Hari Sabat Dalam Perjanjian Lama

3. HARI SABAT DALAM PERJANJIAN LAMA

Apakah Allah memberikan hari Sabat di Gunung Sinai hanya untuk orang Yahudi bukan untuk orang Kristen. Jika demikian, maka hukum “Jangan mencuri” demikian juga hukum-hukum lain hanya untuk orang Yahudi. Semua hukum ini adalah mengenai orang Yahudi, jika Hari Sabat adalah untuk orang Yahudi. Alkitab mengatakan, “Hari Sabat diadakan untuk manusia.” Markus 2:27.

1. Apa perkataan pertama dari hukum keempat?

“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat” Keluaran 20:8. Hanya inilah hukum yang didahului perkataan “ingatlah.” Ketika Allah memberikan hari Sabat Dia mengetahui nilainya dan Dia juga tahu bahwa itu akan tidak dihormati banyak orang. Dia tahu bagaimana setan berusaha sekuat tenaga memimpin manusia untuk melupakan hari Sabat. Dia tahu bahwa manusia pada waktu yang tertentu akan melalaikan kewajiban yang mengikat dari hukum ini. Karena alasan ini Allah menarik perhatian istimewa kepada hukum ini dan didesak oleh penggunaan kata “ingatlah” supaya disimpan dalam pikiran. Itu bukanlah untuk dilupakan.

2. Apa alasan Allah diberikan dalam hukum itu untuk memelihara hari Sabat?

Alasan yang diberikan Allah ialah teladan Allah. “Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan Allahmu ………. Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, ………. dan la beristirahat pada hari ketujuh.” Keluaran 20:9-11.

3. Apa peraturan dalam Israel selama perjalanan mereka di padang gurun mengenai pelanggaran hari Sabat?

Hukum umum yang berhubungan dengan pelanggaran salah satu dari hukum-hukum itu berbunyi, “Tetapi orang yang berbuat sesuatu dengan sengaja, baik orang Israel asli, baik orang asing, orang itu menjadi penista Tuhan, ia harus dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya, sebab ia telah memandang hina terhadap firman Tuhan dan merombak perintahNya; pastilah orang itu dilenyapkan, kesalahannya akan tertimpa atasnya.” Bilangan 15:30, 31.

Catatan: Referensi pinggir untuk perkataan sombong berbunyi dengan sewenang-wenang.” Dan itu mempunyai arti dengan sengaja.

4. Apakah pelanggaran hari Sabat sama beratnya dengan pelanggaran hukum lainnya?

“Ketika orang Israel ada di padang gurun, didapati merekalah seorang yang mengumpulkan kayu api pada hari Sabat. Lalu orang-orang yang mendapati dia seoang mengumpulkan kayu api itu, menghadapkan dia kepada Musa dan Harun dan segenap umat itu. Orang itu dimasukkan dalam tahanan oleh karena belum ditentukan apa yang harus dilakukan kepadanya. Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Musa: “Orang itu pastilah dihukum mati, segenap umat Israel harus melontari dia dengan batu di luar tempat perkemahan. Lalu segenap umat menggiring dia ke luar tempat perkemahan, kemudian dia dilontari dengan batu, sehingga dia mati seperti yang difirmankan Tuhan kepada Musa.” Bilangan 15:32-36.

Catatan: Bukan semata-mata karena mengumpulkan kayu api pada hari Sabat orang itu dihukum; itu adalah “karena memandang hina terhadap firman Tuhan.” Bilangan 15:31. Pengumpulan kayu api itu menunjukkan sikapnya yang sombong terhadap Allah. Pada zaman ini Israel mempunyai pemerintahan yang berdasarkan agama (Theokrasi) yang berarti agama dan pemerintah adalah satu dan Allah adalah kepala pemerintahan. Oleh karena itu pelanggaran hukum moral maupun sipil langsung dihukum. Ini menolong kita untuk melihat sikap Allah terhadap dosa clan apa penghakiman terakhir atas dosa kelak.

5. Untuk apa Allah telah memberikan hari Sabat?

“Hari-hari SabatKu juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan, yang menguduskan mereka.” Yehezkiel 20:10-12.

“…, kuduskanlah hari-hari SabatKu, sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Allahmu.” Yehezkiel 20:20

Catatan: Ada makna besar dalam pernyataan Yehezkiel bahwa hari Sabat adalah suatu tanda penyucian. Itu menjadi tanda mengenai siapakah Allah yang kita sembah, yaitu Allah yang menguduskan Sabat sebagai peringatan atas pekan penciptaan.

6. Apa sebabnya Yehuda tertawan selama tujuh puluh tahun?

Mereka tidak menaati perintah untuk menguduskan hari Sabat.

Tetapi apabila kamu tidak mendengarkan perintahKu untuk menguduskan hari Sabat dan untuk tidak masuk mengangkut barang-barang melalui pintu-pintu gerbang Yerusalem pada hari Sabat, maka di pintu-pintu gerbangnya Aku akan menyalakan api, yang akan memakan habis puri-puri Yerusalem dan yang tidak akan terpadamkan.” Yeremia 17:21-27.

7. Menyusul kembalinya mereka dari penawanan Babel, bagaimana sikap umat Allah terhadap hari Sabat?

“Pada masa itu kulihat di Yehuda orang-orang mengirik memeras anggur pada hari Sabat, pula orang-orang yang membawa berkas-berkas gandum dan memuatnya di atas keledai, juga anggur, buah anggur dan buah ara dan pelbagai muatan yang mereka bawa ke Yerusalem pada hari Sabat. Aku memperingatkan mereka ketika mereka menjual bahan-bahan makanan. Juga orang Tirus yang tinggal di situ membawa ikan dan. pelbagai barang dagangan dan menjual itu kepada orang-orang Yehuda pada hari Sabat, bahkan di Yerusalem. Lalu Aku menyesali pemuka-pemuka orang Yehuda, kataku kepada mereka: Kejahatan apa yang kamu lakukan ini dengan melanggar kekudusan hari Sabat? Bukankah nenek moyangmu telah berbuat demikian, sehingga Allah kita mendatangkan seluruh malapetaka ini atas kita dan atas kota ini. Apakah kamu bermaksud memperbesar murka yang menimpa Israel dengan melanggar kekudusan hari Sabat?

Kalau sudah remang-remang di pintu-pintu gerbang Yerusalem menjelang hari Sabat, kusuruh tutup pintu-pintu dan kuperintahkan supaya jangan dibuka sampai lewat hari Sabat. Dan aku tempatkan beberapa orang dari anak buahku di pintu-pintu gerbang supaya tidak ada muatan yang masuk pada hari Sabat.” Nehemia 13:15-19

Catatan: Nehemia tidak memaksa orang-orang yang di luar tembok untuk memelihara hari Sabat. Ia hanya melaksanakan tanggung jawabnya untuk mencegah mereka dan memberitahukan bahwa mereka tidak boleh melakukan pekerjaan dalam kota itu pada hari suci Allah. Pemeliharaan hari Sabat secara paksa tidak pernah sesuai dengan perintah Allah. Karena hari Sabat itu adalah tanda penyucian, tanpa hidup yang suci hari Sabat adalah suatu upacara yang kosong yang tidak pernah dapat menggantikan penyucian yang sejati.

Kesimpulan

Setelah penawanan Babel berakhir orang Yahudi mulai menyadari bahwa kegagalan mereka untuk memelihara hari Sabat telah menjadi salah satu dari malapetaka mereka. Jadi sesudah zaman Nehemia mereka tidak lagi membuat hari Sabat menjadi hari untuk melakukan pekerjaan biasa. Tetapi sekarang kesalahan mereka adalah mereka mulai menganggap hari Sabat suatu alat keselamatan sebagai ganti suatu tanda penyucian.

4. HARI SABAT DALAM PERJANJIAN BARU

Yesus berkata: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat”. Hari Sabat Dia ciptakan untuk menjadi berkat kepada umat manusia, bukan menjadi beban. Yesus menyatakan dengan caraNya memelihara hari Sabat bahwa berbuat kebajikan adalah dibenarkan pada hari Sabat. Baca Matius 12:1-12; Markus 2:23-28; 3:1-5; Lukas 13:10-17; 14:1-6; Yohanes 9. Sedikitpun tidak ada pernyataan dalam Perjanjian Baru bahwa hari Sabat yang suci milik Allah telah dikesampingkan. Pada Khotbah di atas Bukit Yesus tidak meninggalkan kebimbangan tentang sikapNya terhadap Kesepuluh hukum itu. Baca Matius 5:17-19.1.

1. Adakah Kristus mempunyai sesuatu hubungan dengan pembuatan hari Sabat?

“Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada satupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” Yohanes 1:3. Baca Kolose 1:16; I brani 1:2.

Catatan: Karena Kristus adalah agen yang aktif dalam penciptaan, hari Sabat dibuat olehNya pada akhir minggu penciptaan. Baca Kejadian 2:1-3.

2. Pada hari apa biasanya Kristus berbakti?

la datang ke Nazaret tempat la dibesarkan, dan menurut kebiasaanNya pada hari Sabat la masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.” Lukas 4:16.

3. Apakah Kristus mengharapkan hari Sabat akan dihapuskan?

Dia mengakui hari Sabat itu akan ada lama sesudah kenaikanNya, pada waktu pengepungan Yerusalem tahun 70 Tarikh Masehi, karena la mengatakan kepada murid-muridNya, “Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.”

4. Hari apa disucikan wanita-wanita itu sesudah penyaliban?

“Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat.” Lukas 23:56.

Catatan: Menurut hukum Taurat, hari Sabat adalah hari ketujuh. (Baca Keluaran 20:10).

5. Apa teladan Paulus – hari apa yang dia sucikan (pelihara) untuk berbakti?

“Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ.” Kisah 13:14

“Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada hari Sabat berikutnya.” Kisah 13:42

“Pada hari Sabat kami keluar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ, setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang ada berkumpul di situ.” Kisah 16:13.

“Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci.” Kisah 17:2

“Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.” Kisah 18:4

Catatan: Adalah kebiasaan Paulus menghadiri upacara agama pada hari Sabat.

6. Apa yang dilakukan Paulus pada hari-hari kerja dibandingkan dengan hari Sabat?

“Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama ia tinggal bersamasarna dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka samasama tukang kemah. Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.” Kisah 18:3,4.

Catatan: Kebiasaan Paulus adalah berbakti pada hari Sabat dan mencari nafkah pada hari lainnya.

7. Pada hari apa Yohanes dikuasai Roh?

“Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring seperti bunyi sangkakala.” Wahyu 1:10.

Catatan: Ungkapan “Hari Tuhan” menunjuk kepada hari Sabat hari ketujuh baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru. Dia mengatakan, “Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu.” Keluaran 20:10. Dalam Yesaya 58:13 Dia menyebut hari Sabat “Hari kudusKu.” Hari Tuhan adalah hari atas mana Kristus adalah Tuhan, Dia katakan la adalah Tuhan atas hari Sabat (Matius 12:8; Markus 2:28). Baca Keluaran 20:11.

Kesimpulan

Kristus melakukan semua apa yang dapat la lakukan untuk mengembalikan hari Sabat kepada bangsa Israel sebagaimana yang telah diberikan kepada mereka. Semua itu dimaksudkan untuk menjadi berkat bukan untuk menjadi beban. Kristus berusaha menyatakan bahwa maksud sebenarnya daripada hari Sabat ialah berbuat baik, menyembuhkan orang sakit, dan melakukan perbuatan-perbuatan belas kasihan.

Buku Ibrani menyebutkan hari Sabat hari ketujuh. “Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaanNya.” Ibrani 4:4. “Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentianNya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaanNya.” Ibrani 4:10. Allah memanggil umatNya ke dalam suatu perhentian rohani, suatu perhentian dari pekerjaan mereka sendiri dan berhenti dari dosa. Pemeliharaan hari Sabat adalah suatu lambang dari perhentian ini. Allah menuntut kesucian hidup. Untuk ini hari Sabat adalah suatu tanda. Janganlah kita menolak tanda itu, apalagi menolak untuk mana tanda itu berdiri.

Published in: on April 12, 2007 at 4:25 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://hkbp.wordpress.com/2007/04/12/hari-sabat-dalam-perjanjian-lama/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: