Jangan Berhenti Pada Jembatan Saja

Jangan Berhenti Pada Jembatan Saja

Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. Sudahkah kita mendapat pertolongan pada waktunya? Saat Saudara menempatkan Yesus pada posisinya yang tepat, yaitu sebagai Tuhan, pada saat itu juga kita menerima sebuah hak yang istimewa. Hak ini adalah hak untuk masuk ke tahta karunia-Nya setiap saat. Bukankah ini suatu yang sangat luar biasa ! Suatu kehormatan bagi kita untuk dapat masuk dengan penuh keberanian masuk ke ruangan tahta kerajaan-Nya yang luar biasa. Tapi bukan ini saja, kita dapat mendekati Dia dan meminta apa saja yang kita mau. Itu hak kita!

Kalau Alkitab bahkan sampai sejelas ini menyatakannya, masih juga banyak orang tidak mau masuk dengan penuh keberanian ke tahta Allah. Mereka berpikir “saya tidak akan pernah bisa masuk dalam kediaman Allah, maka saya hanya akan berdiri di luar sini dan berteriak dan berharap Dia mendengarnya. Saya teringat akan kejadian suatu hari ketika saya berada dalam suasana doa saya, merengek-rengek, memohon-mohon, dan mem-bombardir pintu sorga untuk sebuah pemulihan. Setelah saya berada dalam situasi tersebut beberapa saat, Tuhan bertanya kepada saya tentang apa yang saya lakukan?

Jawab saya : “sedang mem-bombardir pintu sorga untuk sebuah pemulihan.”

“Kenenth, berapa besar kota kudusku?” Tanya Tuhan.

“Sebesar yang Alkitab katakan, sekitar 1200 kubik atau luasnya sekitar 1500 mil persegi dan 1500 mil tingginya.”

“Lalu kenapa kamu mem-bombardir pintu sorga? Bayangkan saja kalau tahtaku tepat berada di tengah kota itu, paling tidak ada jarak 750 mil dari pintu ini bukan? Dan lagi, pintu ini tidak dikunci. Mengapa kamu tidak berhenti saja mem-bombardir pintu sorga dan masuk?

Setelah saya menyesal akan memakai metode doa saya yang lama tanpa berpikir. Sekarang saya menyadari bahwa Alkitab berkata “dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia” dan sejak itu saya berani mengunjunginya setiap waktu.

Apakah saudara memerlukan sesuatu dari Tuhan? Jangan buang waktu untuk hanya berdiri di depan pintu gerbang sorga. Melalui Yesus, kita memiliki setiap ruangan tahta Allah. Maka masuklah. Pintu-Nya selalu terbuka untuk saudara.

Pelajaran Alkitab :”Ibrani 4:14-16, Ibrani 5:1-9″

Published in: on March 29, 2007 at 11:02 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://hkbp.wordpress.com/2007/03/29/jangan-berhenti-pada-jembatan-saja/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: