Menanam Benih Ketakutan

Menanam Benih Ketakutan

SETAN memakai empat metode dalam usahanya untuk menanamkan benih ketakutan ke dalam hati anda, di mana benih itu akan tumbuh dan berbuah.

METODE I : KATA-KATA

Kata-kata akan diucapkan kepada anda dengan satu cara atau cara lainnya, baik oleh orang lain atau oleh roh-roh jahat yang berbicara langsung kepada alam sadar anda. “.dan Tobia mengirim surat untuk menakut-nakuti aku” (Nehemia 6:19). Nehemia mengetahui apa yang akan dilakukan Tobia dan tidak jatuh ke dalam rencananya. Seringkali, kata-kata yang menakutkan akan diucapkan kepada anda oleh orang-orang Kristen yang bermaksud baik, yang kebetulan tulus namun salah.

Bagaimana anda tahu bahwa iblis sedang berbicara kepada anda? Ketika anda mendengar kata-kata seperti ini: ” Tetapi.”, “bagaimana kalau..” dan “bagaimana cara Allah akan melakukan hal itu bagimu”. Allah tidak memakai kata-kata “bagaimana kalau”, “tetapi” dan “bagaimana caranya”. Kadang-kadang anda mungkin akan memiliki pikiran-pikiran yang terdengar seperti ini: “Namun bagaimana kalau uang itu tidak datang tepat pada waktunya?”. “Bagaimana cara Allah akan melakukan hal itu bagimu?” . “Bagaimana kalau engkau tidak disembuhkan ketika mereka mendoakanmu? Apa yang harus dilakukan selanjutnya?”.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirancang untuk menanamkan benih ketakutan di dalam hati anda. Pada saat tertentu dalam hidup saya sendiri, saya menghadapi apa yang nampaknya seperti sebuah masalah yang tidak dapat diatasi. Akhirnya saya bertanya kepada Tuhan bagaimanakah IA akan memenuhi kebutuhan saya. JawabanNya mengubah hidup saya. Ia berkata,” Charles, bagaimana caranya bukan urusan atau tanggungjawabmu. Bagaimana caranya adalah tanggung jawabKU. Tanggung jawabmu adalah mempercayai Firman Allah. Tanggung jawabKU adalah menjadikannya nyata!”

Puji Tuhan! Saya berpaling kepada iblis dan menyampaikan kepadanya apa yang baru saja saya dengar, dan iblis diam! Sejak hari itu hingga sekarang, saya tidak pernah mengkhawatirkan bagaimana cara Allah menyelesaikan. Ingat, Alkitab berkata bahwa semua janji Allah adalah “YA” dan “PASTI”.

METODE II : SETAN AKAN BERUSAHA MEMBUAT ANDA TAKUT TERHADAP BESARNYA MASALAH

Tuhan menyatakan hal ini kepada bangsa Israel dalam hukum-hukumNya mengenai perang.

“Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu dan engkau melihat kuda dan kereta, yakni tentara yang lebih banyak daripadamu, maka janganlah engkau takut kepadanya, sebab Tuhan Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari Mesir menyertai engkau. Apabila kamu menghadapi pertempuran, maka seorang imam harus tampil ke depan dan berbicara kepada rakyat dengan berkata kepada mereka: Dengarlah hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu, janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu. Lagi para pengatur pasukan itu harus bebicara kepada atentara demikian: Siapa takut dan lemah hati ia boleh pergi dan pulang ke rumahnya supaya hati saudara-saudaranya jangan tawar hati seperti hatinya”. (Ulangan 20:1-4,8)

Ketakutan dapat berpindah dari seseorang kepada orang lain. Karena alasan itulah, Musa menyuruh para perwira untuk pulang ke rumah setiap orang yang merasa takut. Gideon juga tahu bagaimana ketakutan bekerja. Ia mulai dengan tentara yang berjumlah tiga puluh ribu orang. Kemudian Allah menyuruh Gideon untuk memerintahkan setiap orang yang takut agar pulang ke rumah. Dua puluh ribu orang kembali ke rumah. Sebelum mereka pergi berperang, Gideon kembali mengurangi jumlah tentaranya dari sepuluh ribu menjadi tiga ratus. Dengan tiga ratus orang yang tidak takut, Gideon mampu memenangkan pertempuran yang dahsyat.

Janganlah biarkan besarnya masalah menakutkan anda. Tidak ada musuh yang lebih besar dari kemampuan BAPA. Angkatlah pandangan anda dari masalah dan pandanglah solusinya: Firman Allah. Ingatlah, makin lama anda memandang masalah itu, masalah itu akan semakin mempengaruhi hati anda. Yeremia berkata,”Mataku mempengaruhi hatiku.” (Ratapan 3:51 – King James)

METODE III : SETAN AKAN MENGINGATKAN ANDA KEPADA KEGAGALAN DI MASA LAMPAU, KEGAGALAN ANDA DAN KEGAGALAN ORANG LAIN.

Anda perlu memperhatikan apa yang anda dengar. Jangan dengarkan kesaksian kegagalan orang lain. Saya sangat berhati-hati dengan siapa yang saya dengarkan. Anda harus berhati-hati karena dari hati andalah mengalir kekuatan hidup anda (Amsal 4:23). Kekuatan ini bisa baik atau buruk. Tipe kekuatan apa pun yang mengalir keluar akan menentukan kualitas hidup dan kepemimpinan anda.

Ketika anda pertama kali hidup dengan iman, ada kemungkinan yang cukup besar bahwa anda akan mengalami kegagalan. Saya mengalaminya. Setan akan berusaha memperlihatkan kegagalan di masa lampau itu kepada anda. Alkitab berkata bahwa Allah akan melepaskan anda dari rasa malu pada masa muda anda. Kita semua pernah muda di dalam Tuhan pada saat tertentu dan tidak tahu banyak hal. Kita tergesa-gesa di dalam iman dan kita jatuh. Baiklah bangunlah, bersihkan diri anda dan teruslah berjalan. Anda akan berhasil dengan suatu cara yang agung dan mulia, merebut setiap kemenangan, melewati setiap pencobaan!

METODE IV : SETAN AKAN MEMBUAT ANDA MERASA TERTUDUH KARENA TIDAK CUKUP BELAJAR, TIDAK CUKUP BEERDOA, TIDAK CUKUP BERPUASA, TIDAK CUKUP SERING KE GEREJA

Sederhananya, ia (iblis) akan mengambil apapun tempat berpijak yang anda berikan kepadanya. Ia akan berdiri di belakang anda dan menuduh anda. Definisi kata “Penuduhan” adalah “menyampaikan penghakiman terhadap, menjatuhkan vonis atas, dan diikuti hukuman”. “Demikianlah sekarang tidak ada penuduhan bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, yang tidak hidup menurut daging melainkan menurut roh.” (Roma 8:1).

Tidak ada penghakiman yang melawan anda, tidak ada vonis yang dijatuhkan kepada anda, dan tidak ada hukuman yang menanti anda. Setan tidak berhak menghukum anda. Bila anda tidak melakukan hal-hal yang anda tahu harus anda lakukan, bertobatlah. Kata “Bertobat” artinya “berbalik dari dosa dan berpaling kepada Allah”. Definisi hurufiahnya berarti “Mengubah pikiran anda dan pergi menuju ke arah yang lain”. Iblis tidak memiliki hak untuk masuk dan berbuat apapun juga terhadap anda. Setan datang untuk mencuri dari anda. Untuk itu bertobatlah, akuilah dan mintalah kepada Allah untuk mengampuni anda.(*)

Published in: on April 2, 2007 at 11:24 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://hkbp.wordpress.com/2007/04/02/menanam-benih-ketakutan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: