; barangkali merupakan istilah yang cukup tepat. Sebenarnya ribuan tahun sebelum ucapan &#8220;Memangnya kamu kurang kerjaan mau urusin yang gitu-gituan&#8221; terucap, Tuhan Yesus telah memberikan sebuah kisah tentang OKZN ini. Kalau nggak yakin, coba buku Injil10:25-37. Lebih baik Anda juga sudi membaca kisah ini:</p>
<p>Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: &#8220;Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?&#8221; Jawab Yesus kepadanya: &#8220;Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?&#8221; Jawab orang itu: &#8220;Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.&#8221; Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: &#8220;Dan siapakah sesamaku manusia?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati. Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. De mikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan. Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya. Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali. Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?&#8221; Jawab orang itu: &#8220;Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Pergilah, dan perbuatlah demikian!&#8221;</p>
<p>OKZN Atau OKSYMH ; Pilih Mana?</p>
<p>Ada beberapa hal penting yang menjadi catatan saya terhadap OKZN bila kita mencermati cerita yang dikisahkan Tuhan Yesus ini. Sebenarnya cerita ini merupakan kritik pedas buat setiap insan yang menamakan dirinya pengikut Yesus alias orang Kristen dikekinian. Apa yang dibentangkan-Nya masih amat relevan dengan abad ini. Bahkan selama bola bumi ini masih berputar. Tidak sedikit orang Kristen bahkan para pendeta atau penginjil atau majelis atau aktivis gereja yang berstatus OKZN dan hidup dalam zona nyamannya. </p>
<p>Catatan pertama saya, OKZN adalah orang Kristen yang jauh panggang dari api. Pernah Rasul Yakobus mengatakan: &#8220;jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa&#8221; (Yakobus 4:17). Coba kita amati perilaku Si Imam. &#8220;Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.&#8221; Ironis memang! Seharusnya ia tahu, mau, dan bisa berbuat baik. Sebagai seorang imam, ia hidup dalam lingkungan sehari-hari yang begitu kental nuansa rohani. Semestinya ia tahu kebenaran-kebenaran Allah. Imam adalah suatu jabatan yang penting peranannya dalam umat Israel. Tugasnya adalah mempersembahkan korban, mengadakan doa syafaat, dan memberi berkat. Tapi koq gitu sih? Di sinilah bahaya jadi orang Krsiten atau pemimpin rohani, bila jabatan pendeta, penginjil yang begitu mulia itu hanyalah sebagai pajangan belaka. Tidak fungsional. Hanya atribut semata. Jabatan dan perbuatan tidak ada koneksi. Jauh panggang dari api. Begitu juga dengan Si Lewi, setali tiga uang dengan si Imam tadi. Orang Lewi adalah anggota dari suku Lewi yang mempunyai tugas khusus dalam menyelenggarakan ibadah di Bait suci. Sangat erat dengan aktifitas-aktifitas rohani bukan? &#8220;Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.&#8221; OKZN pantas disebut orang Kristen masa bodoh. Lu. lu. gue. gue!!!</p>
<p>Catatan kedua, OKZN adalah orang Kristen yang pelit. Tidak tahu dan tidak mau berbagi rasa, kata, dan harta. Konsep hidupnya terpusat semata-mata pada dirinya sendiri. Sayalah bukan kamu. Egoisme. Selain dirinya tidak ada yang lebih utama dan penting lagi. Orang ini dapat diketahui ketika kita mengamati bagaimana ia melihat foto bersama dengan rekan-rekannya. Yang dilihatnya hanyalah dirinya. Orang lain hanya penggembira mungkin dilihatnya sebagai bingkai saja. Dirinya sebagai aktor utama dalam foto bersama itu. Tipe OKZN bisa saja melakukan sesuatu kebaikan, namun bukan karena belas kasihan, tapi karena dia mau saja melakukannya. Bukan didorong oleh firman Tuhan, belas kasih, ucapan syukur atas kebaikan Tuhan padanya. Dia berbuat karena ia mau berbuat. Itu saja.</p>
<p>Catatan ketiga, OKZN lebih banyak menggunakan matanya daripada mulut dan tangannya. Perhatikan bagaimana sikap dan tanggapan si Imam dan Lewi terhadap seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho itu; yang dirampok habis-habisan oleh para penyamun, dan dibiarkan setengah mati tergeletak tanpa daya? Ini sikap dan tanggapan mereka berdua: &#8220;Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.&#8221; Mereka adalah ahli-ahli teologi yang memiliki spesialisasi &#8220;melihat penderitaan orang&#8221;. Mata kuliah yang mereka minati selama di Seminari bertahun-tahun adalah septic tank theology (teologi tangki kotoran). Kebenaran yang mereka peroleh hanya diendapkan dalam otak dan hati. Tak pernah berwujud dalam aksi. Otak besar bak kelapa, tangan dan kaki kerdil seperti sapu lidi. Mereka alergi dan tidak pernah tertarik dengan biogas theology (teologi biogas). Kebenaran-kebenaran yang diisi terus menerus dari sumber firman Tuhan, dari penyelidikan Alkitab, dari mimbar-mimbar khotbah akan dipakai terus dalam aksi nyata berkomunitas. Itulah Rasul Yakobus menantang Anda sebagai orang Kristen: &#8220;. Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.&#8221; Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. Hai manusia yang bebal, m196ah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? (Yakobus 2:18-20). </p>
<p>Saya menjadi ngeri bila Anda dan saya sebagai orang Kristen apalagi sebagai pendeta atau penginjil disengat tuduhan Yakobus sebagai manusia yang tidak ada bedanya dengan setan. Ngeri! Dan catatan terakhir saya mengenai OKZN adalah orang Kristen yang anti berkorban. Anti berkorban? Apakah ciri-ciri OKZN itu? Orang Kristen Zona Nyaman adalah orang Kristen yang. ach mau tau aja! Baca aja terus kisah Si Orang Samaria itu. Saya mau makan dulu ach. laparrrrrrrrrrrrrr!!! Ech tunggu dulu. Anda termasuk OKZN atau OKSYMH? Apa itu OKSYMH? Orang Kristen Samaria Yang Murah Hati!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/121/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/121/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=121&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/zona-nyaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>You Are Special</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/you-are-special/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/you-are-special/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:28:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/you-are-special/</guid>
		<description><![CDATA[You Are Special
Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,00.- ia bertanya kepada hadirin, &#8220;Siapa yang mau uang ini?&#8221; Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. 
&#8220;Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.&#8221; 
Ia berdiri mendekati hadirin. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=120&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>You Are Special</p>
<p>Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,00.- ia bertanya kepada hadirin, &#8220;Siapa yang mau uang ini?&#8221; Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. </p>
<p>&#8220;Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.&#8221; </p>
<p>Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat2. Lalu bertanya lagi,&#8221;Siapa yang masih mau uang ini?&#8221; </p>
<p>Jumlah tangan yang teracung tak berkurang. &#8220;Baiklah,&#8221; jawabnya, &#8220;Apa jadinya bila saya melakukan ini?&#8221; ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak2nya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi. </p>
<p>&#8220;Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?&#8221; Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak. </p>
<p>&#8220;Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,00.- </p>
<p>Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.</p>
<p>Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan. Jangan pernah lupa &#8211; Anda spesial&#8230;!!!</p>
<p>GOD bless you&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/120/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/120/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=120&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/you-are-special/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ucapan Selamat</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/ucapan-selamat/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/ucapan-selamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/ucapan-selamat/</guid>
		<description><![CDATA[Ucapan Selamat
Salah satu kegiatan yang paling saya suka adalah mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman. Saya berusaha untuk selalu mengetahui kapan tanggal ulang tahun mereka. Untuk itu saya punya catatan tersendiri, dimana setiap awal bulan, saya bisa melihat siapa-2 yang akan berulang tahun pada bulan berjalan. 
Bahkan teman es de yang sudah puluhan tahun kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=119&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ucapan Selamat</p>
<p>Salah satu kegiatan yang paling saya suka adalah mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman. Saya berusaha untuk selalu mengetahui kapan tanggal ulang tahun mereka. Untuk itu saya punya catatan tersendiri, dimana setiap awal bulan, saya bisa melihat siapa-2 yang akan berulang tahun pada bulan berjalan. </p>
<p>Bahkan teman es de yang sudah puluhan tahun kami berteman, selalu saya beri ucapan selamat ulang tahun, setiap tahun, rutin <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> , mulai dari kartu ucapan (belum ada hp), beralih ke sms, sekarang via email.</p>
<p>Ada kepuasan tersendiri dihati saya melakukan itu. Mungkin itu hal yang sepele, hanya terima kartu ucapan atau terima sms, bukan hadiah (materi) yang mereka terima, tapi saya pernah tersentuh berapa tahun yang lalu, tepat jam 12.01 malam, saya terima sms dari seorang teman yang mengatakan : &#8216;indri, met ultah ya, aku tidak tidur, nunggu jam 12.01 untuk mengucapkan ini&#8217;</p>
<p>Saya jadi ingat kalimat yang mengatakan: &#8220;berusahalah untuk selalu menjadi pihak pertama yang menunjukkan cinta dan perhatian anda kepada orang lain, itulah satu-satunya cara yang saya ketahui untuk keluar dari kegelapan hidup&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/119/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/119/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=119&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/ucapan-selamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wong Sombong Rohani !</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/wong-sombong-rohani/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/wong-sombong-rohani/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:27:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/wong-sombong-rohani/</guid>
		<description><![CDATA[Wong Sombong Rohani !
Banyak manusia genit di dunia ini, kalho hanya sekedar genit-genit centil azah sih ora opo-opo, asal jangan kebangetan azah, sehingga akhir menjadi sombong rohani githu. Apa bedanya antara T-shirt cap Cabe ama T-Shirt Chanel, yang udah pasti merek Chanel harganya bisa 100 kali lipat lebih mahal daripada cap Cabe. Untuk kebutuhan jasmaniah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=118&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wong Sombong Rohani !</p>
<p>Banyak manusia genit di dunia ini, kalho hanya sekedar genit-genit centil azah sih ora opo-opo, asal jangan kebangetan azah, sehingga akhir menjadi sombong rohani githu. Apa bedanya antara T-shirt cap Cabe ama T-Shirt Chanel, yang udah pasti merek Chanel harganya bisa 100 kali lipat lebih mahal daripada cap Cabe. Untuk kebutuhan jasmaniah T-shirt cap Cabe sudah cukup, tapi untuk kebutuhan rohaniah kudu yang bermerek. Begitu juga kenapa kudu membeli Jaguar XJ6 yang harganya 1,5 M kalau dengan kijang yang Rp 150 juta azah udah cukup, secara jasmaniah Kijang sebenarnya udah oce, tetapi untuk rohaniah kudu Jaguar, padahal untuk di Jkt entah itu Kijang, BMW, Mersi ato Jaguar kecepatannya sami mawon tidak bisa lebih cepat, tetapi untuk show &#8220;Nih Gue&#8221; kudu Jaguar.</p>
<p>Kenapa mo pergi jauh-jauh ke Tanggulangin (Sidoarjo) untuk beli tas bermerek, walaupun itu hanya sekedar kloningan ato merek bajakan; tapi yang penting bisa pamer sebagai wong sugih. Apa bedanya sop buntut di Borobudur Hotel dengan di kaki lima, yang sudah pasti di Hotel Borobudur harganya 10 kali lipat lebih mahal dan disana kita bisa mejeng untuk meningkatkan nilai kesombongan rohani kita. Kenapa harus arloji Rolex kalho Seiko saja sudah oce?</p>
<p>Sebenarnya Sang Pencipta telah memenuhi semua kebutuhan jasmaniah kita, sehingga sepatutnya kita kudu mensyukurinya, tetapi karena kerakusan dan ketamakan &#8220;rohani&#8221; inilah yang membuat kita akhirnya terjerumus ke dalam dosa. Berapa banyak keluarga hancur, karena suami/istri tidak puas dengan apa yang mereka miliki. Mereka kerja sampai jauh malam, melupakan kesehatan maupun keluarga ini bukannya untuk kebutuhan jasmaniah kita melainkan untuk memuaskan kebutuhan rohani kita, agar bisa beli rumah segede istana, liburan ke luar negeri, menyekolahkan anak disekolahan yang bergengsi. Renungkanlah apa bedanya tidur ato duduk di korsi buatan Ligna ato Da Vinci? Apa bedanya rasa kopi di resto biasa dan di Star Buck ? Perlu diketahui bahwa kebanyakan orang terlilit oleh hutang, karena ingin memenuhi kesombongan rohaniahnya. Maka tidaklah salah apabila ada orang yang menilai bahwa iblis itu ada di dalam mata kita.</p>
<p>Tanya saja kepada para koruptor, untuk kebutuhan jasmaniah sebenarnya merampok uang ratusan juta azah udah cukup, tetapi untuk kebutuhan rohani kudu ratusan M bahkan sampai triliun, sehingga untuk menghidupkan tujuh turunan pun sekalipun udah lebih dari cukup. Tetapi apakah mereka puas? Tidak ! Mereka itu bukannya Wong Sombong lagi melainkan udah meningkat menjadi Wong Gendheng!</p>
<p>Para koruptor yang sombong rohani inilah yang sebenarnya menghancurkan negara kita, karena pangkat, gelar, kekuasaan maupun bank rekening itu adalah jubah rohani yang tidak terlihat, tetapi dapat dipakai untuk pamer menyombongkan diri kita. Jubah atau pakaian jasmani ada batasannya, sebab dalam waktu yang berasamaan tidak mungkin Anda bisa memakai pakaian lebih dari lima potong pakaian, tetapi untuk jubah rohani ini no limit dan tidak ada batasannya.</p>
<p>Dan lihatlah di berbagai macam milis, dimana mereka saling berdebat kusir dengan mengeluarkan kata-kata jorok dan kasar, sehingga membuat muak para pembacanya, apakah ini untuk memenuhi kebutuhan jasmaniah? Ataukah hanya sekedar untuk mendapatkan jubah agar bisa dinilai sebagai Wong Ngerti, Wong Pinter, Wong Suci, Wong Baik &amp; Wong Bijaksana, selama tidak dinilai jadi Wong Kam Pung azah!</p>
<p>Kesombongan rohaniah lainnya ialah dimana kita mulai menilai, bahwa umat agama lain itu lebih bejat, lebih brengsek dan lebih buruk daripada umat agamanya sendiri. Kristen yang jadi maling, pemerkosa maupun pembunuh pun berjibun, begitu juga di dalam agama lainnya seperti Islam, Buddha maupun Hindu. </p>
<p>Apakah umat Kristen itu lebih baik daripada umat Islam, saya yakin tidak, begitu juga kebalikannya! Apakah wong agamais lebih baik daripada wong kapir? Tidak! Bahkan sudah terbuktikan; banyak orang kafir yang kelakuannya jauh lebih baik dan lebih sopan daripada para pemeluk agama. Dan jawablah sendiri: &#8220;Apakah penduduk negara yang beragama itu lebih baik daripada penduduk China yang notabene negara komunis dan atheist?&#8221; </p>
<p>Begitu juga dengan menilai bahwa penganut agama lain itu sesat; ini juga bisa dinilai sebagai kesombongan rohani, sebab tidak ada agama di dunia ini yang mengajarkan umatnya untuk membunuh, berdusta, berzinah maupun untuk jadi maling! Jadi sebenarnya semua ajaran agama itu sama yang beda hanya illahnya saja yang berlainan, masing-masing illah menawarkan komoditi keselamatan agar bisa mendapatkan sepetak kapling di &#8220;Sorga Indah&#8221; dan para Nabi adalah salesmannya sedangkan Alkitab adalah brosurnya, sebab disitu tercantum dengan jelas semua persyaratan untuk bisa mendapatkan kapling tsb, hanya sayangnya disitu tidak turut dicantumkan berapa gedenya kapling tsb, dan rumahnya itu terdiri dari berapa kamar, dan apakah disana ada lapangan tenis ato swimingpoolnya? Coba kalho ada denah dan bistek banguannya pasti lebih afdol tuh!</p>
<p>Pertama kali manusia jatuh ke dalam dosa, karena kesombongan rohani. Sang Pencipta telah menyediakan semua kebutuhan jasmaniah yang dibutuhkan oleh Adam dan Hawa di Taman Firdaus, tetapi karena kesombongan rohaniah, dimana mereka ingin menjadi seperti Allah hal inilah yang membuat mereka akhirnya jatuh ke dalam dosa! Dan percayalah lebih dari 90% kejahatan di dunia ini, bukannya karena didorong oleh kebutuhan jasmaniah, melainkan kerena kerakusan rohaniah untuk menyombongkan diri. Orang dibui bukannya karena nyolong nasi/roti, melainkan karena nyolong motor!</p>
<p>Banyak rumah ibadah di Indonesia dari segi kemegahannya tidak kalah dari Ceasars Palace, tetapi ironisnya rumah penduduk di sekitarnya masih berupa gubuk. Yang jadi pertanyaan untuk siapa rumah ibadah itu dibangun? Apakah Sang Pencipta membutuhkan rumah ibadah yang super mewah dan super de lux? Apakah Sang Pencipta hanya mau hadir dirumah ibadah yang mewah saja? </p>
<p>Kebalikannya apabila umatnya datang pakai Mercy/BMW; apakah mereka mau beribadah dirumah ibadah yang kecil dan sederhana? Apakah rumah ibadah tsb dikemudian hari bisa dijadikan bahan untuk barteran dengan rumah surgawi? Apakah ini untuk memenuhi kesombongan rohani dari umatnya ataukah dari pembimbing agamanya? Mohon peromaksnya. </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/118/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/118/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=118&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/wong-sombong-rohani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warna Persahabatan</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/warna-persahabatan/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/warna-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/warna-persahabatan/</guid>
		<description><![CDATA[Warna Persahabatan
Di suatu masa warna-warna dunia mulai bertengkar Semua menganggap dirinyalah yang terbaik yang paling penting yang paling bermanfaat yang paling disukai HIJAU berkata:&#8221;Jelas akulah yang terpenting. Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan. Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan. Tanpa aku, semua hewan akan mati. Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna mayoritas&#8230;&#8221;
BIRU menginterupsi: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=117&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Warna Persahabatan</p>
<p>Di suatu masa warna-warna dunia mulai bertengkar Semua menganggap dirinyalah yang terbaik yang paling penting yang paling bermanfaat yang paling disukai HIJAU berkata:&#8221;Jelas akulah yang terpenting. Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan. Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan. Tanpa aku, semua hewan akan mati. Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna mayoritas&#8230;&#8221;</p>
<p>BIRU menginterupsi: &#8220;Kamu hanya berpikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit dan samudra luas. Airlah yang menjadi dasar kehidupan dan awan mengambil kekuatan dari kedalaman lautan. Langit memberikan ruang dan kedamaian dan ketenangan. Tanpa kedamaian, kamu semua tidak akan menjadi apa-apa&#8221;</p>
<p>KUNING cekikikan: &#8220;Kalian semua serius amat sih? Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. Matahari berwarna kuning, dan bintang-bintang berwarna kuning. Setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh dunia mulai tersenyum. Tanpa aku, dunia tidak ada kesenangan.&#8221;</p>
<p>ORANYE menyusul dengan meniupkan trompetnya: &#8220;Aku adalah warna kesehatan dan kekuatan. Aku jarang, tetapi aku berharga karena aku mengisi kebutuhan kehidupan manusia. Aku membawa vitamin-vitamin terpenting. Pikirkanlah wortel, labu, jeruk, mangga dan pepaya. Aku tidak ada dimana-mana setiap saat, tetapi aku mengisi lazuardi saat fajar atau saat matahari terbenam. Keindahankubegitu menakjubkan hingga tak seorangpun dari kalian akan terbetik di pikiran orang.&#8221; </p>
<p>MERAH tidak bisa diam lebih lama dan berteriak: &#8220;Aku adalah Pemimpin kalian. Aku adalah darah &#8211; darah kehidupan! Aku adalah warna bahaya dan keberanian. Aku berani untuk bertempur demi suatu kausa. Aku membawa api ke dalam darah. Tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan. Aku adalah warna hasrat dan cinta, mawar merah, poinsentia dan bunga poppy.&#8221; </p>
<p>UNGU bangkit dan berdiri setinggi-tingginya ia mampu: Ia memang tinggi dan berbicara dengan keangkuhan. &#8220;Aku adalah warna kerajaan dan kekuasaan. Raja, Pemimpin dan para Uskup memilih aku sebagai pertanda otoritas dan kebijaksanaan. Tidak seorangpun menentangku. Mereka mendengarkan dan menuruti kehendakku.&#8221; Akhirnya </p>
<p>NILA berbicara lebih pelan dari yang lainnya, namun dengan kekuatan niat yang sama: &#8220;Pikirkanlah tentang aku. Aku warna diam. Kalian jarang memperhatikan daku, namun tanpaku kalian semua menjadi dangkal. Aku merepresentasikan pemikiran dan refleksi, matahari terbenam dan kedalaman laut. Kalian membutuhkan aku untuk keseimbangan dan kontras, untuk doa dan ketentraman batin.&#8221;</p>
<p>Jadi, semua warna terus menyombongkan diri, masing-masing yakin akan superioritas dirinya.<br />
Perdebatan mereka menjadi semakin keras. Tiba-tiba, sinar halilitar melintas membutakan.<br />
Guruh menggelegar. Hujan mulai turun tanpa ampun. Warna-warna bersedeku bersama ketakutan,<br />
berdekatan satu sama lain mencari ketenangan.</p>
<p>Di tengah suara gemuruh, hujan berbicara:<br />
&#8220;WARNA-WARNA TOLOL, kalian bertengkar satu sama lain, masing-masing ingin mendominasi yang lain. Tidakkah kalian tahu bahwa kalian masing-masing diciptakan untuk tujuan khusus,<br />
unik dan berbeda? Berpegangan tanganlah dan mendekatlah kepadaku!&#8221; Menuruti perintah, warna-warna berpegangan tangan mendekati hujan, yang kemudian berkata:</p>
<p>&#8220;Mulai sekarang, setiap kali hujan mengguyur, masing-masing dari kalian akan membusurkan diri sepanjang langit bagai busur warna sebagai pengingat bahwa kalian semua dapat hidup bersama dalam kedamaian.</p>
<p>Pelangi adalah pertanda Harapan hari esok.&#8221;<br />
Jadi, setiap kali HUJAN deras menotok membasahi dunia,<br />
dan saat Pelangi memunculkan diri di angkasa marilah kita<br />
MENGINGAT untuk selalu MENGHARGAI satu sama lain.<br />
MASING-MASING KITA MEMPUNYAI SESUATU YANG UNIK KITA SEMUA DIBERIKAN KELEBIHAN UNTUK MEMBUAT PERUBAHAN DI DUNIA DAN SAAT KITA MENYADARI PEMBERIAN ITU, LEWAT KEKUATAN VISI KITA,<br />
KITA MEMPEROLEH KEMAMPUAN UNTUK MEMBENTUK MASA DEPAN &#8230;.</p>
<p>Persahabatan itu bagaikan pelangi:</p>
<p>Merah bagaikan buah apel, terasa manis di dalamnya.<br />
Jingga bagaikan kobaran api yang tak akan pernah padam.<br />
Kuning bagaikan mentari yang menyinari hari-hari kita.<br />
Hijau bagaikan tanaman yang tumbuh subur.<br />
Biru bagaikan air jernih alami.<br />
Ungu bagaikan kuntum bunga yang merekah.<br />
Nila-lembayung bagaikan mimpi-mimpi yang mengisi kalbu</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/117/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/117/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=117&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/warna-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tuhan Itu Ada&#8230;</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tuhan-itu-ada/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tuhan-itu-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tuhan-itu-ada/</guid>
		<description><![CDATA[Tuhan Itu Ada&#8230;
Seperti biasanya, seorang laki-laki, sebut saja Steve, datang ke sebuah salon untuk memotong rambut dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang hangat dengan tukang cukur yang melayaninya. Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan, hingga akhirnya Tuhan jadi subyek pembicaraan. 
&#8220;Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada seperti yang anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=116&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tuhan Itu Ada&#8230;</p>
<p>Seperti biasanya, seorang laki-laki, sebut saja Steve, datang ke sebuah salon untuk memotong rambut dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang hangat dengan tukang cukur yang melayaninya. Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan, hingga akhirnya Tuhan jadi subyek pembicaraan. </p>
<p>&#8220;Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada seperti yang anda katakan tadi,&#8221; ujar si tukang cukur. Mendengar ungkapan itu, Steve terkejut dan bertanya, &#8220;Mengapa anda berkata demikian?&#8221;.</p>
<p>&#8220;Mudah saja, anda tinggal menengok ke luar jendela itu dan sadarlah bahwa Tuhan itu memang tidak ada. Tolong jelaskan pada saya, jika Tuhan itu ada, mengapa banyak orang yang sakit? mengapa banyak anak yang terlantar?. Jika Tuhan itu ada, tentu tidak ada sakit dan penderitaan. Tuhan apa yang mengijinkan semua itu terjadi&#8230;&#8221; ungkapnya dengan nada yang tinggi.</p>
<p>Steve pun berpikir tentang apa yang baru saja dikatakan sang tukang cukur. Namun, ia sama sekali tidak memberi respon agar argumen tersebut tidak Lebih meluas lagi.</p>
<p>Ketika sang tukang cukur selesai melakukan pekerjaannya, Steve pun Berjalan keluar dari salon. Baru beberapa langkah, ia berpapasan dengan seorang laki-laki berambut panjang dan jenggotnya pun lebat.<br />
Sepertinya ia sudah lama tidak pergi ke tukang cukur dan itu membuatnya terlihat tidak rapi.</p>
<p>Steve kembali masuk ke dalam salon dan kemudian berkata pada sang tukang cukur, &#8220;Tukang cukur itu tidak ada!&#8221;&#8230;</p>
<p>Sang tukang cukur pun terkejut dengan perkataan Steve tersebut. &#8220;Bagaimana mungkin mereka tidak ada? Buktinya adalah saya. Saya ada di sini dan saya adalah seorang tukang cukur,&#8221; sanggahnya.</p>
<p>Steve kembali berkata tegas, &#8220;Tidak, mereka tidak ada. kalau mereka ada, tidak mungkin ada orang yang berambut panjang dan berjenggot lebat seperti contohnya pria di luar itu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ah, anda bisa saja&#8230;Tukang cukur itu selalu ada di mana-mana. Yang terjadi pada pria itu adalah bahwa dia tidak mau datang ke salon saya untuk dicukur,&#8221; jawabnya tenang sambil tersenyum. &#8220;Tepat!&#8221; tegas Steve. &#8220;Itulah poinnya. Tuhan itu ada. Yang terjadi pada umat manusia itu adalah karena mereka tidak mau datang mencari dan menemui-Nya. Itulah sebabnya mengapa tampak begitu banyak penderitaan di seluruh dunia ini&#8230;.&#8221;</p>
<p>Warm regards,</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/116/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/116/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=116&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tuhan-itu-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tangis dan Senyum Natal</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tangis-dan-senyum-natal/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tangis-dan-senyum-natal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:23:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tangis-dan-senyum-natal/</guid>
		<description><![CDATA[Tangis dan Senyum Natal
TANGIS kelahiran Bayi Anak Maria di Bethlehem memecah kesunyian malam Natal. Bagi umat Kristiani, tangis ini menjadi lonceng yang menengarai peristiwa mahapenting dalam sejarah umat manusia. Allah yang amat prihatin terhadap situasi manusia yang dikuasai dosa datang sebagai Penyelamat. 
Tangis Bayi Anak Maria ini menjadi lonceng pembawa Kabar Gembira yang juga diwartakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=115&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tangis dan Senyum Natal</p>
<p>TANGIS kelahiran Bayi Anak Maria di Bethlehem memecah kesunyian malam Natal. Bagi umat Kristiani, tangis ini menjadi lonceng yang menengarai peristiwa mahapenting dalam sejarah umat manusia. Allah yang amat prihatin terhadap situasi manusia yang dikuasai dosa datang sebagai Penyelamat. </p>
<p>Tangis Bayi Anak Maria ini menjadi lonceng pembawa Kabar Gembira yang juga diwartakan oleh malaikat kepada para gembala, &#8220;Jangan takut sebab sebenarnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di Kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu. Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.&#8221; Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara surga yang memuji Allah. Katanya, &#8220;Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di Bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya&#8221; (Lk 2:8-14).</p>
<p>BAYI Ilahi ini lahir di Bethlehem, Kota Daud, sesuai dengan Nubuat Nabi Micha. Hal ini diketahui para ahli Kitab dan dilaporkan juga kepada Raja Herodes yang lalu menjadi berang dan ingin membunuh Kanak-kanak Yesus. Allah yang mengatur sejarah, membuat Kaisar Agustus mengadakan sensus bagi semua penduduk yang ada di bawah kuasanya, justru saat kandungan Maria pada usia tua. Maria dan Yoseph bersama semua keturunan Daud lainnya pergi mencatatkan diri ke Kota Bethlehem.</p>
<p>Ketika sampai di Bethlehem, sampai pula saat Maria melahirkan anaknya. Tiga peristiwa menyatu, dengan lahirnya Yesus sebagai pusat, yaitu Nabi Micha bernubuat, Maria melahirkan Anaknya, dan Kaisar Agustus mengadakan sensus. Bukti bahwa semuanya dalam rencana Ilahi.</p>
<p>Kelahiran Bayi Ilahi itu sekaligus dikukuhkan dan dicatat dalam sejarah manusia. Allah menjadi manusia, memasuki sejarah umat manusia, menjadi satu di antara manusia, untuk menyelamatkan manusia.</p>
<p>Natal adalah kepedulian Allah kepada manusia yang berdosa, peduli sampai solider ingin senasib sepenanggungan dengan manusia yang papa. Tangis Bayi Anak Maria membawa pesan agar yang kuat, kaya, dan yang lebih peduli dan solider dengan yang lemah, miskin, dan kurang mampu tanpa pandang bulu, tanpa pandang beda suku atau agama.</p>
<p>Ungkapan solidaritas Yesus kepada kaum papa dengan lahir di goa tempat hewan berteduh, dibungkus lampin, dan dibaringkan di atas palungan, tempat makanan ternak. Meski lahir di tempat hewan, ia dilahirkan oleh ibu yang penuh kasih, dijaga oleh Yoseph yang penuh perhatian. Kehangatan cinta Maria dan Yoseph membuat tangis itu berhenti dan Bayi Ilahi itu tersenyum. Demikian pula ketika para gembala datang mengagumi-Nya dan memainkan seruling, juga saat para sarjana dari Timur datang menyembah dan membawa persembahan. Senyum- Nya meneguhkan tumbuhnya relasi persaudaraan dan kasih tidak hanya dalam Keluarga Kudus, tetapi juga di antara para gembala dan para sarjana dari Timur. Yesus datang di dunia untuk membangun kembali budaya kasih, membangun hidup dalam kebersamaan, saling peduli, dan dalam suasana persaudaraan.</p>
<p>SOLIDARITAS Yesus dengan orang miskin dijalani dengan mengalami apa artinya menjadi miskin dan tak berkedudukan. Dia ditolak pemilik penginapan karena orangtuanya tampak tak dapat membayar, sementara banyak orang lain yang mau membayar mahal. Bagi orang yang hanya menginginkan keuntungan, tak ada hati untuk menolong sesama dengan cuma-cuma, apalagi dengan semangat berkorban.</p>
<p>Sejak lahir, Yesus mengalami suasana hidup masyarakat yang diwarnai kecurigaan satu terhadap yang lain, penguasa takut kehilangan kedudukan. Bagi Raja Herodes, kelahiran Yesus merupakan ancaman, takut tersaingi kekuasaannya. Maka, &#8220;Herodes menyuruh membunuh semua anak di Bethlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah…&#8221; (Mt 2:16).</p>
<p>Oleh Yoseph dan Maria, Yesus dibawa lari ke Mesir. Tetapi, operasi tentara Herodes mengakibatkan terbunuhnya banyak bayi tak bersalah. Tangis Yesus tidak hanya bagi anak-anak yang dibunuh saat itu, tetapi juga menyertai semua korban ketidakadilan dan kekejaman akibat dosa manusia sepanjang zaman. Tangis- Nya juga bagi sikap Herodes dan sikap siapa pun yang penuh iri dan dengki, tak mau disaingi, dan yang main kuasa demi kepentingan pribadi dari zaman ke zaman.</p>
<p>Seandainya Kanak-kanak Yesus sudah dapat berbicara, pesan apakah kiranya yang disampaikan kepada gembala dan tiga sarjana dari Timur yang datang menyembah? Dia pasti mengatakan yang sama: &#8220;Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri&#8221; (Mt 22:37-39).</p>
<p>Kelahiran Yesus mengungkapkan kasih Allah tanpa pamrih, mengasihi dengan kesediaan mengampuni umat-Nya dan kesediaan untuk berkorban. Ini menunjukkan tanggung jawab yang tinggi terhadap manusia ciptaanNya. Meski manusia celaka karena ulahnya sendiri, ia tetap dicarikan jalan keluar, kendati harus ada korban dari Putra Allah sendiri.</p>
<p>Kita diharapkan saling melindungi dan menyelamatkan. Ajaran kasih: mencintai dan menghormati Allah sekaligus mencakup keharusan saling mencintai dan menghormati sesama manusia, saling bertanggung jawab atas nasib sesama. Bahkan, untuk penilaian pada pengadilan terakhir, Yesus bersabda, &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku&#8221; (Mt 25:40).</p>
<p>Tangis pertama Yesus yang memecah kesunyian malam dan senyum pertama-Nya yang menghangatkan relasi telah membuat kita kini menyanyikan Malam Kudus dengan penuh haru. Tangis dan senyumNya telah menguduskan malam Natal dan menguduskan jagat raya. Tangis-Nya menyertai segala derita manusia, derita ketika lahir dan berkembang, derita saat dewasa dan tua, derita saat orang meninggal dunia. Derita manusia telah dijadikan derita-Nya. Seyum-Nya meneguhkan siapa pun yang menerima Dia, menerima ajaran dan karya penyelamatan-Nya.</p>
<p>Meneguhkan kita yang dengan tak henti bertobat. Tangis-Nya sekaligus menjadi senyum-Nya. Karena derita orang yang disatukan dengan tangis, sengsara, dan wafat-Nya dapat menjadi sumber berkat. Memang tangis dan senyum Kanak-kanak Yesus membawa harapan bagi kita untuk masa depan yang bahagia. Selamat Natal, selamat menyambut tangis dan senyum Kanak-kanak Yesus dalam segala kedalaman maknanya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/115/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/115/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=115&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tangis-dan-senyum-natal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Macam Waktu Tuhan</title>
		<link>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tiga-macam-waktu-tuhan/</link>
		<comments>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tiga-macam-waktu-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 23:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hkbp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tiga-macam-waktu-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Tiga Macam Waktu Tuhan
Dalam membicarakan waktu Tuhan, kita bertemu dengan tiga istilah dalam Alkitab (bah. Aslinya)
1. Waktu Kronos
Yang dimaksud Kronos adalah waktu yang biasa, yang selalu ada. Ã¢â‚¬Å“kronosÃ¢â‚¬Â menunjukan jangka waktu tertentu, entah itu waktu yang singkat (Ã¢â‚¬Å“sekejap mataÃ¢â‚¬Â, Luk 4:5) Atau waktu yang lama (Luk 8:27; 20:9). Dengan demikian kita mengerti bahwa kata Yunani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=114&subd=hkbp&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tiga Macam Waktu Tuhan</p>
<p>Dalam membicarakan waktu Tuhan, kita bertemu dengan tiga istilah dalam Alkitab (bah. Aslinya)</p>
<p>1. Waktu Kronos<br />
Yang dimaksud Kronos adalah waktu yang biasa, yang selalu ada. Ã¢â‚¬Å“kronosÃ¢â‚¬Â menunjukan jangka waktu tertentu, entah itu waktu yang singkat (Ã¢â‚¬Å“sekejap mataÃ¢â‚¬Â, Luk 4:5) Atau waktu yang lama (Luk 8:27; 20:9). Dengan demikian kita mengerti bahwa kata Yunani Ã¢â‚¬Å“kronosÃ¢â‚¬Â dipakai berhubungan dengan jam, bulan, dan tahun. Waktu kronos adalah siklus waktu yang biasa.</p>
<p>2. Waktu Aion:<br />
Kata Ã¢â‚¬Å“AionÃ¢â‚¬Â dipakai untuk menunjukan entah waktu yang lama sekali, atau waktu yang tanpa batas. Oleh sebab itu waktu aion dipakai tentang Ã¢â‚¬Å“waktu iniÃ¢â‚¬Â yang mulai dengan penciptaan dan berakhir denga kedatangan Kristus yang kedua kali; atau juga tentang Ã¢â‚¬Å“waktu kekekalanÃ¢â‚¬Â, yaitu waktu tanpa batas. (Matius 12:32 Ã¢â‚¬Å“dunia iniÃ¢â‚¬Â¦dan dunia yang akan datang.Ã¢â‚¬Â Yang diterjemahkan dengan kata dunia adalah Ã¢â‚¬Å“aionÃ¢â‚¬Â (lih. Ef 1:21)</p>
<p>3. Waktu Kairos :<br />
Kata kairos berbicara tentang periode tertentu. Kalau waktu itu sudah lewat, tidak akan kembali lagi (Roma 5:6) Oleh sebab itu waktu kairos berbicara tentang kesempatan dan momentum yang ada di waktu Ã‚Â­ waktu tertentu.</p>
<p>Galatia 6: 10 Ã¢â‚¬ÂKarena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seimanÃ¢â‚¬Â &#8211; artinya, kalau kesempatan tidak digunakan, maka waktu (kairos) akan hilang.</p>
<p>Kalau kita tidak cermat kita akan kehilangan kesempatan. Sebab itu kita harus memperhatikan waktu pintu terbuka dan waktu pintu tertutup. Alkitab berkata, Ã¢â‚¬Å“Apabila Ia (Yesus ) membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.Ã¢â‚¬Â (wahyu 3:7)</p>
<p>Ada waktunya Tuhan membuka pintu masuk bagi kita dalam sebuah kesempatan. Bila mana kita tidak masuk, pintu akan tertutup. *Pintu itu bisa sebuah kesempatan Ã‚Â­ kesempatan baik yang kita miliki. Yang mungkin Cuma sekali saja. Jadi perhatikan KAIROS yang Tuhan berikan. Jadilah peka, bijaksana, berani mengambil keputusan namun tidak terburuÃ‚Â­buru. Atau anda akan menyesalinya!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hkbp.wordpress.com/114/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hkbp.wordpress.com/114/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hkbp.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hkbp.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hkbp.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hkbp.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hkbp.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hkbp.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hkbp.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hkbp.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hkbp.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hkbp.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hkbp.wordpress.com&blog=928900&post=114&subd=hkbp&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/tiga-macam-waktu-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3eb4b0a4e03f1668270b537504bc3827?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hkbp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>